Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Nuradi Setyo

saya guru yang senang menulis apa saja

Ini dia, 12 Tugas Wali Kelas

OPINI | 03 April 2013 | 00:09 Dibaca: 4902   Komentar: 0   1

Tugas dan Fungsi Wali Kelas

Memilih menjadi guru membutuhkan keterampilan yang super kompleks, bukan hanya harus hebat secara pedagogis tetapi harus memiliki berbagai potensi.

Sebagai seorang guru dan pendidik biasanya mendapatkan tugas tambahan menjadi wali kelas, dan ia harus memiliki fungsi tambahan sebagai berikut ;

1. 1. Manajer

Seorang wali kelas harus mampu menjadi manajer yang baik karena ia harus mengedepankan fungsi manajerialnya disaat siswa harus memenuhi goal-goal yang telah ditetapkan.

2. 2. Pimpinan

Bisa jadi dalam hubungan yang sempit hanya ada guru dan murid, namun walikelas harus mengedepankan fungsi kepemimpinan dalam upaya mengejar target, problem solving maupun keorganisasian.

3. 3. Motivator

Wali kelas harusnya adalah seorang motivator hebat, ia harus mengetahui kelemahan sekaligus kelebihan masing-masing siswanya sehingga walikelas mampu mengarahkan siswa sesuai dengan kemampuannya atau bahkan bisa mengoptimalkan semua potensi-potensi siswanya.

4. 4. Owner

Wali kelas harus menumbuhkembangkan sense of belonging dan dengan demikian akan tumbuh rasa tanggungjawab memiliki akan kelas yang dikelolanya, dengan demikian sangat disayangkan jika seorang walikelas tidak menguasai seluk beluk siswanya.

5. 5. Desainer

Wali kelas harus memiliki blue print dari kelas yang dikelolanya, ia memiliki rencana-rencana yang mungkin dicapai dan bagaimana cara-cara pencapaiannya dengan melibatkan seluruh potensi kelas yang dimilikinya.

6. 6. Administrator

Walikelas harus mampu menjadi administrator yang hebat sebab nilai siswa yang menjadi taruhannya, jika walikelasnya tak memiliki keahlian dalam bidang administrasi tentu akan menghambat dan merugikan siswa.

7. 7. Personalia

Sebagai seorang wali kelas maka ia wajib menempatkan siswa sesuai dengan kemampuannya, the rightman on the right place and job dan menetapkan kerjasama tim sebagai bagian integral dari proses pendidikan

8. 8. Evaluator

Evaluasi sangat penting untuk melihat dan mengukur pencapaian target dan kinerja, seorang wali kelas harus mampu melihat hal-hal detail secara adil dan bijaksana.

9. 9. Konsultan

Walikelas harus berfungsi sebagai sahabat yang baik bagi siswanya, mampu memberikan solusi dan juga memberikan arahan arahan untuk kemajuan siswa.

1010. Psikolog

Walikelas mampu membaca situasi dan kondisi yang sedang ia hadapi, ia bisa merasakan apa yang siswa rasakan dan kemudian memberikan nasehat dan solusi yang jitu dalam menghadapi masalah siswa.

11. 11. Penulis

Walikelas harus menjadi penulis yang baik, ia harus membuat laporan rutin berupa raport narasi ataupun buku penghubung antara orang tua siswa dan dirinya, mampu menuliskan motivasi, mampu memberikan kritik dengan bahasa yang baik.

1212.  Single parent

Walau dalam keterbatasan, seoarang walikelas harus memiliki sifat dan kekuatan selayaknya mereka yang menjadi single parent, walikelas hanya satu (kecuali yang punya asisten) dan harus menghadapi semua masalah sendirian, wali kelas menjadi gerbang pertama bagi orang tua dan sekaligus menjadi pihak pertama yang harus bertanggungjawab atas semua kejadian dikelasnya.

Oleh sebab demikian, menjadi wali kelas memiliki tanggungjawab tambahan yang menuntut profesionalisme lebih agar pengelolaan kelas menjadi maksimal dan juga optimal, dan dengan demikian akan melahirkan generasi yang lebih baik, insya Allah.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | | 25 October 2014 | 14:51

Kompasiana Nangkring Special di Balikpapan …

Bambang Herlandi | | 25 October 2014 | 13:44

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12


TRENDING ARTICLES

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 11 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 17 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 17 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 18 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 21 jam lalu


HIGHLIGHT

Gayatri Dwi Wailissa, Anggota BIN yang Gugur …

Opa Jappy | 8 jam lalu

Belajar Ngomong:”Mulutmu …

Wahyu Hidayanto | 8 jam lalu

MEA 2015; Bahaya Besar bagi Indonesia …

Choerunnisa Rumaria | 8 jam lalu

Bersenang-Senang dengan Buku …

Mauliah Mulkin | 8 jam lalu

Kematian Pengidap HIV/AIDS di Kota Depok …

Syaiful W. Harahap | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: