Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Tri Hatmoko

Penikmat music kroncong, campur sari dan pop jawa.

Perceraian, Apa Pun Gayanya Tetaplah Meluka!

OPINI | 07 May 2013 | 12:56    Dibaca: 180   Komentar: 0   0

Satu lagi pasangan artis mengabarkan kepada publik bahwa mereka sedang mengurus proses perceraian, Harry Capri dan  Camelia Malik. Pasangan yang terlihat sudah cukup berumur ini, gagal mempertahankan biduk rumah tangganya menyusul artis - artis lain yang mengalami nasib yang sama.

Air mata kesedihan ke dua insan ini tak kuasa ditahan,  saat memberitahukan kepada publik yang memperlihatkan betapa sakit dan terlukanya hati mereka. Mereka tak malu, mereka berani jujur, itulah mereka dua insan yang sedang sakit dan terluka. Mereka tak mampu lagi menutup dengan kemampuan akting, seperti profesi yang ditekuninya.

Kita juga pernah melihat, pasangan artis yang berusaha untuk menyelesaikan proses perceraiannya dengan begitu sulit dan rumit. ‘Pertempuran’ itu bahkan sampai di pengadilan. Dua - duanya merasa paling benar. Hak - hak ke dua belah pihak pasca pengesahan perceraian pun terlihat begitu rumit. Bahkan sampai ada yang harus menempuh seluruh proses hukum yang tersedia.

Namun pada kesempatan lain, kita juga pernah melihat, pasangan yang mengumumkan bahwa bahtera rumah tangga yang mereka bangun telah ‘pecah’ dengan gaya berbeda. Mereka dengan tenang dan emosi terjaga berbicara kepada media. Mempertontonkan sikap mesra, seolah - olah mereka sesungguhnya masih saling menyayangi. Dan membangun kesan, bahwa mereka telah berpisah dengan sangat baik dan tanpa menyakiti satu sama lain.

Namun apakah memang demikian senyatanya. Pastinya tidak! Kalau pasangan suami istri harus sampai pada titik di mana diambil pilihan untuk berpisah, pastilah telah melewati proses yang panjang. Perbedaan pendapat, perselisihan, percekcokan telah mereka alami dan tak menemukan solusi.  Jalan buntu yang selalu mereka dapatkan. Tak ada pilihan yang bisa dijalani bersama.  Memilih jalan masing - masing adalah pilihannya.

Seperti kata Khalil Gibran, sebagaimana cinta memahkotahimu, demikian juga dia akan menyalibmu, maka kesedihan dan air mata duka terlahir saat perpisahan,  sebagai hukum alam yang menyeimbangkan saat keriaan dan suka cita pernikahan.

Maka seperti apapun gaya mereka di depan media, perceraian tetaplah menyakitkan dan melukai batin. Mereka adalah orang - orang yang gagal dan terluka. Kejujuran yang tampilkan oleh pasangan Harry Capry dan Camelia Malik patutlah diapresiasi.  Mereka tidak malu. Mereka memilih jujur. Itulah mereka yang gagal dan terluka. Kejujuran mereka bisa menjadi cermin bagi kita semua, agar tak gagal dan menjadi manusia terluka dengan merawat dan terus menjaga biduk - biduk rumah tangga kita masing - masing.

Seperti kata si bijak, merawat dan menjaga sangatlah  jauh lebih sulit dari pada membangun dan memulai, benarlah adanya.  Saat pernikahan - pernikahan dirancang semakin hebat, meriah dan penuh suka cita kegembiraan, bersiap dan waspadalah, sebab kesakitan dan kesedihan terdalam terus mengintai dan siap menikam.  Maka mari kita bersyukur saat kita masih bisa bercermin, agar semangat menjaga dan merawat perkawinan kita semakin total dan sungguh - sungguh, agar kita  tidak menjadi orang yang gagal dan terluka.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sudut Perempuan Dalam Iklan Rokok …

Bai Ruindra | | 25 May 2015 | 15:54

Suksesnya Pagelaran Malang Youth Day 2015 …

Mbah Ukik | | 25 May 2015 | 18:28

[Nangkring] Bedah Copa América 2015 Bersama …

Kompasiana | | 25 May 2015 | 18:23

Menjaring Ide ala Cita Citata, Deep Purple …

Rumahkayu | | 25 May 2015 | 18:59

[Blog Competition] Selfie Moment …

Kompasiana | | 18 May 2015 | 17:04


TRENDING ARTICLES

Saat Timnas Menanti Deadline FIFA, Thailand …

Achmad Suwefi | 11 jam lalu

Terobsesi Menulis Hingga Lupa Anak Istri …

Tjiptadinata Effend... | 15 jam lalu

Wacana Menristek Opsionalkan Skripsi, Kabar …

Liafit Nadia Yuniar | 16 jam lalu

Cara Mudah Mendeteksi Gelar Palsu …

Ronny Noor | 16 jam lalu

Beras Plastik Buatan PDIP, KMP atau Mafia …

Imam Kodri | 17 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: