Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Retno Adi Wiyono

D3 Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang Just Do It..!

Perbaikan Kualitas Pendidikan & Kesehatan yang Lebih Baik untuk Indonesia

REP | 27 January 2013 | 19:49 Dibaca: 976   Komentar: 0   0

13592907952075663177

Sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas merupakan motor penggerak kemajuan pembangunan bangsa. Persaingan global pada tahun 2013 ini semakin ketat, oleh sebab itu dibutuhkan SDM yang berkualitas untuk membangun bangsa agar bisa bersaing dengan negara lain baik dalam sektor ekonomi, sosial, politik maupun pertahanan dan keamanan. SDM Indonesia boleh dikata masih tertinggal dengan  negara lain, hal ini dikarenakan tingkat pendidikan dan kesehatan di Indonesia yang masih rendah. Oleh karena itu, peningkatan pembanguna kesehatan dan pendidikan sangat penting untuk mendorong pembentukan SDM Indonesia yang berkualitas. Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan seharusnya menempati posisi penting dalam setiap rancangan pembangunan nasional.

Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan perlu diupayakan melalui peningkatan kualitas dan akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan di seluruh pelosok Indonesia. Saat ini permasalahan yang dihadapi terkait pendidikan di Indonesia diantaranya belum meratanya kesempatan memperoleh pendidikan, belum meratanya jumlah guru dan tenaga pengajar, masih terbatasnya kualitas sarana dan prasarana pendidikan dan belum terwujudnya pembiayaan pendidikan yang adil bagi masyarakat. Sementara itu permasalahan yang dihadapi terkait kesehatan di Indonesia diantaranya masih rendahnya akses masyarakat terhadap fasilitas pelayanan kesehatan yang berkualitas, belum optimalnya upaya pengendalian penyakit di beberapa daerah, masih rendahnya profesionalisme dan pendayagunaan tenaga kesehatan yang merata ke pelosok nusantara serta masih terbatasnya pembiayaan kesehatan untuk memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Melalui lomba yang diselenggarakan oleh Kompasiana dan Pertamina untuk menjadikan Indonesia lebih baik dengan tema apaidemu, saya mencoba mengakat masalah ini dan mencoba mengajak kita bersama untuk ikut membantu memecahkan permasalah tersebut. Saat ini cadangan minyak bumi sebagai sumber energi semakin menurun, kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di dunia dan khususnya di Indonesia semakin meningkat. Pemerintah mengeluarkan anggaran yang sangat besar untuk pengadaan BBM. Pemerintah menganggarkan berapa persen sendiri anggaran dana dari APBN untuk subsidi BBM (premium), yang seharusnya anggaran dana dari APBN itu bisa digunakan seoptimal dan semaksimal mungkin untuk perbaikan dan peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan di Indonesia yang masih rendah. Bagaimana Indonesia bisa membentuk SDM yang berkualitas kalau pelayanan pendidikan dan kesehatannya masih sangat rendah. Perlu ketegasan dari pemerintah dan kesadaran dari masyarakat untuk mulai mengurangi dan meninggalkan pemakaian BBM bersubsidi (premium) dan memakai BBM non subsidi (pertamax dll), sehingga APBN untuk pengadaan BBM bisa ditekan dan digunakan semaksimal mungkin untuk perbaikan dan peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan di Indonesia.

Pemerintah dan pertamina diharapkan rutin dan interaktif dalam mempromosikan, mensosialisasikan dan mengajak masyarakat luas untuk menggunakan pertamax. Pertamina diharapkan lebih sering mengadakan even-even yang melibatkan masyarakat luas seperti jalan sehat, bakti social, penghijauan, pengobatan gratis dan sebagainya. Pertamina diharapkan mampu mensponsori berbagai macam kegiatan-kegiatan sehingga semakin banyak masyarakat yang mengenal dan menggunakan pertamax. Pertamina diharapkan mampu bekerjasama dengan pemerintah untuk memfasilitasi pembangunan gedung-gedung pusat studi, pusat kesehatan dan rumah sakit. Beberapa alternatif lain yang dapat dilakukan untuk mengajak masyarakat memakai pertamax terkait perannya dalam pendidikan dan kesehatan diantaranya :

1.  Beasiswa Pertamax

Beasiswa ini diberikan kepada masyarakat yang tidak mampu agar bisa menuntaskan wajib belajar 9 tahun, diberikan kepada pelajar atau mahasiswa tidak mampu dan yang ingin meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi serta diberikan kepada siswa dan mahasiswa yang berprestasi di bidangnya.

2. Olimpiade Pertamax

Olimpiade pertamax ini diharapkan dapat dilaksanakan dari tingkat SD, SMP, SMA sampai ke tingkat universitas seperti OSNPTI yang biasa berlangsung di tingkat universitas.

3. Pertamax Award

Pertamax award ini merupakan penghargaan yang dianugrahkan kepada orang-orang yang berjasa di bidang pendidikan dan kesehatan.

4. Kartu Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat) Pertamax

Kartu Jamkesmas ini merupakan bentuk kerjasama pertamina dengan pemerintah untuk memberiakan jaminan kesehatan bagi masyarakat tidak mampu sehingga masyarakat bisa merasakan langsung dampak positif dari hasil pembelian dan penjualan pertamax di tanah air

5. Pertamax Masuk Desa & Kota

Ini merupakan bentuk kerjasama pertamina dengan pemerintah juga untuk membantu mengupayakan penyediaan sumber air bersih di daerah-daerah yang minim air bersih dan jauh dari sumber mata air serta mengupayakan penyediaan akses sumber air minum dan sanitasi yang layak di beberapa daerah, desa-desa dan kota-kota besar.

6. Taman Pintar / Rumah Pintar Pertamax

Pertamina diharapkan berinisiatif membangun sebuah taman pintar / rumah pintar yang di dalamnya terdapat banyak ruangan yang berisi edukasi dan game yang terkait dengan usaha pertamina untuk membuat indonesia yang lebih baik. Di dalamnya berisi dan memaparkan sejarah pertamina, tentang BBM pertamax dari mulai pengertiannya, pembuatannya, cara kerjanya dan manfaatnya yang bisa dipaparkan atau dituangkan melalui multi media (video) yang interaktif, ada simulasi kerjanya pertamax pada mesin, ada prototipe kendaraan dan lain sebagainya. Ruangannya juga bisa dibuat seperti museum yang berisi koleksi barang dan program-program pertamina, program dan kerjasama pertamina dengan pemerintah di berbagai bidang yang diperlihatkan dalam koleksi foto, video maupun prototipe yang interaktif. Diharapkan dengan adanya sarana (taman pintar /rumah pintar) masyarakat menjadi lebih mengenal pertamax, mengenal lingkungan, bagaimana manfaatnya kedepan dan sebagainya.

Diharapkan dengan program-program tersebut bisa membantu membangun, memperbaiki dan meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat sehingga tercipta SDM Indonesia yang berkualitas yang mampu bersaing dengan Negara lain di era globalisasi saat ini.

Demikian tulisan dari saya tentang apaidemu ,semoga bisa bermanfaat bagi pembaca sekalian. Terima kasih.

1359289725562714697


 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 5 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 7 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 8 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 9 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 10 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: