Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Oktaviola Rifanda

Mahasiswi Universitas Gunadarma

Apa “Wawasan Nusantara” Itu?

REP | 01 April 2013 | 09:53 Dibaca: 742   Komentar: 0   0

13647597911223098206

Ini tulisan saya yang kedua. Saya akan menulis tentang Wawasan Nusantara. Kalau dari tulisan saya ada yang kurang mohon dimaklumi.

Saya mulai dari pengertiannya dulu. Wawasan Nusantara itu terbagi dalam 3 kata yaitu: wawasan, nusa, antara. Dimulai dari pengertian wawasan, wawasan adalah pandangan, tinjauan, tanggapan, penglihatan. Nusa adalah negara kepulauan, kemudian antara adalah pembatas. Jadi wawasan nusantara adalah negara kepulauan yang terletak diantara dua benua dan samudera.

Pengertian wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia terhadap diri dan bentuk geografinya atau lingkungannya berdasarkan Pancasila dan UUD 45. Unsur wawasan nusantara itu sendiri ada 3 yaitu: Wadah (contour), Isi (content), Tata laku (conduct). Didalam unsur wadah itu sendiri, wadah memiliki 3 komponen yaitu: Wujud Wilayah, Tata Inti Organisasi, Tata Kelengkapan Organisasi.

Isi juga memiliki 2 hal komponen yang esensial yaitu: Realisasi aspirasi bangsa sebagai kesepakatan bersama serta pencapaian cita-cita dan tujuan nasional dan Persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan yang meliputi semua aspek kehidupan nasional. Kemudian Tata Laku memiliki 2 komponen yaitu: Batiniah dan Lahiriah. Batiniah meliputi sikap, semangat dan jiwa kalau Lahiriah meliputi perilaku dan tindakan.

Latar belakan konsepsi wawasan nusantara ada 3 yaitu: Aspek Historis, Aspek Geografis dan Sosial Budaya, Aspek Geopolitis dan Kepentingan Nasional. Tujuan dan manfaat wawasan nusantara itu sendiri sebagai berikut. Tujuan wawasan nusantara ada 2, tujuan keluar dan tujuan kedalam. Tujuan keluar itu adalah terjamin kepentingan nasional dalam dunia yang berubah, melaksanakan ketertiban dunia, perdamaian abadi, kerja sama dan saling menghormati satu sama lain.

Tujuan kedalam adalah menjamin perwujudan persatuan dan kesatuan. Manfaat wawasan nusantara itu sendiri adalah diterima dan diakuinya konsepsi Nusantara di forum internasional, bertambahnya luas wilayah teritorial Indonesia, menghasilkan cara pendang tentang keutuhan wilayah, saran integarasi nasional. Faktor yang berpengaruh untuk mencapai tujuan ada 3 yaitu: geografis negara, manusia, dan lingkungan.

Implementasi wawasan nusantara adalah bagaimana setiap gerak pembangunan di Indonesia harus berorientasi pada kepentingan rakyat dan pada upaya integrasi wilayah tanah air secara utuh dan menyeluruh yang pelaksanaanya dapat dijelaskan sebagai berikut:

Bidang politik: menciptakan iklim penyelenggaraan negara yang sehat dan dinamis. Bidang ekonomi: menciptakan integrasi ekonomi nasional . Bidang sosial budaya: membangun sikap batiniah dan lahiriah yang mengakui, menerima, dan menghormati segala perbedaan yang ada.

Sekian dan Terima Kasih :)

Daftar pustaka

1. http://pancasilazone.blogspot.com/2012/04/wawasan-nusantara.html

2. ardiansyah.ubb.ac.id/wp-content/…/03/Wawasan-Nusantara1.pptx

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Selamat! Surabaya Meraih Socrates Award …

Ilyani Sudardjat | | 17 April 2014 | 11:14

Warga Kecam Pemogokan Panitera …

Sutomo Paguci | | 17 April 2014 | 08:56

Fenomena Simon Santoso: Penerapan Teori XY? …

Yuniandono Achmad | | 17 April 2014 | 08:18

Sudah Dikompres tapi Masih Demam, Salahkah? …

Widhi Handayani | | 16 April 2014 | 21:59

Yuk, Ikuti Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | | 15 April 2014 | 20:47


TRENDING ARTICLES

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 10 jam lalu

Menguji Nyali Jokowi; “Say No to …

Ellen Maringka | 10 jam lalu

Dinda, Are You Okay? …

Dewi Nurbaiti | 10 jam lalu

Pelajaran Mengenai Komentar Pedas Dinda …

Meyliska Padondan | 11 jam lalu

Menakar Pasangan Ideal Capres - Cawapres …

Afdhal Ramadhan | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: