Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Dodin

suka menolong & humoris

Teknik Melamar kerja dan Interview

OPINI | 01 May 2013 | 06:36 Dibaca: 209   Komentar: 0   0

1. Membuat surat lamaran ;

· Kertas berwarna netral

· Jenis dan ukuran font standar

· Ukuran kertas A4

· Surat lamaran dan daftar Riwayat Hidup diketik rapi, ringkas, dan jelas.

· Cantumkan posisi yag dituju

· Cantumkan tanggal surat dan tanda tangan

· Bahasa mudah dipahami

· Catumkan alamat Tempat tinggal

· Buat history/catatan pengiriman lamaran

· Kapasitas maksimum yang diperbolehkan/email

· Aplikasi standar Ms. Word, pdf

· Ukuran file dari scanner/image dibuat sekecil mungkin

2. Membuat Daftar Riwayat Hidup ;

· Personal data

· Pendidikan formal

· Pendidikan non formal/traning

· Keahlian khusus

· Pengalaman organisasi

3. Menerima panggilan kerja

· Menjawab telpon sopan dan senyum

· Catat dengan baik

· Nama penelepon

· Nama perusahaan

· Alamat perusahaan

· No. Telpon

· Contac person/orang yang harus ditemui

· Posisi yang ditawarkan

· Cari informasi jobdes dan perusahaan

· Survey lokasi

4. Sumberi nformasi dan lowongan

· Media cetak

· Internet

· Career center

· Network

· Agency

5. Melamar pekerjaan

· Melalui pos; alamat penerima dan pengirim jelas

· Melalu email ; pertimbangkan besar file, rutin membaca email

· Datang langsung keperusahaan

6. Memilih lowongan kerja

· Kesesuaian antara keadaan diri dengan persyaratan jabatan

· Sebaiknya tidak memaksakan diri untuk suatu jabatan

· Mencari informasi mengenai posisi yang akan dipilih

· Mencari informasi mengenai perusahaan pemberi kerja

7. Melamar kerja ;

· Surat lamaran

· Daftar Riwayat Hidup

· Fotocopy ijasah terakhir, transkip nilai, sertifikat, surat referensi

· Photocopy KTP

· Photocopy KK

· Photocopy SKCK

· Pas photo

well dress

pria maupun wanita harus mengenakan pakaian yang rapi dan sesuai dengan citra perusahaan tersebut. Sekali pun perusahaan itu bergerak di dunia komunikasi.

“Untuk wanita pakai kemeja rapi, jangan pakai jeans. Bawahan bisa rok atau celana atau mungkin stocking. Pakai riasan jangan berlebihan dan hindari memakai flat shoe. Pakailah high heel dengan hak yang tidak terlalu tinggi,” paparnya.

Being on time

saat interview penting bagi para pelamar untuk datang lebih awal. Menurut Maya, dengan datang lebih awal, para pelamar memiliki cukup waktu untuk mempersiapkan diri untuk menghadapi interview tersebut.
Datang lebih awal, jangan sekadar on time. Dengan datang lebih awal, kita punya waktu untuk menjernahkan pikiran dan menyiapkan diri. Interview itu paling penting.
tanpa disadari, jika kita merasa senang, maka saat berbicara di depan user akan lebih terarah dan meminimalisasi rasa grogi. “Dengan tenang, semua sensor dalam diri jadi harmonis. Sehingga saat wawancara cara bicara dan perasaan kita jadi lebih tenang.

Percaya diri

Saat sesi tanya jawab atau interview, rasa percaya diri alias pede memang harus dimiliki oleh para pelamar. Rrasa pede yang ditunjukkan harus dalam batas wajar.
Jangan merasa terlalu pede atau over pede. Atau justru merasa tidak pede. Khusus untuk profesi PR pede adalah karakter yang wajib dimiliki. Sharing pengalaman dengan pewawancara boleh tapi tidak perlu terlalu berlebihan,”

Tunjukan antusias

Yang tidak kalah penting dalam proses wawancara adalah menunjukkan rasa tertarik yang besar terhadap pekerjaan tersebut. Rasa ketertarikan yang tinggi itu, lanjutnya, dapat ditunjukan melalui cara duduk dan gesture tubuh ketika wawancara.

Duduk dalam posisi yang benar, yakni tetap tegak dan tidak menyandar. Tunjukkan lewat  gesture tubuh jika kita memiliki ketertarikan yang tinggi atas pekerjaan itu. Passion seseorang akan terpancar lewat mata yang berbinar serta cara bicara yang penuh semangat

Wanita berparas cantik itu menambahkan, untuk menunjukkan rasa antusiasme terhadap pekerjaan, kita bisa menyatakan ambisi dalam pekerjaan tersebut setelah lima tahun mendatang. “Dari situ user akan melihat apa kita benar-benar tertarik dengan pekerjaan itu dan bagaimana keinginan kita untuk terus mengembangkan kemampuan diri,” tandasnya.

Last impression

Ketika mendapat kesempatan untuk bertanya kepada user, jangan diam. Manfaatkan kesempatan tersebut untuk bertanya lebih mendalam tentang deskripsi pekerjaan, serta tujuan atau goal perusahaan itu di tahun mendatang agar kita mampu mempersiapkan diri.

Jangan nanya gaji sama user, itu urusan HRD. Tapi tanya program kerja atau goal perusahaan. Itu untuk menunjukkan kita memang sangat tertarik dengan pekerjaan tersebut.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 6 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 6 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 7 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 13 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

Air …

Hotman J Lumban Gao... | 7 jam lalu

Penguasaan Sumber Daya Strategis …

Kang Warsa | 7 jam lalu

Ironi Setalah Dialog Kerukunan dan …

Sapardiyono | 7 jam lalu

Kepercayaan untuk Pemimpin Baru …

Kasmui | 8 jam lalu

Revolusi dari Desa di Perbatasan …

Pepih Nugraha | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: