Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Ulfah Umurohmi

An ordinary mom at ordinary place

Dampak Ketika Anak Keranjingan Games

OPINI | 16 March 2013 | 22:20    Dibaca: 252   Komentar: 0   0

1363447091459475478

Merupakan tantangan dunia pendidikan seiring dengan perkembangan teknologi dan gadget saat ini. Banyak manfaatnya, namun tidak sedikit efek negatifnya.

Salah satunya adalah games konsol dan telepon seluler sekarang ini semakin berkembang pesat. Pengguna games tersebut tidak hanya anak di perkotaan saja, bahkan di desa pun anak-anak hoby nge-games.

Permainan tradisional ala si Bolang, juga sudah mulai jarang. Salah satu sebab adalah sebagian anak lebih suka berlama-lama di depan layar asyik dengan games dari pada bermain dengan kawan. Dari sikap ini, dikhawatirkan anak akan tumbuh lebih mementingkan diri sendiri dari pada orang lain.

Berlama-lama di depan layar dengan games juga menyebabkan anak susah bangun dari tempat duduknya untuk beraktifitas yang lain seperti belajar. Akhirnya prestasi di sekolah menurun,karena fikiran tidak fokus.

Prihatin juga ketika pulang masjid setelah maghrib, banyak anak-anak seusia SD pada asyik di sebuah rental playstation.

Dalam fikiran, apakah orang tua mereka tahu bahwa putra-putranya bermain di rental itu?

Fikiran selanjutnya, apakah perubahan kurikulum juga mampu menjawab tantangan dari perkembangan teknologi yang semakin pesat?

Terlalu rumit dan kompleks permasalahan pendidikan…

Semoga terjawab

Selamat malam

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pulang ke Solo, Presiden Kejutkan Arena CFD …

Niken Satyawati | | 24 May 2015 | 22:16

Kasus Ijazah Bodong, Kampus Ini Akan Somasi …

Abd. Ghofar Al Amin | | 25 May 2015 | 10:35

Dunia Lain Sinetron Kita …

Fandi Sido | | 25 May 2015 | 12:42

Beras Sintetis Beredar, Coba Pangan Lokal …

Suci Handayani | | 25 May 2015 | 09:21

Kompasiana-”Dayakan Indonesia” …

Kompasiana | | 11 May 2015 | 17:09


TRENDING ARTICLES

Wacana Menristek Opsionalkan Skripsi, Kabar …

Liafit Nadia Yuniar | 10 jam lalu

Cara Mudah Mendeteksi Gelar Palsu …

Ronny Noor | 10 jam lalu

Beras Plastik Buatan PDIP, KMP atau Mafia …

Imam Kodri | 11 jam lalu

Joko Widodo Presiden Kebetulan …

Muhammad Armand | 13 jam lalu

Etika Presiden Naik-Turun Pesawat dengan …

Daniel H.t. | 19 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: