Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Ulfah Umurohmi

An ordinary mom at ordinary place

Dampak Ketika Anak Keranjingan Games

OPINI | 16 March 2013 | 22:20 Dibaca: 249   Komentar: 0   0

1363447091459475478

Merupakan tantangan dunia pendidikan seiring dengan perkembangan teknologi dan gadget saat ini. Banyak manfaatnya, namun tidak sedikit efek negatifnya.

Salah satunya adalah games konsol dan telepon seluler sekarang ini semakin berkembang pesat. Pengguna games tersebut tidak hanya anak di perkotaan saja, bahkan di desa pun anak-anak hoby nge-games.

Permainan tradisional ala si Bolang, juga sudah mulai jarang. Salah satu sebab adalah sebagian anak lebih suka berlama-lama di depan layar asyik dengan games dari pada bermain dengan kawan. Dari sikap ini, dikhawatirkan anak akan tumbuh lebih mementingkan diri sendiri dari pada orang lain.

Berlama-lama di depan layar dengan games juga menyebabkan anak susah bangun dari tempat duduknya untuk beraktifitas yang lain seperti belajar. Akhirnya prestasi di sekolah menurun,karena fikiran tidak fokus.

Prihatin juga ketika pulang masjid setelah maghrib, banyak anak-anak seusia SD pada asyik di sebuah rental playstation.

Dalam fikiran, apakah orang tua mereka tahu bahwa putra-putranya bermain di rental itu?

Fikiran selanjutnya, apakah perubahan kurikulum juga mampu menjawab tantangan dari perkembangan teknologi yang semakin pesat?

Terlalu rumit dan kompleks permasalahan pendidikan…

Semoga terjawab

Selamat malam

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sudah Saatnya Dokter Membuang Hidroquinon …

Dainsyah Vormula Da... | | 04 May 2015 | 07:44

Tips Betah Lama di Kompasiana: Tekun, Sabar, …

Gaganawati | | 04 May 2015 | 19:17

Kalau Bisa Ditutup Kenapa Dibiarkan Terbuka? …

Sugianti Bisri | | 04 May 2015 | 20:08

Kepada Gerimis …

Handy Pranowo | | 04 May 2015 | 20:36

Blog Competition “Keriaan KAA …

Kompasiana | | 22 April 2015 | 16:49


TRENDING ARTICLES

Lakon Mayweather dan Kritik Atas Tinju …

S Aji | 8 jam lalu

Mei, Bulan Sibuknya FIFA… Apalagi …

Achmad Suwefi | 10 jam lalu

Saya (Masih) Percaya Polisi, Ini Alasannya …

Aldy M. Aripin | 10 jam lalu

Prof Yusril Memutus Rantai Cinta Segitiga …

Sri Mulyono | 16 jam lalu

Sisi Lain Prestasi Walkot Bandung Ridwan …

Ashwin Pulungan | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: