Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Kuntjoro

pegawai di unit kerja pendidikan

Ujian Nasional untuk Apa ?

OPINI | 13 April 2013 | 14:33 Dibaca: 244   Komentar: 1   1

Beberapa hari lagi rangkaian Ujian Nasional akan dilakukan mulai tingkat SLTA terakhir Sekolah Dasar. mengikuti kegiatan ujian nasional ada satu pertanyaan yang selalu menggelitik di hati yaitu mengapa pemerintah setiap tahunnya membuat aturan pengamanan soal ujian nasional yang semakin sulit di tingkat pelaksanaan ? sedang sosialisasi pada panitia pelaksana minim?

saya jadi berfikir bahwa sebenarnya pemerintah secara tidak langsung mengakui kegagalan pendidikan dan juga mengakui kegagalan Ujian Nasional karena takut akan kebocoran soal atau kecurangan-kecurangan lain yang selama ini mereka klim tidak ada… yang sebenarnya ada. Jika kita tarik suatu hukum dari beberapa kali ujian nasional¬† maka diperoleh simpulan bahwa kecurangan berbanding lurus dengan tingkat pengamanan soal.

Hal di atas menunjukan menurunnya kualitas siswa terhadap serapan pendidikan itu sendiri, pemerintah telah menilai bahwa siswa dan guru sudah tidak jujur sejak awal. pemerintah menitik beratkan pada hasil akhir yang semu dibandingkan dengan nilai proses membangun karakter generasi. Tidak sadarkah mereka bahwa manusia diciptakan dengan kemampuan dan bakat yang berbeda, tapi mengapa mereka paksakan sama?.

Seandainya ingin memaksakan kesamaan maka paksakanlah nilai kejujuran, kerja keras, norma dan nilai karena hal ini nilainya akan sama siapapun yang menilai.

Kita coba analogi sebagai berikut :

Lima siswa dengan mengerjakan soal yang sama,(semisal kunci jawaban soal adalah A) ternyata kelima siswa tersebut menjawab benar seluruhnya yaitu A.

Siswa 1 menjawab A karena dia memang tahu dan mengerti jawaban soal tersebut,

Siswa 2 menjawab A karena tanya pada siswa lain,

Siswa 3 menjawab A kerena dia menerka,

Siswa 4 menjawab A karena mencontek

Siswa 5 menjawan A karena diberi tahu pihak lain

Pemerintah melalui Panitia penilaian memberi nilai terhadap 5 siswa itu sempurna

Kita akan memberi nilai hanya 1

Bagaimana penilaian anda ?

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Masril Koto Bantah Pemberitaan di …

Muhammad Ridwan | | 23 September 2014 | 20:25

Tanggapan Rhenaldi Kasali lewat Twitter …

Febrialdi | | 23 September 2014 | 20:40

“Tom and Jerry” Memang Layak …

Irvan Sjafari | | 23 September 2014 | 21:26

Kota Istanbul Wajib Dikunjungi setelah Tanah …

Ita Dk | | 23 September 2014 | 15:34

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Join dengan Pacar, Siswi SMA Ini Tanpa Dosa …

Arief Firhanusa | 8 jam lalu

Soal 4 x 6, Saat Matematika SD Diperkosa …

Giri Lumakto | 11 jam lalu

Mendikbud Akhirnya Tegur Guru Matematika …

Erwin Alwazir | 11 jam lalu

Pak Menteri, Tolong Hentikan Nyiksa Anak SD …

Prabu Bolodowo | 11 jam lalu

Tidak Lulus Skripsi, Mahasiswa Kampus X …

Lely Nur Azizah | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Kutu pada Hewan Peliharaan?? Perlukah …

Dokterhewan Indo | 8 jam lalu

Nap a Latte untuk Produktivitas …

Andreas Prasadja | 8 jam lalu

Logika 4×6 = 6×4, Apa Bedanya …

Agung Budi Santoso | 8 jam lalu

Kurikulum 2013, Obat Manjur Bikin Anak …

Sinta Dewi R | 8 jam lalu

Smartfren Andromax C2, Teman Pintar yang Ga …

Rio Sitohang | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: