Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Agung Wibowo

Masih belajar menulis, mencurahkan isi pikiran, buat perkembangan diri sendiri, jika bermanfaat bagi orang lain, selengkapnya

Meningkatkan Produktivitas dengan Suasana Kerja yang Harmonis.

OPINI | 03 May 2013 | 22:46 Dibaca: 353   Komentar: 0   0

Tidak bisa dipungkiri bahwa suasana kerja yang harmonis akan berbanding lurus dengan produktivitas yang tinggi dari setiap karyawan. Begitu juga sebaliknya. Hal itulah yang mau tidak mau harus disadari dan dimengerti sepenuhnya oleh para pemegang keputusan di setiap perusahaan. Tak terkecuali di perusahaan dimana penulis bekerja selama ini.

Di momen meeting tahunan yang lebih dikenal sebagai Kick Off meeting, tema utama yang disampaikan adalah tentang hubungan antara perusahaan dan karyawan. Dalam hal ini berarti ada juga peran dari serikat pekerja yang ada di perusahaan. Berulang kali kalimat suasana kerja dan hati yang panas ( baca : hangat) keluar dari mulut sang pimpinan tertinggi.

Tampaknya kesadaran akan pentingnya peningkatan sumber daya manusia dan produktivitas yang tinggi mulai meningkat diperusahaan. Walaupun harus sedikit dipaksa dengan situasi perekonomian dunia yang cenderung lesu sehingga membuat perusahaan harus berpikir ulang bagaimana strategi untuk bertahan. Dan tahun ini yang dipilih adalah bagaimana meningkatkan suasana pekerjaan menjadi lebih baik, hangat dan nyaman bagi para karyawan.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghangatkan suasana kerja. Berikut beberapa item yang menurut penulis bisa dilakukan.

1. Jadikan tempat bekerja sebagai rumah yang kedua.

Bagi sebagian besar orang rumah adalah tempat untuk kembali setelah beraktivitas diluar yang menguras tenaga. Di rumah ada anggota keluarga yang saling mendukung ketika sedang susah maupun senang. Dirumah juga segala masalah yang tidak berhubungan langsung dengan keluarga untuk sementara tidak boleh dibahas, sehingga bisa fokus.

Begitu juga seharusnya tempat kita bekerja, harus dijadikan rumah kita yang kedua. Saling mendukung saling menyemangati dan fokus dengan urusan pekerjaan. Dengan menjadikan area pekerjaan sebagai rumah yang kedua, akan tercipta suasana kerja yang nyaman. Persis seperti kondisi yang ada dirumah kita masing masing.

2. Keadilan bagi semua karyawan

Setiap orang pasti senang jika diperlakukan adil. Begitu juga setiap karyawan didalam perusahaan. Adil disini berarti memberikan reward dan punishment sesuai dengan apa yang dilakukan. Gaji yang sesuai dengan tanggung jawab pekerjaan. Serta hukuman yang tegas dan tidak pandang bulu untuk setiap karyawan yang melakukan kesalahan.

Tidak boleh ada lagi orang orang yang bekerja biasa saja mempunyai gaji yang lebih tinggi dari orang-orang yang bekerja keras. Dengan kondisi tersebut suasana nyaman akan tercapai plus memacu kinerja karyawan lebih baik lagi. Karena jika tidak mereka akan tersingkir dari persaingan.

3. Meningkatkan komunikasi di tempat kerja

Cara sederhana meningkatkan komunikasi bisa dilakukan dengan memperbanyak pertemuan informal diluar kantor. Lakukan dalam suasana yng santai, tidak ada beban dan secara rutin. Disinilah tempat berkomunikasi yang paling efektif. Bentuk seperti arisan bulanan atau silaturahmi bulanan perlu untuk dijadikan salah satu cara untuk lebih mempererat kerjasama. Imbasnya dilingkungan pekerjaan, hubungan yang terjalin akan lebih erat.

Ketiga hal diatas perlu untuk dicoba dilingkungan organisasi yang memiliki bemacam karakter orang. Menghangatkan suasana kerja harus didasari oleh semangat indiividu untuk berubah menjadi lebih baik. Dengan itu semua niscaya suasana kerja yang nyaman akan terjalin dan hubungan antar karyawan yang sehat bisa terwujud.

Lippo Cikarang. 24/April 2013 23.21

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kampanye Wisata Thailand’s Best …

Olive Bendon | | 28 July 2014 | 16:49

Lebaran di Jerman dengan Salad …

Gitanyali Ratitia | | 29 July 2014 | 16:53

Membuat Hidangan Lebaran di Moskow (Jika …

Lidia Putri | | 28 July 2014 | 17:08

Visa on Arrival Turki Dihapus? …

Sifa Sanjurio | | 29 July 2014 | 06:03

Memilih Tempat yang Patut di Kunjungi, Serta …

Tjiptadinata Effend... | | 29 July 2014 | 19:46


TRENDING ARTICLES

Pijat Ala Dubai International Airport …

Ardi Dan Bunda Susy | 28 July 2014 23:45

Jangan Terlalu Berharap Banyak Pada Jokowi …

Bambang Srijanto | 28 July 2014 22:40

Berlebaran Tetap Gaya dengan Kaos Kompasiana …

Topik Irawan | 28 July 2014 21:13

Jangan Nanya Panci ke Polisi Amerika …

Usi Saba Kota | 28 July 2014 18:24

” Dari Tahun Ketahun Tak Pernah …

Rere | 28 July 2014 13:56

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: