Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Simpang Siur Nilai Ujian Nasional 2013

OPINI | 27 January 2013 | 07:17 Dibaca: 389   Komentar: 0   0

Simpang Siur Nilai Ujian Nasional 2013

Sesuatu akan menjadi heboh apabila telah datang waktunya. Kalau belum datang waktunya masih tenang tenang saja belum ada cuatan apa-apa masih adem-adem saja bagai laut tanpa ombak, sayur tanpa garam atau langit tanpa bintang atau wajah tanpa jerawat.

Kalau sudah mendekati atau sudah hari H nya baru heboh tentang ini dan itunya, ada inilah ada itulah, komentar inilah itulah, temuan inilah itulah dan lain sebagainya. Berkaitan dengan ujian nasional banyak pihak yang terlibat dari menteri pendidikan sampai tingkat sekolah-sekolah semuanya terlibat dan turut andil dalam mensukseskan ujian nasional.

Anak-anak sekolah tingkat SD/MI, SMP/Mts, SMA/MA di semester dua ini bahkan di semester satu sudah mulai disibukkan dengan persiapan mata ujian yang diujikan sebagai ujian nasional dengan PM (Pendalaman Materi), TO (Try Out) Les/Privat. Bimbel-bimbel juga kebanjiran peserta bimbel, para siswa sibuk dan memadati ruangan-ruangan bimbel dengan harapan nilainya bagus dan bisa lulus dengan memuaskan bukan memuakkan.

Orang tua peserta didik dan peserta didik mulai was wis wus galau kalau tidak bisa mendapatkan nilai yang layak  sukur-sukur nilai yang memuaskan bukan memuakkan. Kalau hanya sekedar lulus mungkin bisa lulus artinya nilainya minimal yang menjadi persoalan adalah lulus yang sebenarnya dengan nilai yang memuaskan.

Akhir-akhir ini sudah mulai ada implementasi tentang nilai ujian di akumulasikan dari misalnya tingkat SD/MI nilai rapor dari kls 1 sampai dengan kelas 6 semester satu (Kls 1 semester 1,2. Kls. 2 semester 1,2, kls. 3 semester 1,2, kelas 4 semester 1, 2, kls. 5 semester 1,2 dan kls 6 semester 1) sehingga sekolah mulai disibukkan dengan memasukkan nilai kls 1 sampai dengan kls. 6 semester satu ke format yang telah ditentuan.

Hal tersebut yang telah berjalan pada tahun sebelumnya adalah akumulasi nilainya misalnya SD/MI di akumulasikan dari kls 4 semester satu sampai kls. 6 semester satu. Maka hal ini membuat saya penasaran tentang keabsahan dalam pengelolaan nilai untuk yang diperhitungkan apakah ini baru wacana atau memang sudah akan diimplementasikan pada tahun 2013.

OLeh karena itu kepada pembaca yang mengetahui hal ini supaya dapat memberikan penjelasannya dengan dasar yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Semangat Pagi

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | | 01 September 2014 | 14:02

Karet Loom Bands Picu Kanker …

Isti | | 01 September 2014 | 20:48

Manajemen Pergerakan dan Arah Perjuangan …

Jamesallan Rarung | | 01 September 2014 | 22:12

Florence …

Rahab Ganendra | | 01 September 2014 | 19:09

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 13:48


TRENDING ARTICLES

Ratu Atut [Hanya] Divonis 4 Tahun Penjara! …

Mike Reyssent | 9 jam lalu

Benarkah Soimah Walk Out di IMB Akibat …

Teguh Hariawan | 10 jam lalu

Kisah Nyata “Orang Vietnam Jadi …

Tjiptadinata Effend... | 12 jam lalu

Pak Jokowi, Saya Jenuh Bernegara …

Felix | 15 jam lalu

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

V2 a.k.a Voynich Virus (Part 21) …

Ando Ajo | 9 jam lalu

Koalisi Merah Putih di Ujung Tanduk …

Galaxi2014 | 10 jam lalu

Pemuda Solusi Terbaik Bangsa …

Novri Naldi | 11 jam lalu

Rasa Yang Dipergilirkan …

Den Bhaghoese | 11 jam lalu

Kisah Rhoma Irama “Penjaga …

Asep Rizal | 11 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: