Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Asep Supriatna

Inspirator Transformasi Diri | mendahsyatkan pribadi biasa jadi luar biasa

Mengubah Persepsi

OPINI | 13 March 2013 | 11:24 Dibaca: 120   Komentar: 0   0

Sahabat, tak semua yg kita rencanakan akan berbuah nyata, ada kalanya tertunda bahkan diganti oleh Sang Maha Pencipta dg yg lebih mulia. Duka mungkin terasa, tapi itu jangan terlalu lama. Itu hanyalah tanda agar kita segera berbenah.

Ubahlah persepsi dalam hidup kita. Sulit dan mudah itu biasa. Sukses dan gagal juga lumrah. Mengapa? Karena, terkadang sulit membuat kita jadi kuat. Terkadang gagal membuat kita jadi lebih waspada. Justru saat mudah dan sukses datang bertubi membuat kita jadi sering abai dan lalai dalam diri. Mulailah #MerubahPersepsi.

Saat bisnis tak kunjung sesuai harapan, tak usah risau. Segera tersadar, yakinilah itu pengingat atas salah yg kita lakukan. Introspeksi cara lalu kembalikan segala curah tenaga. Bila karir tak jua beranjak, tak usah bersedih hati. Sadarilah, mungkin masih ada cela yg belum terhapus. Segera berbenah dan memantaskan diri tuk raih kebaikan yg lebih tinggi.

Mungkin terasa berat saat hadapi sulit. Tapi terkadang itulah cara yang Allah beri agar kita bertambah sadar dan menguatkan diri. Tak ada hebat kecuali diawali beratnya langkah, tak ada sukses kecuali dengan melewati setiap anak tangga.

Awalilah dari #MerubahPersepsi, karena langkah itu bermula dari dalam diri. Sebelum merubah yg ada di luar kita, cobalah tuk merubah yg ada dalam diri. Perubahan besar dalam diri bahkan bangsa selalu berawal dari hal sederhana tapi penting. Ya, #MerubahPersepsi.

Maka, setelah hari ini, apapun yang terjadi lihatlah sisi lain dari sudut yang lain. Jika sulit dari satu sisi, tengoklah dari sisi lain. Pasti kata lain di sana. Bila sedih di satu sisi, cobalah lirik sisi lainnya. Pasti ada kata yg lebih indah untuk kita dapatkan. Selamat menempuh perubahan diri, salam perubahan diri!

Salam Transformasi Diri,

Asep Supriatna | @asepfakhri

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[Pileg] Pertarungan antar “Kontraktor …

Syukri Muhammad Syu... | | 23 April 2014 | 22:57

Pengalaman Jadi Pengamen Pada 1968 – 2013 …

Mas Ukik | | 23 April 2014 | 21:14

Ini yang Penting Diperjelas sebelum Menikah …

Ellen Maringka | | 23 April 2014 | 13:06

Bumiku Sayang, Bumiku Malang …

Puri Areta | | 23 April 2014 | 16:46

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Hotma Paris Hutapea dan Lydia Freyani …

Zal Adri | 15 jam lalu

Jokowi, Prabowo, dan Kurusetra Internet …

Yusran Darmawan | 17 jam lalu

Wuih.. Pedofilia Internasional Ternyata …

Ethan Hunt | 17 jam lalu

Bukan Hanya BCA yang Menggelapkan Pajak …

Pakde Kartono | 18 jam lalu

Kasus Hadi Poernomo, Siapa Penumpang …

Sutomo Paguci | 19 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: