Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Mungkin ini Kedok Penipuan Terbaru (Mencatut TELKOMSEL)

REP | 01 May 2013 | 14:59 Dibaca: 655   Komentar: 2   0

Siang ini saya sempatkan main ke kos teman saya. sampai disana saya langsung oneline, bercanda ria sambil minum es. Beberapa saat kemudian ada sms masuk ke nomer TELKOMSELNYA.

Kurang lebih isinnya nonya mendapatkan hadiah ke-3 disertakan nomer PIN nya dan disuruh membuka situs dari telkomsel inilah situsnya :http://telkomselpin.wix.com/info#!services/ca4p

Tidak mau menunggu lama, langsung saya meluncur kesitus tersebut. disana memang tertera no PIN yang sama dengan yang ada di SMS. dengan hadiah ke-3 mobil AVANZA coy..

Awalnya saya sangat yakin sekali dan menelpon contact yang tertera di website itu, singkat cerita saya langsung telpon dan diangkat, kemudian saya konfirmasi lebih jauh bagaimana cara pengambilan hadiahnya.

inilah cuplikan pembicaraan kami, secara garis besar

saya: to do point langsung, ( saya langsung tanya bagaimana prosedur pegambilan hadiahnya)

operator: hadiahnya nanti dikirim menggunakan pesawat, dikawal oleh polisi dan akan diwawancarai oleh RCTI begitu uajranya ( saya disuruh mengirimkan nama legkap dan alamat)

saya: langsung saya kirim aja tu, nama teman saya dan alamatnya.

beberapa saat kemudian ane telpon lagi menayakan prosedur administrasinya. ternyata kita disuruh mentransfer uang sebesar 3,6 jt untuk mengurus surat-surat tu mobil.

teet..kami senang sekali. itu situs kelihatanya resmi, mencantumkan banyak hal yang meyakinkan .

batas pengambilan hadiahnya 2 hari terhitung dari sekarang.

inilah kejanggalan yang saya temukan

    1. itu bukan situs resmi TOLKOMSEL
    2. Kenapa harus transfer uang duluan
    3. hasil selidik dari Internet yang mebahas tentang penipuan yang berkedok TELOKOMSEL

Akhir pesan saya .. cobalah para kompasianer selidiki ini situs penipuan apa enggak. Kalau saya mulai yakin ini penipuan TOTAL.

Sampai saat ini keyakinan saya dan teman saya sudah LENYAP.

Tags: telkomsel

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 6 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 8 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 9 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 10 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Hanya Tontowi/Liliyana di Final Perancis …

Sapardiyono | 7 jam lalu

Pilih Steak Sapi New Zealand Atau Ramen …

Benny Rhamdani | 7 jam lalu

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | 8 jam lalu

50 Yacht Luar Negeri “Serbu” …

Mustafa Kamal | 9 jam lalu

Resiko Terlalu Banyak Informasi Diri di …

Opa Jappy | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: