Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Amin Enyong

Sering dikatai remason, mamarika, wahyudi, si onis, agen kontrasepsi, dll Twitter : @AFamin_ Blog : http://adigunaku.blogspot.com selengkapnya

Sekarang, Bukan Lagi Menolak Kurikulum 2013, tapi….

OPINI | 11 January 2013 | 06:19 Dibaca: 687   Komentar: 1   2

Pemberlakuan kurikulum 2013 sudah didepan mata. Sesuai rencananya, kurikulum 2013 akan mulai diterapkan mulai tahun ajaran baru tahun depan. Meskipun mendapat penolakan dari banyak pihak, seperti pakar pendidikan, guru, mahasiswa, dll, tapi sepertinya Bapak Menteri tetap keukuh pada pendiriannya bahwa beliau dan timnya akan terus maju dan tidak akan mundur. Bapak Menteri sangat yakin bahwa kurikulum 2013 ini sangatlah sempurna bila diterapkan. Hampir dalam setiap wawancara di media, Bapak Menteri selalu memperliahatkan kekerasan dan kengototannya akan kurikulum 2013 ini. Contohnya dalam suatu wawancara, beliau ditanya wartawan jika banyak yang menolak kurikulum ini dengan segala keanehan dan keganjilannya, dengan kuatnya pendirian Bapak Menteri menjawab, “Yah, banyak menolak, tapi banyak sekali juga yang mendukung,”

Ketika ditanya kenapa tidak melibatkan guru dalam perumusan kurikulum baru, Bapak Menteri selalu menjawab, “guru itu banyak, ribuan jumlahnya, bagaimana mengumpulkannya?”

Yah begitulah Menteri Pendidikan negeri ini, keras dan ngotot sekali sifatnya dalam konteks penerapan kurikulum ini.

Maka daripada itu, bagi siapa saja yang menolak, kiranya berhentilah untuk melakukan segala aksi karena Bapak Menteri sepertinya tidak akan goyah pendiriannya untuk tetap memberlakukan kurikulum yang saya baca dari beberapa pakar banyak sekali kerancuan didalamnya.

Marilah yang bisa dilakukan saat ini bukanlah melakukan segala aksi dan cara untuk menolak kurikulum 2013, tapi marilah kita berdoa dan memeprsiapkan apa-apa yang sekiranya disiapkan jikalau nantinya kurikulum 2013 ini diterapkan. Contoh baiknya bisa dilihat dari keberhasilan pembubaran RSBI oleh MK. (Amin)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Taman Balekambang, Bukti Cinta Orangtua …

Agoeng Widodo | | 30 September 2014 | 15:39

Gedung DPR Dijual …

Hendra Budiman | | 30 September 2014 | 11:55

Bahkan Macan Asia pun Butuh Demokrasi …

Yudhi Hertanto | | 30 September 2014 | 12:16

Langkah Kecil, Meninggalkan Jejak yang …

Ngesti Setyo Moerni | | 30 September 2014 | 15:07

Kamukah Pemenang Sun Life Syariah Blog …

Kompasiana | | 29 September 2014 | 09:44


TRENDING ARTICLES

Kumpulan Berbagai Reaksi Masyarakat …

Elvis Presley | 7 jam lalu

UU Pilkada, Ahok dan Paham Minoritas …

Edi Tempos | 10 jam lalu

People Power Menolak Penghapusan Pilihan …

Daniel Setiawan | 10 jam lalu

Hobi Berbahaya Anak Muda di Saudi …

Umm Mariam | 11 jam lalu

Inilah Cara SBY Membatalkan UU Pilkada …

Rullysyah | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: