Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Lifya

Guru anak berkebutuhan khusus spesialisasi Tunagrahita. Mengabdikan diri di SLB Wacana Asih Padang. Sumatra Barat. selengkapnya

Mengajar dengan Alat Peraga

REP | 03 April 2013 | 03:33 Dibaca: 496   Komentar: 0   0

13649093591099786244

Timbangan Bilangan

Untuk pencapaian hasil belajar yang optimal banyak usaha yang bisa dilakukan oleh seorang guru. Guru yang kreatif tidak akan menyerah begitu saja pada keadaan. Berbagai alat peraga dibuat agar siswa yang dididik dapat mengerti, alat peraga merupakan alat untuk memperagakan atau membantu pembelajaran sehingga lebih memperjelas fakta, konsep, prinsip atau prosedur tertentu agar tampak lebih nyata. Bagi guru anak berkebutuhan khusus mengajar dengan menggunakan alat peraga pada dasarnya membawa anak belajar melalui yang kongkrit. Anak berkebutuhan khusus mengalami kesulitan untuk memahami konsep abstrak sehingga diperlukan benda-benda kongkrit sebagai perantara atau visualisasi.

Dengan menggunakan alat peraga proses belajar mengajar termotifasi minat siswa akan timbul dan akan menimbulkan rasa senang.

Hal yang perlu diperhatikan dalam membuat alat peraga adalah tahan lama. Bentuk dan warna menarik. Sederhana dan mudah dikelola. Ukuran yang sesuai dengan fisik anak dan multi guna. Untuk pelaporan alat peraga yang dibuat oleh seorang guru sertakan hal sebagai berikut: Halaman judul. Halaman pengesahan. Daftar isi. Daftar gambar. Tujuan pembuatan alat peraga. Manfaat dari alat peraga tersebut. Rancangan desain alat peraga. Prosedur pembuatan alat peraga. Penggunaan alat peraga di sekolah dan lampiran.

Membuat alat peraga selain membantu kelancaran proses belajar mengajar juga dapat memiliki nilai angka kredit tersendiri dan juga dapat digunakan sebagai alat action/intervensi pada penelitian tindakan kelas. Tidak rugikan mengajar dengan menggunakan alat peraga?

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | | 01 September 2014 | 14:02

Karet Loom Bands Picu Kanker …

Isti | | 01 September 2014 | 20:48

Manajemen Pergerakan dan Arah Perjuangan …

Jamesallan Rarung | | 01 September 2014 | 22:12

Florence …

Rahab Ganendra | | 01 September 2014 | 19:09

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 13:48


TRENDING ARTICLES

Ratu Atut [Hanya] Divonis 4 Tahun Penjara! …

Mike Reyssent | 12 jam lalu

Ratu Atut Divonis Empat Tahun Namun Terselip …

Pebriano Bagindo | 12 jam lalu

Katanya Supercarnya 5, Setelah yang Bodong …

Ifani | 12 jam lalu

Benarkah Soimah Walk Out di IMB Akibat …

Teguh Hariawan | 13 jam lalu

Kisah Nyata “Orang Vietnam Jadi …

Tjiptadinata Effend... | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: