Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Saro

Belajar adalah kebutuhan , mengajar merupakan pengabdian.

Pesan Singkat Tentang Uje yang Merusak Keimanan

HL | 09 May 2013 | 09:57 Dibaca: 4058   Komentar: 23   1

13680751811994907968

Ilustrasi/Admin (Tri Lokon)

Peristiwa meninggalnya Ustadz Uje memang menjadi pembicaraan hangat akhir-akhir ini. Beliau sangat dikagumi. Ribuan orang menangisi kepergiannya. Segala sesuatu yang berhubungan dengan kematian ustadz gaul itu menjadi pusat perhatian. Pohon yang ditabrak sepeda motor yang dikendarai ustadz itu pun banyak dikunjungi orang. Banyak orang menghadiri acara takziyah mengenang beliau.

Nah, ini masih berhubungan dengan kematian ustadz Uje. Kemarin ponsel saya menerima pesan singkat dari nomor tak dikenal yang isinya menyinggung ustadz Uje. . Sebagian teks dari isi pesan singkat itu tidak dimuat. Mungkin karena isi pesan singkat itu panjang sehingga melebihi batas jumlah karakter yang dapat dimuat dalam 1 pesan singkat.

Isi pesan singkat itu seperti ini: “Ass. Wr. Wb. Tolong jgn dihapus sms ini dri pipik, istri almrhum uje prnah bermimpi ktmu uztads jefri albuchori beliau berpesan kuatkan akidah dlm ibadah. K*sebagian teks hilang* dan bila tidak disebarkan maka kamu akan menemukan kesulitan yang tidak henti2nya (demi Allah terbukti).

Kejadian menerima pesan singkat yang isinya seperti ini bukan untuk yang pertama kalinya dialami. Bukan Cuma lewat pesan singkat saja. Beberapa waktu lalu juga ada surat yang berisi kabar tentang mimpi penjaga makam nabi Muhammad yang bertemu dengan nabi Muhammad. Dalam surat itu dikatakan bahwa nabi berpesan kepada penjaga makam untuk menyampaikan pesan agar umat manusia berbuat kebajikan. Dalam pesan itu ada anjuran agar surat itu disebarluaskan kepada orang lain agar mendapat keselamatan dan beberapa kesaksian orang yang mendapat musibah atau kecelakaan karena mengabaikan surat itu.

Kembali kepada isi pesan singkat yang masuk ke ponsel kemarin sore itu. Inti dari pesan singkat itu adalah agar kita menyebarkan isi pesan singkat itu kepada orang lain. Kalau kita menyebarkannya kita akan mendapatkan keselamatan, sedangkan jika kita mengabaikan dan tidak mengirimkan kembali pesan singkat itu kepada orang lain maka kita akan mengalami kesulitan, kesusahan, atau tertimpa musibah.

Isi pesan singkat itu tentu saja adalah palsu. Kebenarannya sangat diragukan. Berita bahwa Pipik istri Ustadz Uje bermimpi seperti itu bohong belaka.

Pesan singkat seperti ini pastilah dikirim bukan tanpa tujuan. Pesan singkat ini tentulah dikirim dengan tujuan merusak iman penerimanya. Hanya orang fasiklah yang mengirim pesan seperti itu.

Bagaimana kita menyikapi pesan singkat seperti ini? Allah memerintahkan kepada orang-orang yang beriman apabila menerima kabar dari orang fasik untuk memeriksa dengan teliti kabar itu agar tidak menyesal. Kita perlu berhati-hati menerima kabar dan jangan mengikuti begitu saja ajakan yang akibatnya bisa sangat fatal. Isi pesan singkat itu secara tersirat mengajak kita untuk meyakini bahwa kita akan mendapatkan manfaat berupa keselamatan apabila mengirimkan kembali pesan singkat itu kepada orang lain dan akn mendapatkan kesulitan atau tertimpa musibah bila kita mengabaikannya. Kita diajak untuk meyakini bahwa selain Allah masih ada hal lain yang dapat memberikan keselamatan atau pun kesusahan.

Marilah kita menjaga keimanan kita dengan hanya meyakini bahwa Allah sajalah yang dapat mendatangkan keselamatan atau pun kesusahan kepada umat manusia.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Real Madrid 1 – 0 Bayern Muenchen …

Arnold Adoe | | 24 April 2014 | 04:37

Pojok Ngoprek: Tablet Sebagai Pengganti Head …

Casmogo | | 24 April 2014 | 04:31

Rp 8,6 Milyar Menuju Senayan. Untuk Menjadi …

Pecel Tempe | | 24 April 2014 | 03:28

Virus ‘Vote for The Worst’ Akankah …

Benny Rhamdani | | 24 April 2014 | 09:18

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Nasib Capres ARB (Ical Bakrie) dan Prabowo …

Mania Telo | 3 jam lalu

Provokasi Murahan Negara Tetangga …

Tirta Ramanda | 4 jam lalu

Aceng Fikri Anggota DPD 2014 - 2019 Utusan …

Hendi Setiawan | 4 jam lalu

Prabowo Beberkan Peristiwa 1998 …

Alex Palit | 8 jam lalu

Hapus Bahasa Indonesia, JIS Benar-benar …

Sahroha Lumbanraja | 10 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: