Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Nyara

Cita-cita ingin menjadi peternak sukses.

Persepsi dan Belajar

OPINI | 31 January 2013 | 16:33 Dibaca: 106   Komentar: 7   1

Aku masih ingat waktu masih sekolah di SMK dulu, tahun 2002 - 2005. Waktu itu aku tinggal di pesantren, artinya, aku juga belajar ilmu agama.

Teman-temanku tidak jarang bertanya, apa tidak bingung mikir banyak pelajaran. Pagi belajar di sekolah formal, sore dan malam belajar agama di pesantren.

Memang, jika dipikir, apalagi ilmu nahwu dan shorrof, yaitu ilmu tata bahasa Arab, hmmm… banyak santri yang takut ilmu ini.

Tetapi, seperti tuntunan langsung dari Sang Pemilik Jagad, aku dapat ide unik waktu itu. Ketika aku sulit memahami bab yang belum diajarkan oleh ustadz, kucoba belajar rumus/pelajaran yang lebih sulit dari bab-bab berikutnya. Akhirnya aku menjadi semakin pusing.

Kemudian, setelah berpusing-pusing dengan bab-bab tersebut, aku kembali menoleh bab yang sebelumnya.

Nah, di sinilah yang luar biasa.

Aku baru memahami hal tersebut setelah banyak membaca buku-buku psikologi. Memang, waktu aku baru melihat pelajaran baru, pikiranku masih shok, persepsiku pun mengatakan bahwa ini adalah tantangan yang berat. Tetapi, setelah aku bergelut dengan materi yang lebih berat, persepsiku berubah, ah, cuma ini, begitu pikirku.

Sehingga, materi tersebut pun menjadi mudah.

Beberapa waktu lalu aku mencoba menunjukkan 50 kosa kata ke rekan guru, agar dihafal. Tentu saja dia kaget sekali. Lalu kukurangi hingga jadi sepuluh. Responnya, naah, ini baru… Padahal, seandainya langsung kutunjukkan 10 kosa kata pun, saya yakin dia juga akan mengeluh.

Cukup sekian dulu

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Dutch Bucket System, Narasi Hidup Sebuah …

Dean | | 28 April 2015 | 01:17

Financial Inclusion Index Indonesia Masih …

Faisal Basri | | 28 April 2015 | 00:30

Ada Bahaya Mengintai di (Facebook) …

Giri Lumakto | | 27 April 2015 | 22:13

Kupu-kupu, Juga Burung Dodo …

Hikmat Darmawan | | 27 April 2015 | 21:53

Jangan Biarkan Rutinitas Membunuhmu! …

Diana Santi | | 27 April 2015 | 12:44


TRENDING ARTICLES

Ahok dan Pelacuran …

Muhammad Armand | 9 jam lalu

Kurir Narkoba Dieksekusi untuk Menyelamatkan …

Wildan P | 10 jam lalu

Save Haji Lulung: Saatnya Tunjukkan Kalau Ga …

Herulono Murtopo | 11 jam lalu

Ups! Ruangan Haji Lulung Digeledah Polisi …

Bambang Setyawan | 12 jam lalu

Keputusan PSSI Berbanding Lurus dengan FIFA …

Waldy | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: