Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Irfan Nizam Ade Putra

JOKO DWI CAHYANA is a Communication Studies student UPN "Veteran" Yogyakarta dan Jurnalis Harian Pagi selengkapnya

RSBI Dihapus, Eks RSBI Jadi Sekolah Unggulan

OPINI | 12 January 2013 | 10:20 Dibaca: 509   Komentar: 0   0

Keputusan Mahkamah Konstitusi membubarkan sekolah bertaraf internasional dan rintisan sekolah bertaraf internasional pada selasa, (8/1/2013). Hal ini merupakan dampak dari dikabulkannya uji materi terhadap Pasal 50 Ayat 3 Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional yang mengatur pembentukan sekolah bertaraf internasional bertentangan dengan konstitusi dan UUD 1945. Putusan MK tentang pembubaran RSBI ini, tentu menimbulkan pertanyaan, setelah RSBI dibubarkan, apa lagi yang akan menerpa dunia pendidikan di negeri ini?

Bangsa yang besar tidak dapat dipisahkan dari kualitas dan mutu dunia pendidikannya. Setidaknya ini satu landasan berpikir Pemerintah Indonesia untuk terus berupaya mencari formulasi yang tepat terhadap sistem pendidikan nasional. Terlepas dari pro kontra keputusan MK yang membubarkan RSBI/SBI atau pendapat yang mendukung penerapannya, masyarakat tetap berharap pemerintah harus mampu menciptakan pendidikan berkualitas untuk semua anak bangsa tanpa pandang bulu. Padahal, sesuai UU 1945 pasal 31 ayat 1 yang berbunyi “Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan”.

Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan mengubah nama sekolah menengah atas RSBI di daerah itu menjadi sekolah unggulan. Di Bantul ada empat sekolah RSBI yakni SMAN 1 Bantul, SMAN 1 Kasihan, SMKN 1 Sabdodadi dan SMKN 2 Kasihan. Sekolah ini nantinya dibenahi dengan nama bukan RSBI tetapi sekolah unggulan sebagai sekolah percontohan bagi sekolah lain dari sisi kualitas, selain itu juga tetap memiliki kuota bagi siswa miskin sekitar 20 persen setiap sekolah. Sekolah unggulan tetap mempertahankan kualitas pendidikan, sekolah ini akan mengalami pembenahan terutama manajemen dan keuangan sehingga jauh dari kesan mahal dan ekslusif.