Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Bung Robert's

Orang awam yang suka belajar dan belajar....

SK DIRJEN : Kok, Tahu Kamu?

OPINI | 12 May 2013 | 02:40    Dibaca: 340   Komentar: 0   0

SK DIRJEN, selanjutnya saya singkat saja dengan SKD, adalah benda mati yang sangat berharga dan bertuah untuk kurun waktu satu tahun bagi seorang guru yang telah berhasil menjalani tahapan-tahapan yang sangat-sangat melelahkan karena banyak mengeluarkan pikiran dan tenaga untuk mendapatkan tunjangan profesi. Sayangnya, terakhir ini masih banyak guru yang mengeluh bahkan mungkin menangis dalam hati karena hingga tulisan ini dibuat belum menerima copy SKD yang telah dileges dinas terkait di daerah itu. Tidak terbitnya SKD ditenggarai oleh tidak akuratnya DAPODIK yang dikerjakan oleh operator sekolah.

Seperti diceritakan oleh seorang sahabat sebut saja namanya Rudi. Pada awal medio April yang lalu, Rudi bersama sejumlah rekannya di satu unit tugas mengajar hingga saat ini belum mendapatkan SKD, sedangkan rekan seprofesinya dilain sekolah murni kebagian SKD. Bukan main marahnya Rudi kepada operator sekolah yang mengaku sudah memperbaiki DAPODIK secara OL. Tapi, dua minggu kemudian ketika Rudi¬† “mengintip” web P2TK di internet temannya ternyata Info Data PTK-nya belum juga valid. Dia pun langsung menelpon “komandannya”. Apa jawab si komandan?¬† “Loh, kok tahu kamu? Kalau begtu perbaiki aja sendiri!” Astaga!!! Jawaban apa ini? Ga lucu, akh! Di mana tanggung jawab komandan dan operator sekolah? Kalau memang belum paham IT ya, mbok jangan malu dong bertanya kepada operator sekolah yang sudah mapan IT. Kasihan tuh “anak buahnya” kalau sempat gagal mendapatkan SKD sebagai syarat mutlak untuk memperoleh tunjangan guru, apalagi batas waktu perbaikan dapodik sampai akhir Mei tahun ini.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mendadak Bangka …

Sam Leinad | | 24 May 2015 | 19:38

Pedenya NET TV …

Iwan Permadi | | 24 May 2015 | 16:52

[Blog Competition] Ceritamu bersama …

Kompasiana | | 08 May 2015 | 18:25

Mau Jadi Kaya? Pikirkan Telebih Dulu secara …

Tjiptadinata Effend... | | 24 May 2015 | 20:04

KAA ke-60, Bandung Mendadak Bahagia …

Kompasiana | | 24 May 2015 | 18:15


TRENDING ARTICLES

Kisruh Golkar Senjata Jusuf Kalla, Petral …

Ninoy N Karundeng | 14 jam lalu

Lecehkan Ras Sunda, Color Run Subang Dicekal …

Jadiah Upati | 14 jam lalu

Beras Platik: Teror untuk Siapa? …

Gatot Swandito | 15 jam lalu

Rekayasa Hadi, Negara Rugi 2 Triliun, KPK …

Imam Kodri | 21 jam lalu

Presiden Jokowi Menerima Gratifikasi Batu …

Gunawan | 23 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: