Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Mungkin ini Kedok Penipuan Terbaru (Mencatut TELKOMSEL)

REP | 01 May 2013 | 14:59 Dibaca: 663   Komentar: 2   0

Siang ini saya sempatkan main ke kos teman saya. sampai disana saya langsung oneline, bercanda ria sambil minum es. Beberapa saat kemudian ada sms masuk ke nomer TELKOMSELNYA.

Kurang lebih isinnya nonya mendapatkan hadiah ke-3 disertakan nomer PIN nya dan disuruh membuka situs dari telkomsel inilah situsnya :http://telkomselpin.wix.com/info#!services/ca4p

Tidak mau menunggu lama, langsung saya meluncur kesitus tersebut. disana memang tertera no PIN yang sama dengan yang ada di SMS. dengan hadiah ke-3 mobil AVANZA coy..

Awalnya saya sangat yakin sekali dan menelpon contact yang tertera di website itu, singkat cerita saya langsung telpon dan diangkat, kemudian saya konfirmasi lebih jauh bagaimana cara pengambilan hadiahnya.

inilah cuplikan pembicaraan kami, secara garis besar

saya: to do point langsung, ( saya langsung tanya bagaimana prosedur pegambilan hadiahnya)

operator: hadiahnya nanti dikirim menggunakan pesawat, dikawal oleh polisi dan akan diwawancarai oleh RCTI begitu uajranya ( saya disuruh mengirimkan nama legkap dan alamat)

saya: langsung saya kirim aja tu, nama teman saya dan alamatnya.

beberapa saat kemudian ane telpon lagi menayakan prosedur administrasinya. ternyata kita disuruh mentransfer uang sebesar 3,6 jt untuk mengurus surat-surat tu mobil.

teet..kami senang sekali. itu situs kelihatanya resmi, mencantumkan banyak hal yang meyakinkan .

batas pengambilan hadiahnya 2 hari terhitung dari sekarang.

inilah kejanggalan yang saya temukan

    1. itu bukan situs resmi TOLKOMSEL
    2. Kenapa harus transfer uang duluan
    3. hasil selidik dari Internet yang mebahas tentang penipuan yang berkedok TELOKOMSEL

Akhir pesan saya .. cobalah para kompasianer selidiki ini situs penipuan apa enggak. Kalau saya mulai yakin ini penipuan TOTAL.

Sampai saat ini keyakinan saya dan teman saya sudah LENYAP.

Tags: telkomsel

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bertemu Prabowo, Jokowi Mulai Lawan Megawati …

Mas Wahyu | | 29 January 2015 | 15:02

Siapa Suka Ada Konflik KPK vs Polri? …

Syaripudin Zuhri | | 29 January 2015 | 12:26

Pihak Kepolisian Australia Dijadikan Kambing …

Ronny Noor | | 29 January 2015 | 13:27

Menyoal Masa Depan Guru Honorer …

Dadan Saepudin | | 29 January 2015 | 12:28

Animasi Populer, Anak-anak, dan Bahasa …

El Mahvudd | | 29 January 2015 | 15:04


TRENDING ARTICLES

Menafsir Para Penafsir Jokowi dan Tafsirnya …

Felix | 6 jam lalu

Jokowi Hati-hati dengan Rekomendasi Tim …

Mike Reyssent | 7 jam lalu

Maaf, Tedjo Bukan Saingan Pak Tarno …

Dean Ridone | 10 jam lalu

Buya Syafii Maarif, Sekarang The Real …

Hendi Setiawan | 12 jam lalu

Benny K. Harman, Hasto, dan Siluman Politik …

Susy Haryawan | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: