Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Adi Yuza

Orang biasa yang suka menulis. mau berhubungan: #twitter: @adiyuza

Situs Ini Menjual Ijazah Online

HL | 06 February 2013 | 13:52 Dibaca: 5507   Komentar: 0   9

Saat berselencar di dunia maya, tanpa sengaja saya nyasar ke sebuah situs. Awalnya saya ingin langsung menutup situs tersebut, tapi tak jadi karena ada sesuatu di situs tersebut yang membuat radar Kepo saya tiba-tiba menguat.

13601329392085113374

Hakaman muka situs Mitra (diakses: 6-2-2013)

Pada judul situs tersebut tertulis “Melayani Pembuatan ijazah resmi”

“Hah…? Becanda nih?!!”

Saya pikir ini situs abal-abal. Tapi ternyata situs ini dikelola secara profesional. Hal ini terlihat dari domain situs yang tidak menggunakan domain gratisan seperti blogspot, wordpress dan sejenisnya.

Situs tersebut adalah milik PT Mitra Consultant, dan sudah melayani pembuatan ijasah online sejak 1996.

Dalam situs tersebut tertulis:

Ingin kuliah tapi gak ada waktu karena terbentur jam kerja

-  Ijazah hilang, rusak, dicuri, kebakaran dan kecelakaan faktor lain, dll.

-  Drop out takut dimarahin ortu

-  IPK jelek, ingin dibagusin

-  Biaya kuliah tinggi tapi ingin cepat kerja

-  Ijazah ditahan perusahaan tetapi ingin pindah ke perusahaan lain,, dst.


Situs tersebut menyediakan semua ijazah dari DIPLOMA (D1,D2,D3) sampai SARJANA (S1,  S2, S3). Mereka mengaku hampir memiliki semua database perguruan tinggi. Diantaranya adalah universitas terkenal seperti UI, UGM, dan Unpad, Undip, Trisakti, dll.

Untuk memperoleh ijazah yang diinginkan, persyaratannya cukup menyediakan  Nama, Tempat & tgl lahir, foto, ukuran 4 x 6 (bebas, rapi, dan usahakan berjas),semua data discan dan di email ke email. Kemudian ditambah IPK yang di inginkan. universitas yang di inginkan, Jurusan yang di inginkan, Tahun kelulusan yang di inginkan, Nama dan alamat lengkap, serta no. telephone untuk pengiriman dokumen, Semua data dikirim hanya via email.

13601330241962060229

13601331851850353591

Contoh Izasah (Sumber: Situs PT Mitta)

Biaya yang dipatok antara lain SMA  10 Juta, D3  20 Juta, S1  37.juta, S2 50 Juta, S3 / Doktoral   Rp. 250.Juta (kampus terkenal – wajib ikut kuliah beberapa bulan). Lalu untuk D3 Kebidanan / keperawatan Rp. 80.juta (minimal sudah pernah kuliah di jurusan tersebut hingga semester 4), Pindah jurusan/profesi dari Bidan/Perawat ke Dokter. Rp. 275.000.000.

Saya tak bisa membayangkan jika  seandainya saya yang berobat ke Bidan/Dokter abal-abal macam ini.

Situs itu juga menunjukkan kelebihan jika pesan ijasah dari mereka, antara lain: aminan Ijazah yang sah, Legal, Terakreditasi, Terdaftar di kampus dan diknas (Bukan Ijazah Aspal), Dan bisa ikut wisuda. Tambahan lainnya adalah Aman untuk daftar CPNS / Caleg/ CaBup, Tenang untuk melanjutkan ke Jenjang Pendidikan yg lebih tinggi S1/S2/S3, Bisa ikut wisuda (bukti otentik), Tidak takut di cek di kampus bersangkutan karena benar-benar TERDAFTAR, Sudah termasuk biaya pembuatan Skripsi/ tugas akhir / Tesis.

Sedangkan beberapa fasilitas yang diberikan antara lain: ijazah, Transkrip Nilai & Legalisir NIM (No Induk Mahasiswa) & No Seri Ijazah yang terdaftar di Kopertis/DIKNAS & Universitasnya, Dijamin KEASLIAN ijazah, transkrip dll kerana semuanya dikerjakan oleh Universitasnya sendiri, Ijazah S1/S2 Yang DIJAMIN ASLI & TERDAFTAR DI Kopertis/Diknas & Universitas, Ijazah juga semua ada akreditasi dengan BAN-PT, ditambah : Undangan wisuda resmi dari kampus.

Fenomena Gunug ES?

Setelah membaca artikel ini saya tak bisa berkata apa-apa. Jika benar perusahaan ini sudah beroperasi sejak 1996, maka bukan mustahil sudah puluhan ribu orang memegang ijazah macam ini. Bukan mustahil juga, banyak anggota dewan legislatif, PNS, Pejabat, Doktor, yang menjabat di tempat yang tidak sepantasnya menjabat.

Jika memang ijazah ini resmi, dan terdaftar serta terakreditasi di Badan Akreditasi Perguruan Tinggi (BAN PT) maka kredibilitas lembaga ini patut dipertanyakan. Namun, bisa jadi juga ada oknum di BAN PT yang bermain-main dengan ijazah aspal ini, sehingga mencoreng BAN PT.

Jika memang dalam proses pembuatan ijazah resmi melibatkan perguruan tinggi, termasuk perguruan tinggi ternama, maka ini adalah kiamat untuk untuk institusi pendidikan di negeri ini. Mudah-mudahan ini semua tidak benar. Kalaupun ada oknum dari perguruan tinggi tersebut yang terlibat, mudah-mudahan oknum tersebut bisa dibersihkan dari institusi Pendidikan Tinggi di negeri kita.

Apapun itu, inilah potret pendidikan di Negara kita. Miris? Memang. Namun bukankah jasa ini ada karena adanya permintaan.

===

situs ijazah. klik

===


Salam

Adi Yuza

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Gedung New Media Tower Kampus UMN, Juara …

Gapey Sandy | | 31 October 2014 | 19:12

Cerita di Balik Panggung …

Nanang Diyanto | | 31 October 2014 | 18:18

Giliran Kota Palu Melaksanakan Gelaran …

Agung Ramadhan | | 31 October 2014 | 11:32

DPR Akhirnya Benar-benar Terbelah, Bagaimana …

Sang Pujangga | | 31 October 2014 | 13:27

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25



HIGHLIGHT

Jangan Kacaukan Indonesiaku! …

Eki P. Sidik | 8 jam lalu

Jersey Baru, Semoga Ada Juga Prestasi Baru …

Djarwopapua | 9 jam lalu

Perpuskota Jogja Menjadi Wahana Wisata …

Iis Ernawati | 9 jam lalu

Intip SDM Kesehatan era JKN : Antara …

Deasy Febriyanty | 9 jam lalu

Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Saya …

Andri Yunarko | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: