Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Solusi Bijak

Blogger and enthusiast for Tax, Family and Leadership

Quo Vadis Ujian Nasional 2013

OPINI | 21 April 2013 | 11:24 Dibaca: 157   Komentar: 0   0

Final Exam

Final Exam

Ujian Nasional, atau yang biasa disebut dengan UN / Unas mempunyai fungsi sebagai standardisasi Pemerintah dalam hal ini via Depdikbud (Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan) untuk evaluasi sistem pendidikan dan kurikulum Sekolah di Indonesia mulai dari level SD, SMP dan SMU. Pasal 31 dalam UUD 1945 menjadi dasar pelaksanaan pendidikan di Indonesia yang menyatakan :

Setiap Warga Negara RI berhak mendapat pendidikan.

Setiap Warga Negara RI wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya.

Pemerintah mengusahakan & menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan Undang-Undang.

Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% (dua puluh persen) dari APBN (anggaran pendapatan dan belanja negara) serta dari APBD (anggaran pendapatan dan belanja daerah) untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional.

Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan & teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia.

Kemendikbud kemudian mengejawantahkan tugas pendidikan tersebut via UU RI nomor 20 tahun 2003 yang menyatakan proses QC / Quality Control sistem pendidikan di Indonesia secara komprehensif, transparan dan sistematis secara berkelanjutan. Tujuan akhirnya ialah peningkatan standard mutu pendidikan untuk semua warga negara RI yang berujung kepada pemenuhan kompetensi minimum dari semua warga Negara RI.

Yang terjadi dalam dekade terakhir, di beberapa lokasi pendidikan, anak menjadi stress, perburuan untuk mencari bocoran hasil jawaban Ujian Nasional 2013 makin marak bahkan ada yang berani untuk mengeluarkan dana hingga belasan juta demi mendapatkan nilai terbaik dalam Ujian Nasional 2013. Hasil dari Ujian Nasional 2013 sendiri secara langsung / tidak langsung akan mempengaruhi pula untuk setiap siswa yang akan masuk dalam UMPTN Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. Entah orang tuanya, siswanya atau mungkin kurikulum dan sekolahnya yang bermasalah, mari rekan sekalian kita berpikir dan mencari solusi bijak dalam Ujian Nasional 2013 / UN 2013 ini.

KeMenDikBud harus melakukan standardisasi Ujian Nasional secara transparan
Untuk mengukur sebuah kualitas, diperlukan pernyataan nilai kualitas itu sendiri. Setiap tahun dalam pelaksanaan Ujian Nasional, terutama dalam penyusunan soal UN, kunci jawaban harus diberikan sesudah pelaksanaan UN selesai dilakukan. Pemberian kunci jawaban setelah UN selesai diadakan demi memberikan hak publik untuk counter measure akan Quality Control yang sudah dilakukan Pemerintah via DepDikBud.

Selanjutnya…

Seri Keluarga Solusi Bijak :
http://www.solusibijak.com/blog-keluarga

Seri Kepemimpinan Solusi Bijak :
http://solusibijak.com/kepemimpinan

Seri Perpajakan Solusi Bijak :
http://solusibijak.com/blog-pajak

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Makan Ikan Petrus dari Laut Galilea …

Andre Jayaprana | | 23 August 2014 | 00:20

Pihak Jokowi-JK Sudah Tepat Bila Mengadopsi …

Abdul Muis Syam | | 23 August 2014 | 03:40

Keputusan MK tentang Noken, Bagaimana …

Evha Uaga | | 22 August 2014 | 12:23

Goa Kalak Pertapaan Prabu Brawijaya …

Nanang Diyanto | | 23 August 2014 | 02:30

Kompasiana Nangkring bareng Sun Life: …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 12:58


TRENDING ARTICLES

Mulianya Hamdan Zoelva, Hinanya Akil Mochtar …

Daniel H.t. | 9 jam lalu

Ada Foto ‘Menegangkan’ Ibu Ani …

Posma Siahaan | 10 jam lalu

Mempertanyakan Keikhlasan Relawan Jokowi-JK …

Muhammad | 11 jam lalu

Pesta Perkawinan Mewah, Apa Ngaruh dalam …

Ifani | 14 jam lalu

SBY ‘Ngrecoki’ Jokowi …

Suko Waspodo | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: