Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Risk Assessment

OPINI | 29 April 2013 | 10:25 Dibaca: 132   Komentar: 24   3

Semua yang kita kerjakan atau perbuatan pasti ada resikonya. Semua keputusan yang kita ambil juga mengandung resikonya sendiri2. Begitu juga semua barang yang kita gunakan pasti ada resikonya masing2.

Pernah terpikir kenapa kita harus menggunakan helmet saat mengendarai motor?? Atau harus menggunakan sabuk pengamana saat kita berada di dalam mobil?? Banyak pasti yang menggangap eprtanyaan saya ini konyo…karena kita sudah tahu pastinya kalau helmet di gunakan untuk melindungi kepala kita di saat kita terjatuh, begitu juga sabuk pengamana untuk melindungi diri kita tidak terpental keluar dari mobil bila terjadi kecelakaan. Namun tidak kalah banyaknya dari kita yang malah menggangap sepele hal ini. Kenapa dulu tidak perlu dan sekarang perlu?? Mungkin ini ada di beberapa pikiran dari kita. Dan banyak pula malah berpikir ini adalah hal yang menjengkelkan dan sebagai sarana obyekan tambahan buat polisi.

Apa pernah kompasianer membuat risk assessment?? Yup…kemungkinan2 yang akan terjadi dari semua resiko yang akan kita kerjakan dan juga benda yang akan kita gunakan. Kalau belum, anda artinya beruntung. Sebagai seorang kepala bagian, salah peran dan tugas saya adalah memperhatikan hal ini. Di setiap proses kita harus mempunyai standard and safety operation procedures. Artinya harus ada dokumen2 ini dan setiap staff harus memahami tujuannya. Mengapa dan bagaimana adalah 2 pertanyaan yang harus selalu dipikirkan sebelum membuat risk assessment ini kemudian di susul oleh bagaimana solusinya pula. So, kenapa saya katakan beruntung kalau belum pernah mengerjakannya?? Karena anda hanya harus mengikutinya tanpa harus mengerjakannya.

Tapi bagi kompasianer yang pernah membuat risk assessment ini…anda artinya lebih beruntung. Kenapa?? Karena anda menjadi tahu secara lengkap kalau semua peraturan2 yang ada buat melindungi dan keselamatan kita itu di buat melalui proses yang panjang dengan memikirkan segala macam kemungkinannya.

Jadi kalau anda di stop polisi karena tidak menggunakan helmet…janganlah menyalahkan dan menjelek2an polisi. Karena memang berdasarkan data yang di miliki mereka, banyak terjadi kecelakaan fatal yang di akibatkan oleh hal ini. Dari sini mereka melakukan risk assessment dan di susul dengan keluarnya peraturan yang membuat kita lebih aman dan bisa selamat. Lebih baik dan mudah mengikuti peraturan yang sudah dibuat daripada mengumpulkan dan mengolah data menjadi sebuah peraturan bukan??

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jokowi Jadi Presiden dengan 70,99 Juta Suara …

Politik14 | | 22 July 2014 | 18:33

Prabowo Mundur dan Tolak Hasil Pilpres Tidak …

Yusril Ihza Mahendr... | | 22 July 2014 | 17:27

Timnas U-23 dan Prestasi di Asian Games …

Achmad Suwefi | | 22 July 2014 | 13:14

Sindrom Mbak Hana & Mas Bram …

Ulfa Rahmatania | | 22 July 2014 | 14:24

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Jokowi Beri 8 Milliar untuk Facebook! …

Tukang Marketing | 12 jam lalu

Selamat Datang Bapak Presiden Republik …

Ahmadi | 13 jam lalu

Perlukah THR untuk Para Asisten Rumah …

Yunita Sidauruk | 13 jam lalu

Jangan Keluar dari Pekerjaan karena Emosi …

Enny Soepardjono | 14 jam lalu

Catatan Tercecer Pasca Pilpres 2014 (8) …

Armin Mustamin Topu... | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: