Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Korry Elyana

Menjadi lemah itu dosa...!!!

Bahagia Itu Kita yang Ciptain, Bukan Mereka

OPINI | 21 January 2013 | 09:15 Dibaca: 767   Komentar: 0   0

“Bahagia itu kita yang ciptakan, bukan mereka” kalimat ini adalah sepenggal dialog yang diambil dari film yang berjudul Radit dan Jani. Sebuah kisah sepasang sejoli yang kabur dari rumah untuk menemukan kebahagiaan sejati. Manusia pada dasarnya tidak akan pernah merasa puas dengan apa yang diraih. Selalu ada yang kurang ketika kita sudah mencapai sesuatu, apakah anda begitu? Yah.. Aku sendiri juga begitu, tapi setelah sekian lama aku berfikir dan merenung sejenak, dan mencoba bertanya pada diri sendiri.

Sebenarnya apa si yang di cari di dunia ini? Sudah lulus kuliah, melanjutkan kuliah lagi juga sudah, bekerja juga sudah, menikah sudah, lalu apa lagi… selalu saja ada yang kurang.. oh iya aku belum punya anak, belum lulus kuliah. Setelah punya anak dan lulus kuliah lalu pasti aku ingin membeli rumah, mobil dan berbagai hal lainnya. Lalu setelah semua terbeli dan anak-anak tumbuh dewasa pasti aku ingin cucu. Setelah itu pasti umurku juga sudah tua dan pastinya lalu aku mati. Yaaah.. begitulah kehidupan semua berjalan terus tanpa henti dan tidak ada yang bisa menghentikannya kecuali Tuhan yang maha kuasa.

Semua seperti roda yang berputar terus kedepan tanpa menuju lagi kebelakang. Kita tidak akan tau sampai kapan kita hidup. Manusia tidak akan pernah puas dengan apa yang dimiliki dan dijalani, rasa syukurlah yang selalu mewarnai dan menjaga diri agar tidak terbelenggu dengan banyaknya ketidak puasan itu. Karena kebahagiaan yang kita miliki hanya kita yang bisa mengukur bukan mereka. Percayalah bahagia akan kita raih ketika kita selalu merasa bersyukur atas kenikmatan yang diberikan setiap harinya. Tanpa mengeluh dengan banyak kekurangan-kekurangan yang membuang rasa nikmat yang sudah kita raih. Dengan bersyukur atas kehidupan ini aku merasa bahagia. Karena bahagia kita yang ciptain, bukan mereka..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Wisata ke Perbatasan Surga dan Neraka di …

Taufikuieks | | 17 December 2014 | 11:24

Melahirkan Cesar Versi Saya dan Ashanty …

Mariam Umm | | 17 December 2014 | 13:39

Mau Operasi Kanker Tulang Kemaluan Atau …

Posma Siahaan | | 17 December 2014 | 19:17

The Hobbit: The Battle of the Five Armies …

Iman Yusuf | | 17 December 2014 | 21:02

Nangkring Parenting bersama Mentari Anakku: …

Kompasiana | | 10 December 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Seniman, antara Profesi dalam Angan dan …

Christian Kelvianto | 7 jam lalu

Sadisnya Politik Busuk Pilpres di Indonesia …

Mawalu | 9 jam lalu

Kalah Judi Bola Fuad Sandera Siswi SD …

Dinda Pertiwi | 9 jam lalu

Mas Ninoy N Karundeng, Jangan Salahkan Motor …

Yayat | 10 jam lalu

Jiwa Nasionalis Menteri yang Satu Ini …

Adjat R. Sudradjat | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Hitam …

Nur Umi Anizah | 7 jam lalu

Logika Perda 11 tahun 2005 yang Ngawur …

Leo Kusima | 7 jam lalu

Sopir “Pinoy” Philippines Makin …

Sayeed Kalba Kaif | 8 jam lalu

Aksi dan Reaksi dari Larangan Becak hingga …

Susy Haryawan | 8 jam lalu

Resolusi Sering Gagal? Begini Caranya …

Gwendolynbetsy@gmai... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: