Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Amin Enyong

Sering dikatai remason, mamarika, wahyudi, si onis, agen kontrasepsi, dll Twitter : @AFamin_ Blog : http://adigunaku.blogspot.com selengkapnya

Sekarang, Bukan Lagi Menolak Kurikulum 2013, tapi….

OPINI | 11 January 2013 | 06:19 Dibaca: 686   Komentar: 1   2

Pemberlakuan kurikulum 2013 sudah didepan mata. Sesuai rencananya, kurikulum 2013 akan mulai diterapkan mulai tahun ajaran baru tahun depan. Meskipun mendapat penolakan dari banyak pihak, seperti pakar pendidikan, guru, mahasiswa, dll, tapi sepertinya Bapak Menteri tetap keukuh pada pendiriannya bahwa beliau dan timnya akan terus maju dan tidak akan mundur. Bapak Menteri sangat yakin bahwa kurikulum 2013 ini sangatlah sempurna bila diterapkan. Hampir dalam setiap wawancara di media, Bapak Menteri selalu memperliahatkan kekerasan dan kengototannya akan kurikulum 2013 ini. Contohnya dalam suatu wawancara, beliau ditanya wartawan jika banyak yang menolak kurikulum ini dengan segala keanehan dan keganjilannya, dengan kuatnya pendirian Bapak Menteri menjawab, “Yah, banyak menolak, tapi banyak sekali juga yang mendukung,”

Ketika ditanya kenapa tidak melibatkan guru dalam perumusan kurikulum baru, Bapak Menteri selalu menjawab, “guru itu banyak, ribuan jumlahnya, bagaimana mengumpulkannya?”

Yah begitulah Menteri Pendidikan negeri ini, keras dan ngotot sekali sifatnya dalam konteks penerapan kurikulum ini.

Maka daripada itu, bagi siapa saja yang menolak, kiranya berhentilah untuk melakukan segala aksi karena Bapak Menteri sepertinya tidak akan goyah pendiriannya untuk tetap memberlakukan kurikulum yang saya baca dari beberapa pakar banyak sekali kerancuan didalamnya.

Marilah yang bisa dilakukan saat ini bukanlah melakukan segala aksi dan cara untuk menolak kurikulum 2013, tapi marilah kita berdoa dan memeprsiapkan apa-apa yang sekiranya disiapkan jikalau nantinya kurikulum 2013 ini diterapkan. Contoh baiknya bisa dilihat dari keberhasilan pembubaran RSBI oleh MK. (Amin)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kontroversi Panjat Pinang dan Serunya …

Kompasiana | | 02 September 2014 | 11:15

Si Gagah yang Terlelap …

Findraw | | 03 September 2014 | 09:17

Ini Nilai Ujian Kuliah Politik Pertanian …

Felix | | 03 September 2014 | 08:39

Oase untuk Anak Indonesia …

Agung Han | | 03 September 2014 | 08:10

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Oposisi Recehan …

Yasril Faqot | 3 jam lalu

Ini Nilai Ujian Kuliah Politik Pertanian …

Felix | 5 jam lalu

Florence Sihombing Disorot Dunia …

Iswanto Junior | 7 jam lalu

Manuver Hatta Rajasa dan Soliditas Koalisi …

Jusman Dalle | 8 jam lalu

Awasi Jokowi, Kita Bukan Kerbau Dungu …

Mas Wahyu | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Transparansi Pengadaan Alutsista di TNI …

Putra Perkasa | 8 jam lalu

Kontroversi Panjat Pinang dan Serunya …

Kompasiana | 8 jam lalu

Ala Backpacker menuju Negri di Atas Awan …

Wilda Hikmalia | 8 jam lalu

Krisis Kesetiaan …

Blasius Mengkaka | 9 jam lalu

Hadiah Istimewa Dari Pepih Nugraha …

Tur Muzi | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: