Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Korry Elyana

Menjadi lemah itu dosa...!!!

Bahagia Itu Kita yang Ciptain, Bukan Mereka

OPINI | 21 January 2013 | 09:15 Dibaca: 799   Komentar: 0   0

“Bahagia itu kita yang ciptakan, bukan mereka” kalimat ini adalah sepenggal dialog yang diambil dari film yang berjudul Radit dan Jani. Sebuah kisah sepasang sejoli yang kabur dari rumah untuk menemukan kebahagiaan sejati. Manusia pada dasarnya tidak akan pernah merasa puas dengan apa yang diraih. Selalu ada yang kurang ketika kita sudah mencapai sesuatu, apakah anda begitu? Yah.. Aku sendiri juga begitu, tapi setelah sekian lama aku berfikir dan merenung sejenak, dan mencoba bertanya pada diri sendiri.

Sebenarnya apa si yang di cari di dunia ini? Sudah lulus kuliah, melanjutkan kuliah lagi juga sudah, bekerja juga sudah, menikah sudah, lalu apa lagi… selalu saja ada yang kurang.. oh iya aku belum punya anak, belum lulus kuliah. Setelah punya anak dan lulus kuliah lalu pasti aku ingin membeli rumah, mobil dan berbagai hal lainnya. Lalu setelah semua terbeli dan anak-anak tumbuh dewasa pasti aku ingin cucu. Setelah itu pasti umurku juga sudah tua dan pastinya lalu aku mati. Yaaah.. begitulah kehidupan semua berjalan terus tanpa henti dan tidak ada yang bisa menghentikannya kecuali Tuhan yang maha kuasa.

Semua seperti roda yang berputar terus kedepan tanpa menuju lagi kebelakang. Kita tidak akan tau sampai kapan kita hidup. Manusia tidak akan pernah puas dengan apa yang dimiliki dan dijalani, rasa syukurlah yang selalu mewarnai dan menjaga diri agar tidak terbelenggu dengan banyaknya ketidak puasan itu. Karena kebahagiaan yang kita miliki hanya kita yang bisa mengukur bukan mereka. Percayalah bahagia akan kita raih ketika kita selalu merasa bersyukur atas kenikmatan yang diberikan setiap harinya. Tanpa mengeluh dengan banyak kekurangan-kekurangan yang membuang rasa nikmat yang sudah kita raih. Dengan bersyukur atas kehidupan ini aku merasa bahagia. Karena bahagia kita yang ciptain, bukan mereka..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Anak-anak Penyandang Tiga Huruf …

Rinta Wulandari | | 28 February 2015 | 18:09

Reformasi Sepak Bola Tiongkok Menuju Pentas …

Aris Heru Utomo | | 28 February 2015 | 12:05

Kenapa Harus Makan Nasi? …

Mira Marsellia | | 28 February 2015 | 14:41

Bermain Senapan, Tertembak; American Sniper …

Gaganawati | | 28 February 2015 | 17:25

Kompasiana - SKK Migas-Kontraktor KKS Blog …

Kompasiana | | 14 February 2015 | 13:45


TRENDING ARTICLES

Pemrop DKI Jakarta Membeli UPS Sebelum …

Eusebius Purwadi | 15 jam lalu

Ahok dan Anggota DPRD Bersalah …

Hendra Budiman | 15 jam lalu

#SaveAhok “You Never Walk Alone” …

Dheandra Kusumah | 15 jam lalu

Strategi Ahok Masih Ampuh …

Blind Side | 17 jam lalu

Kisah Sukses Shahrini, Sheikh Siti Jenar, …

Ninoy N Karundeng | 18 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: