Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Amirsyah

Abdi Negara/Pelayan yg berpindah2 tugas di Nusantara. Artikel Penulis adalah pendapat pribadi, tidak mencerminkan instansi selengkapnya

Tips Lulus Sertifikasi Pengadaan Barang Jasa LKPP

OPINI | 02 May 2013 | 23:14 Dibaca: 12882   Komentar: 9   1

Menyenangkan membaca pengumuman hasil ujian sertifikasi dari website LKPP, karena ternyata nama saya tercantum sebagai salah satu peserta lulus ujian sertifikasi yang diadakan oleh LKPP. Dari 47 peserta ujian terdapat 32 peserta lulus dan 15 peserta tidak lulus.

Bagi saya pribadi, ujian sertifikasi di bulan April 2013 tersebut adalah pengalaman pertama mengikuti ujian sertifikasi yang dilaksanakan oleh LKPP. Sebenarnya tahun 2003 saya pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan pengadaan barang jasa pemerintah yang dilaksanakan oleh kantor pusat instansi saya selama 3 minggu yang diakhiri dengan ujian dan alhamdulillah lulus. Setelah itu tahun 2003 s.d. 2005 ditunjuk sebagai Sekretaris Panitia Pengadaan Barang dan Jasa saat bertugas di Jakarta. Bedanya pada masa itu pengadaan barang jasa pemerintah masih berpedoman pada Keputusan Presiden Nomor 80 Tahun 2003, sedangkan sekarang sudah berpedoman pada Peraturan Presiden No, 54 Tahun 2010 sebagaimana diubah beberapa bagian dalam Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012. Terdapat beberapa perubahan yang sangat mendasar dan berbeda dibanding sebelumnya.

Rasa penasaran dan keingintahuan terhadap perkembangan pengadaan barang jasa pemerintah yang sudah lama tidak saya ikuti karena tugas-tugas yang tidak terkait langsung, maka saya sangat senang dan langsung meng-iyakan saat ditawari oleh rekan kerja untuk mengikuti bimbingan teknis dan ujian sertifikasi pengadaan barang jasa yang difasillitasi oleh Biro Perlengkapan Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan. Akhirnya saya beruntung mendapatkan kesempatan untuk belajar pengadaan barang jasa dan langsung ikut ujian sertifikasi.

Berdasarkan pengalaman mengikuti bimbingan teknis selama 4 hari kerja (senin-kamis) dan ujian sertifikasi di hari jumatnya, maka saya mencoba memberikan tips agar dapat lulus ujian sertifikasi pengadaan barang jasa dari LKPP sebagai berikut:

Persiapan Ujian

  1. Setidaknya telah satu kali membaca sampai selesai Perpres No.54/2010 berikut perubahannya dalam Perpres No.70/2012.
  2. Membaca rangkuman Perpres 54/2010 dan Perpres 70/2012 terkait pengadaan barang jasa mulai dari perencanaan hingga penyelesaian kontrak. Bila tidak sempat merangkum sendiri, maka bisa membaca materi rangkuman yang banyak tersedia di internet.
  3. Latihan-latihan soal baik secara sendiri-sendiri maupun belajar bersama. Cukup banyak tersedia soal-jawab dan pembahasan terkait ujian sertifikasi pengadaan barang jasa baik di buku-buku maupun dapat diunduh dari internet.
  4. Ujian Sertifikasi adalah ujian open book, peserta dapat membuka buku untuk mencari jawaban namun hanya buku terkait peraturan pengadaan barang jasa dan modul-modul pengadaan barang jasa yang boleh dibawa. Latihan soal dan jawabannya tidak diperbolehkan untuk dibawa. Tandai materi-materi penting dalam buku tersebut agar mudah ditemukan saat dibutuhkan.
  5. Istirahat yang cukup sebelum ujian.

Saat Ujian

  1. Ikuti semua petunjuk dari pengawas/panita ujian yang merupakan petugas dari LKPP.
  2. Jawaban soal-soal ujian sertifikasi dituangkan dalam formulir khusus yang diisi menggunakan pensil 2B. Menuangkan jawaban dalam ujian sertifikasi ini lebih nyaman karena peserta tidak harus mengarsir hitam bulatan-bulatan jawaban secara penuh, peserta cukup membuat tanda silang pada lingkaran jawaban. Hal ini memungkinkan karena sistem scanner dari LKPP sangat canggih sehingga bisa mendeteksi jawaban peserta tanpa harus menghitamkan seluruh lingkaran. Bahkan pengawas ujian dari LKPP menyatakan boleh saja menggunakan pena karena scanner juga dapat membacanya, namun kelemahannya tidak bisa dihapus untuk memperbaiki jawaban. Hal ini benar-benar membantu saya karena kelemahan saya adalah tidak bisa mengarsir secara penuh bulatan jawaban karena selalu keluar area dan membuat tangan menjadi sangat pegal.
  3. Terdapat 90 soal yang harus diselesaikan selama 120 menit. Soal-soal tersebut terbagi atas 3 bagian yaitu: No. 1-25 soal benar/salah, jawaban benar (+2). No. 26-80 soal pilihan ganda, jawaban benar (+3). No. 81-90 soal pilihan ganda (kasus-kasus pengadaan), jawaban benar (+4).Tidak ada pengurangan nilai terhadap jawaban yang salah.
  4. Jawablah terlebih dahulu soal-soal yang bernilai 4 karena bila banyak benarnya maka nilai akan semakin besar dan kemungkinan lulus juga semakin besar. Jangan terpaku dengan soal-soal yang sulit karena akan membuang waktu. Tinggalkan soal-soal yang sulit untuk dicari jawabannya di buku yang telah kita bawa. Ingat! Waktu yang disediakan sangat terbatas! Selanjutnya selesaikan soal yang bernilai 3 lalu soal-soal yang bernilai 2.
  5. Setelah sebagian besar dijawab, maka pindahkan terlebih dahulu ke lembar jawaban agar tidak terlupa. Ingat! Tidak perlu diarsir bulatan sampai penuh, cukup disilang saja untuk menghemat waktu!
  6. Selanjutnya konsentrasi menjawab soal-soal sulit yang tersisa dengan membuka buku atau modul yang telah kita tandai. Meskipun ujian bersifat open book, namun jangan sampai kita mengandalkan buku untuk menjawab banyak soal karena akan menyita waktu sementara sangat banyak soal yang harus diselesaikan!
  7. Pengalaman penulis, dalam mengerjakan soal ujian dengan cara ini, masih tersisa waktu sekitar 20an menit dengan sekitar 5 soal tersulit yang belum mendapatkan jawaban. Masih tersedia cukup waktu untuk menyelesaikan soal-soal tersebut dan juga mengecek bebeberapa jawaban yang masih meragukan lalu merubahnya bila memang dirasa kurang tepat.
  8. Dalam ujian sertifikasi ini tidak ada pengurangan nilai terhadap jawaban yang salah. Jadi jangan sampai tidak menjawab satu soal pun walau kita tidak tahu apa jawabannya. Siapa tahu kita beruntung dengan menebak jawaban yang benar dan dapat menambah point untuk memenuhi syarat kelulusan. Namun jangan jadikan hal ini sebagai kebiasaan apalagi andalan!
  9. Syarat kelulusan adalah bila kita bisa mendapatkan point 65% dari seluruh point yang disediakan.

Penutup

Bila belum lulus, maka jangan berkecil hati. Jadikan hal ini sebagai kelulusan yang tertunda. Kita masih dapat mengikuti ujian sertifikasi berikutnya dengan persiapan yang lebih mantap dan telah memiliki pengalaman yang berharga.

Setelah lulus ujian sertifikasi (diumumkan paling cepat 15 hari kerja setelah ujian di website LKPP), jangan pernah berpuas diri. Selalu ulang materi-materi yang ada baik dalam buku-buku peraturan, modul-modul, studi kasus pengadaan dan latihan-latihan soal. Kita juga bisa mencermati dinamika proses pengadaan barang jasa pemerintah yang terjadi sehari-hari dari berbagai media. Makin banyak kita belajar dan makin sering kita melaksanakan tugas terkait pengadaan barang jasa maka makin meningkatkan kemampuan dan keahlian yang akan meminimalkan terjadinya kesalahan-kesalahan ataupun akan sangat berguna saat menghadapi permasalahan-permasalahan pengadaan barang jasa pemerintah.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HIGHLIGHT

Humor Pengantin Antar Negara (Bagian-1) …

Lin Halimah | 7 jam lalu

Solusi Kenaikan BBM …

A. Jauhar Fuad | 7 jam lalu

Mari Menulis… …

Nazarnurdin | 8 jam lalu

Agung Laksono Peduli Peningkatan SDM …

Agung Laksono Berka... | 8 jam lalu

BBM Menguji Dua Kapasitas Kepemimpinan …

Jusman Dalle | 8 jam lalu

Kurikulum 2013, …

Iefa Waisaleh | 8 jam lalu

Charity “Care to Share” - Aiesec …

Lidya Charolina | 8 jam lalu

Pro Duta, Persikabo & Psis Pertarungan …

Pallas Athena | 8 jam lalu

Kebijakan Yang Tidak Cantik, Tapi Menarik …

Ratusiti | 8 jam lalu

Dunia adalah Halaman Terakhir Doaku …

Abdee As | 8 jam lalu

Menjaga Nyala Api Harapan Rakyat …

Ferlando Jubelito S... | 8 jam lalu

Si Cantik di Pulau Seram - Teluk Sawai …

Elvi Bandanaku | 8 jam lalu

Membumikan Fungsi Ke(polisi)an Dalam …

Muhammad Nasir | 8 jam lalu

Wacana Partai Lokal di Papua: Demokrasi atau …

Hamid Ramli | 8 jam lalu

Keterbukaan Informasi Publik di Aceh Masih …

Baihaqi | 8 jam lalu

Siapapun Presidennya, Semoga Yang …

Handarbeni Hambegja... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: