Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Inilah Kesalahan Sekolah dalam Penggunaan Dana BOS

REP | 17 January 2013 | 15:41 Dibaca: 868   Komentar: 0   1

13584118371585329799

Anggota Dewan Pendidikan Jateng H. Ragil Wiratno saat memberikan sosialisai (Foto Dindin)

Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sejatinya adalah bantuan yang seharusnya dapat dinikmati oleh peserta didik. Menurut laporan resmi dari Irjen Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Nasional banyak sekolah yang menyalahgunakan BOS tidak sesuai peruntukannya.

Demikian dikatakan oleh Hery Wulyanto, Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng dalam sosialisasi Perda No 4 Tahun 2012 tentang Penyelenggaran Pendidikan di Gedung BKD Kab Tegal.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh lima puluhan pemangku kebijakan pendidikan di Kab tegal. Hadir dalam kegiatan tersebut anggota Dewan Pendidikan Jateng H. Ragil Wiratno.

Menurut Hery Wulyanto kesalahan jamak yang sering dilakukan sekolah dalam penggunaan dana BOS antara lain :

1. Sekolah tidak mengumumkan penggunaan Dana BOS secara transparan di papan pengumuman sekolah.

2. Penggunaan Dana BOS tidak sesuai petunjuk pelaksanaan dan peruntukannya antara lain untuk pembayaran iklan, pembuatan pagar, dan memberi uang saku bagi LSM yang datang ke sekolah

3. Sekolah tidak membentuk tim penggunaan Dana BOS tingkat sekolah. Kebanyakan sekolah memilih membentuk tim internal yang diketuai Kepala Sekolah dan salah seorang guru.

4. Pelaporan Dana BOS jauh dari prinsip-prinsip akuntansi. Ini masuk akal karena sebagian bendahara BOS adalah guru yang tidak meiliki bekal pengetahuan akuntansi yang cukup.

Namun secara keseluruhan Hery menyebutkan  bahwa  penyaluran BOS di Jawa Tengah  terbaik secara nasional. Beberapa peserta sosialiasi yang sebagian besar kepala-kepala sekolah juga mengeluhkan masih banyaknya LSM-LSM yang memanfaatkan situasi untuk memeras sekolah terkait penggunaan Dana BOS (din).

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Fatimah Hutabarat, Derita di Penjara …

Leonardo | | 01 October 2014 | 12:26

Saya Ingin Pilkada Langsung, Tapi Saya Benci …

Maulana Syuhada | | 01 October 2014 | 14:50

BKKBN dan Kompasiana Nangkring Hadir di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:37

Ayo Menjadi Peneliti di Dunia Kompasiana …

Felix | | 01 October 2014 | 11:29

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Unik, Sapi Dilelang Secara Online …

Tjiptadinata Effend... | 3 jam lalu

Pemerintahan Jokowi-JK Terancam …

Pan Bhiandra | 5 jam lalu

Demi Demokrasi, Koalisi Jokowi Harus Dukung …

Aqila Muhammad | 6 jam lalu

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 12 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

“Happy” Andien Fashionable di La Fayette …

Irvan Sjafari | 8 jam lalu

Perpustakaan adalah Surga …

A Fahrizal Aziz | 8 jam lalu

Tinjauan dari Sisi Lain: Keluarga Pejabat …

Prof Lincolin Arsya... | 9 jam lalu

Memandangmu, Tanpa Kata …

Ryan. S.. | 9 jam lalu

Pilkada Tak Langsung Lebih Baik Daripada …

Anna Muawannah | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: