Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Ulfah Umurohmi

An ordinary mom at ordinary place

Dampak Ketika Anak Keranjingan Games

OPINI | 16 March 2013 | 22:20 Dibaca: 230   Komentar: 0   0

1363447091459475478

Merupakan tantangan dunia pendidikan seiring dengan perkembangan teknologi dan gadget saat ini. Banyak manfaatnya, namun tidak sedikit efek negatifnya.

Salah satunya adalah games konsol dan telepon seluler sekarang ini semakin berkembang pesat. Pengguna games tersebut tidak hanya anak di perkotaan saja, bahkan di desa pun anak-anak hoby nge-games.

Permainan tradisional ala si Bolang, juga sudah mulai jarang. Salah satu sebab adalah sebagian anak lebih suka berlama-lama di depan layar asyik dengan games dari pada bermain dengan kawan. Dari sikap ini, dikhawatirkan anak akan tumbuh lebih mementingkan diri sendiri dari pada orang lain.

Berlama-lama di depan layar dengan games juga menyebabkan anak susah bangun dari tempat duduknya untuk beraktifitas yang lain seperti belajar. Akhirnya prestasi di sekolah menurun,karena fikiran tidak fokus.

Prihatin juga ketika pulang masjid setelah maghrib, banyak anak-anak seusia SD pada asyik di sebuah rental playstation.

Dalam fikiran, apakah orang tua mereka tahu bahwa putra-putranya bermain di rental itu?

Fikiran selanjutnya, apakah perubahan kurikulum juga mampu menjawab tantangan dari perkembangan teknologi yang semakin pesat?

Terlalu rumit dan kompleks permasalahan pendidikan…

Semoga terjawab

Selamat malam

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Melihat Peternakan Nyamuk di Loka Litbang …

Nurlaila Yusuf | | 18 December 2014 | 14:47

Bunga KPR Turun, Saatnya Beli Rumah? …

Rizky Febriana | | 18 December 2014 | 11:44

Kompasiana Drive&Ride: “Tantangan …

Kompasiana | | 16 December 2014 | 17:35

Rangkuman Foto: Menyusuri Monumen Penting di …

Bisurjadi | | 18 December 2014 | 14:42

Ikuti Blog Competition ”Warna Warni Indah …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 10:50


TRENDING ARTICLES

Seleb yang Satu Ini Sepertinya Belum Layak …

Adjat R. Sudradjat | 6 jam lalu

Konyolnya Dokumen Hoax Kementerian BUMN Ini …

Gatot Swandito | 7 jam lalu

Menyoal Boleh Tidaknya Ucapkan “Selamat …

Dihar Dakir | 8 jam lalu

Presiden Jokowi Mesti Kita Nasehati …

Thamrin Sonata | 10 jam lalu

Pilot Cantik, Menawan, dan Berhijab …

Axtea 99 | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: