Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Pesta Ulang Tahun Ala Anak ABG 17 Tahun

REP | 15 January 2013 | 08:58 Dibaca: 1678   Komentar: 0   0

Seorang anak menginjak usia 17 tahun sebut saja si A  merasa harus merayakan ulang tahun nya, tapi apa daya tidak punya cukup uang untuk merayakannya. Maklum tinggal di kampung di desa Pondok Cabe, Tangsel.

Karena ingin terlihat hebat dia berteman dengan anak pejabat Kota Tangsel berinisial  Y,  anak dari U yang rumahnya tidak jauh dari rumah anak tersebut.  Pada tengah malam datanglah yang berulang tahun dengan beberapa temannya menuju rumah si pejabat, yang memiliki sedikit balkon di lantai 2, pas tengah malam. Ya seperti kebanyakan anak kampung (masa sih?) berteriak-teriak di depan rumah memanggil nama Si Y, rupanya si Y ketiduran karena baru pulang pada pukul 11 malam. Karena tidak ditanggapi, mereka yang datang memulai pesta ulang tahun . Cara dengan memegang si A ramai-2 kemudian diikat ditiang listrik/telp di depan pemancar dari salah satu profider celular. Si A berusaha melepaskan diri, tapi tidak berhasil dan pasrah, sedangkan teman-2 berjumlah sekitar 5 orang(benar nih teman?) berteriak-teriak memaksakan kehendaknya (kaya orang utan?).

Setelah berdiskusi diantara teman-2 nya, mereka mulai menciduk air comberan, dan menyiramkan kepada si A. Si A mulai berteriak-2 jangan, tetapi mereka tidak perduli, memandikan dengan air comberan (got), malah mereka berbicara untuk membuang air seni kemuka si A.

Kasihan sekali si A, diikat dalam ke adaan basah selama 1 jam, setelah menghiba-2 baru di lepas. Dengan menggunakan air dari rumah si pejabat Tangsel, si A dimandikan dengan air sumur. Teman-2 bersorak kesenangan seperti mendapat permainan besar.

Tapi yang aneh orang tua alias di pejabat Tangsel itu tidak berbuat apa-2, padahal tindakan tersebut merupakan tindakan kekerasan (buluying).

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Di Yogyakarta Antre 4 Jam Demi Segelas …

Hendra Wardhana | | 28 August 2014 | 16:35

Ahok: Pro Transportasi Publik atau …

Ilyani Sudardjat | | 28 August 2014 | 12:43

Kompasianer Ini Berbagi Ilmu Pajak …

Gapey Sandy | | 28 August 2014 | 14:56

Ice Bucket Challenge Versi Gaza …

Asri Alfa | | 28 August 2014 | 16:16

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Dulu Saat Masih Dinas, Kakek Ini Keras …

Posma Siahaan | 6 jam lalu

Rieke Diah Pitaloka Tetap Tolak Kenaikan …

Solehuddin Dori | 10 jam lalu

Ahok Nggak Boleh Gitu, Gerindra Juga Jangan …

Revaputra Sugito | 10 jam lalu

Tomi & Icuk Sugiarto Nepotisme! …

Asep Rizal | 11 jam lalu

Sebab SBY dan Jokowi Tak Bicarakan BBM di …

Pebriano Bagindo | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Kabinet Ramping Jokowi: Cukup 20 Menteri …

Roes Haryanto | 8 jam lalu

Listrik dari Sampah, Mungkinkah? …

Annie Moengiel | 8 jam lalu

Sensasi Rasa Es Krim Goreng …

Topik Irawan | 8 jam lalu

Indonesia Abad ke-9 Masehi …

Ahmad Farid Mubarok | 8 jam lalu

Catatan Harian: Prioritas di Kereta Wanita …

Nyayu Fatimah Zahro... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: