Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Amin Enyong

Pengagum budaya Indonesia Twitter : @AFamin_ Blog : http://adigunaku.blogspot.com

Sekarang, Bukan Lagi Menolak Kurikulum 2013, tapi….

OPINI | 11 January 2013 | 06:19    Dibaca: 695   Komentar: 1   2

Pemberlakuan kurikulum 2013 sudah didepan mata. Sesuai rencananya, kurikulum 2013 akan mulai diterapkan mulai tahun ajaran baru tahun depan. Meskipun mendapat penolakan dari banyak pihak, seperti pakar pendidikan, guru, mahasiswa, dll, tapi sepertinya Bapak Menteri tetap keukuh pada pendiriannya bahwa beliau dan timnya akan terus maju dan tidak akan mundur. Bapak Menteri sangat yakin bahwa kurikulum 2013 ini sangatlah sempurna bila diterapkan. Hampir dalam setiap wawancara di media, Bapak Menteri selalu memperliahatkan kekerasan dan kengototannya akan kurikulum 2013 ini. Contohnya dalam suatu wawancara, beliau ditanya wartawan jika banyak yang menolak kurikulum ini dengan segala keanehan dan keganjilannya, dengan kuatnya pendirian Bapak Menteri menjawab, “Yah, banyak menolak, tapi banyak sekali juga yang mendukung,”

Ketika ditanya kenapa tidak melibatkan guru dalam perumusan kurikulum baru, Bapak Menteri selalu menjawab, “guru itu banyak, ribuan jumlahnya, bagaimana mengumpulkannya?”

Yah begitulah Menteri Pendidikan negeri ini, keras dan ngotot sekali sifatnya dalam konteks penerapan kurikulum ini.

Maka daripada itu, bagi siapa saja yang menolak, kiranya berhentilah untuk melakukan segala aksi karena Bapak Menteri sepertinya tidak akan goyah pendiriannya untuk tetap memberlakukan kurikulum yang saya baca dari beberapa pakar banyak sekali kerancuan didalamnya.

Marilah yang bisa dilakukan saat ini bukanlah melakukan segala aksi dan cara untuk menolak kurikulum 2013, tapi marilah kita berdoa dan memeprsiapkan apa-apa yang sekiranya disiapkan jikalau nantinya kurikulum 2013 ini diterapkan. Contoh baiknya bisa dilihat dari keberhasilan pembubaran RSBI oleh MK. (Amin)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Antara FIFA dan Mimpi Buruk PSSI ? …

Hery | | 30 May 2015 | 09:57

Memaknai Keterbatasan …

Syifa Ann | | 30 May 2015 | 01:59

[Blog Competition] Selfie Moment …

Kompasiana | | 18 May 2015 | 17:04

Dodit Mulyanto dan Kontradiksi Fans …

Andi Kurniawan | | 29 May 2015 | 16:08

Bagikan Cerita Pengalaman Bersepedamu dan …

Kompasiana | | 29 May 2015 | 13:55


TRENDING ARTICLES

Gagasan Khilaf Khilafah …

Iqbal Kholidi | 5 jam lalu

Salah Membaca Gestur, Calon Doktor Itu …

Muhammad Armand | 6 jam lalu

Berkat Jokowi Rakyat Indonesia Semakin Kuat …

Stefanus Toni A.k.a... | 7 jam lalu

Jika Ibu Kota Dipindah ke Palangka Raya! …

Jimmy Haryanto | 9 jam lalu

Buku Kontroversial: Akulah Istri Teroris …

Muthiah Alhasany | 9 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: