Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Ilmaddin Husain

Penyuka bubur kacang hijau, wartawan, writer, fotografer, peminat travelling dalam rangka menyaksikan kebesaran Allah SWT, selengkapnya

Apa Tanggung Jawab Orang Tua?

OPINI | 24 January 2013 | 10:23 Dibaca: 540   Komentar: 0   0

Orang tua berkasih sayang kepada anak-anaknya. Ini adalah menjadi sebuah tanggungjawab sosial. Bentuk kasih sayang itu tak hanya memenuhi kebutuhan jasmani belaka. Tetapi, juga kebutuhan rohaninya. Memberikan arahan atau nasehat yang baik.

Orang tua sudah selayaknya mengajarkan anaknya mengenal Tuhan. Dimana anak saat lahir dalam keadaan suci. Selanjutnya orang tualah yang bertanggung jawab terhadap anaknya. Mau dibawa kemana anak kita?

Orang tua selain mengajarkan anaknya mengenal Allah SWT juga harus mengajarkan anaknya ibadah. Cara mengesakan Sang Pencipta itu seperit apa. Bagaimana cara sholat lima waktu. Bagaimana cara membaca Quran.

Disamping ibadah orang tua harus mendidik budi pekerti anak. Bagaimana cara berbicara kepada orang yang lebih tua, seusia dan kepada orang yang lebih muda. Orang tua tidak boleh lalai mengingatkan hal ini kepada anak-anaknya. Bagaimana cara berjalan di samping orang tua. Bagaimana cara bertamu. Bagaimana cara bertetangga dll. Budi pekerti menjadi hal yang tak boleh dilupakan.

Jadi orang tua harus mengajarkan keimanan, ibadah dan akhlak kepada anaknya. Tidak hanya sebatas menyekolahkannya disekolah bergengsi. Tidak hanya memperhatikan kebutuhan makan dan minumnya. Tak hanya memberikan kendaraan dan gadget yang terbaru.

Disamping itu, orang tua selayaknya memberkan atensi kepada anaknya secara menyeluruh. Orang tua perhatian kepada anaknya dimulai dipagi hari sebelum anak bangun tidur sampai akan pergi ke tempat tidur. Perhatikan gerak gerik anak selama seharian. Apa yang telah dan mereka kerjakan.

Jika anak telah melakukan hal yang baik maka tak ada salahnya orang tua memberikan apresiasi. Sambil terus mendorong anak untuk melakukan kebaikan itu.

Sebaliknya, jika akan melakukan tindakan yang menyeleweng maka jangan segan-segan untuk menegurnya. Berikan mereka nasehat yang baik. Jika masih berulang maka berikan punishment agar mereka jera. Nah, disinilah bentuk atensi orang tua kepada anak.

Jangan sampai orang tua tak acuh kepada anaknya. Anaknya berbuat jelek tak pernah ditegur. Anak pulang malam tak pernah digubris. Tak pernah ditanya. Tak pernah dihukum.

Anak tak pernah sholat lima waktu tak pernah diarahkan. Anak tak bisa membawa quran tak diajari. Anak berbicara kasar tak pernah diajari cara berbicara yang baik. Anak gadis kita berpakaian minim tapi tak diajak berpakaian yang sopan.

Demikianlah beberapa tanggungjawab orang tua kepada anaknya.

Penulis belajar di LDII. www.ldii.or.id

Makassar, Kamis 24 Januari 2013

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Real Madrid 1 – 0 Bayern Muenchen …

Arnold Adoe | | 24 April 2014 | 04:37

Pojok Ngoprek: Tablet Sebagai Pengganti Head …

Casmogo | | 24 April 2014 | 04:31

Rp 8,6 Milyar Menuju Senayan. Untuk Menjadi …

Pecel Tempe | | 24 April 2014 | 03:28

Virus ‘Vote for The Worst’ Akankah …

Benny Rhamdani | | 24 April 2014 | 09:18

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Nasib Capres ARB (Ical Bakrie) dan Prabowo …

Mania Telo | 3 jam lalu

Provokasi Murahan Negara Tetangga …

Tirta Ramanda | 4 jam lalu

Aceng Fikri Anggota DPD 2014 - 2019 Utusan …

Hendi Setiawan | 4 jam lalu

Prabowo Beberkan Peristiwa 1998 …

Alex Palit | 8 jam lalu

Hapus Bahasa Indonesia, JIS Benar-benar …

Sahroha Lumbanraja | 10 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: