Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

10 Orang yang Dijamin Masuk Surga

REP | 14 May 2013 | 13:19 Dibaca: 2121   Komentar: 9   3

Tentu kita pernah mendengar ada 10 orang sahabat Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم yang dijamin pasti masuk ke dalam surga di masa hidup mereka. Nama-nama mereka tersebut di dalam hadits yang shahih berikut ini:

عن عبد الرحمن بن عوف قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: أبو بكر في الجنة وعمر في الجنة وعثمان في الجنة وعلي في الجنة وطلحة في الجنة والزبير في الجنة وعبد الرحمن بن عوف في الجنة وسعد في الجنة وسعيد في الجنة وأبو عبيدة بن الجراح في الجنة

“Dari Abdurrahman bin ‘Auf, dia berkata: Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: Abu Bakr di surga, Umar di surga, Utsman di surga, Ali di surga, Thalhah di surga, Az Zubair di surga, Abdurrahman bin ‘Auf di surga, Sa’d di surga, Sa’id di surga, dan Abu Ubaidah ibnul Jarrah di surga.” (HR Tirmidzi)

Jadi,  mereka adalah:

1. Abu Bakr Ash Shiddiq

2. Umar bin Khaththab

3. Utsman bin Affan

4. Ali  bin Abi Thalib

5. Thalhah bin Ubaidillah

6. Az Zubair bin ‘Awwam.

7. Sa’d bin Abi Waqqash

8. Abdurrahman bin ‘Auf

9. Sa’id bin Zaid

10. Abu Ubaidah ibnul Jarrah

Namun, pertanyaannya adalah siapakah di antara mereka yang sosoknya disinggung dalam Al-Quran?

[السُّؤَالُ]

ـ[من هم المبشرون بالجنة الذين وردت أسماؤهم بالقرآن الكريم وما هي الآيات التي ذكرت أسماؤهم؟]ـ

Pertanyaan:

Siapa di antara orang-orang yang diberi kabar gembira akan masuk surga yang namanya disebutkan dalam Al-Quran? Dan ayat apa yang menyebutkan nama mereka?

[الفَتْوَى]

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد:

Jawaban:

Segala puji bagi Allah dan semoga shalawat serta salam tercurah atas Rasulullah. Waba’du:

فلم يذكر في القرآن أحد من العشرة المبشرين بالجنة باسمه وقد ورد الحديث في سورة الليل عن أبي بكر دون ذكر اسمه صراحة قال تعالى: (وسيجنبها الأتقى الذي يؤتي ماله يتزكى وما لأحد عنده من نعمة تجزى إلا ابتغاء وجه ربه الأعلى ولسوف يرضى) . [الليل: 17-21] ، والمقصود أبو بكر رضى الله عنه،

Tidak disebutkan dalam Al-Quran nama seorang dari 10 orang yang dikabarkan masuk surga namun ada pembicaraan dalam surat Al-Lail tentang Abu Bakar tanpa menyebutkan namanya. Allah berfirman: {Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka itu, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkannya, padahal tidak ada seseorangpun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya, tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keridhaan Tuhannya yang Maha tinggi. Dan kelak ia benar-benar mendapat kepuasan.} (QS. Al-Lail: 17-21)

Maksudnya yaitu Abu Bakar رضى الله عنه.

وقوله تعالى: (ولا يأتل أولو الفضل منكم والسعة أن يؤتوا أولي القربى) . [النور: 22] ، المقصود بها أبو بكر رضى الله عنه،

Dan juga firman-Nya: {Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat(nya), orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan hendaklah mereka mema’afkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, }(QS. An-Nur: 22) maksudnya yaitu Abu Bakar-semoga Allah meridainya.

وقال تعالى: (ثاني اثنين إذ هما في الغار إذ يقول لصاحبه لا تحزن) . [التوبة: 40] ، وهو أبو بكر رضي الله عنه مع النبي صلى الله عليه وسلم وهو المقصود بالصاحب هنا. ومن المبشرين بالجنة أصحاب بيعة الرضوان وأهل بدر قال تعالى: (ولقد رضي الله عن المؤمنين إذ يبايعونك تحت الشجرة فعلم ما في قلوبهم) . [الفتح: 18] ، والله تعالى أعلم.

Dan firman-Nya: {Dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu Dia berkata kepada temannya: janganlah engkau sedih} (QS. At-Taubah: 40) yang dimaksud adalah Abu Bakar رضي الله عنه bersama Nabi صلى الله عليه وسلم dialah yang dimaksud dengan ‘temannya’ dalam ayat tadi.

Dan Abu Bakar selain orang yang dikabarkan masuk surga termasuk pula orang-orang mengikuti Baiatur Ridhwan dan orang yang mengikuti perang Badar. Allah تعالى berfirman: {Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon, Maka Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka. }(QS. Al-Fath: 18)

Wallahu a’lam

Sumber: http://fatwa.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=1508

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pengalaman Masa Kecil Membuat Ahok Jadi …

Hendra Wardhana | | 23 November 2014 | 22:44

Gonzales, ‘Kartu Truf’ Timnas …

Achmad Suwefi | | 24 November 2014 | 09:32

Jaringan Buruh Migran Indonesia di Hong Kong …

Ida Royani | | 24 November 2014 | 05:47

Penerbitan Sertifikat Keahlian Pelaut (COP) …

Daniel Ferdinand | | 24 November 2014 | 06:23

Olahraga-olahraga Udara yang Bikin Ketagihan …

Dhika Rizkia | | 11 November 2014 | 13:41


TRENDING ARTICLES

Putra Presiden Konsumsi Babi …

Muhammad Armand | 4 jam lalu

Musni Umar: Bunuh Diri Lengserkan Presiden …

Musni Umar | 8 jam lalu

Baru 24 Tahun, Sudah Dua Kali Juara Dunia! …

Jimmy Haryanto | 10 jam lalu

Momentum Pencabutan Subsidi BBM, Memicu Dua …

Dwi Hartanto | 10 jam lalu

Hebohnya yang Photo Bareng Pak Ahok di …

Fey Down | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Komitmen Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca …

Ervina Dwi Indrawat... | 8 jam lalu

Butuh Rahma Azhari untuk Bekuk Filipina? …

Arief Firhanusa | 8 jam lalu

Di Papua 1 Desember Akan Diperingati Hari …

Albert Giay | 8 jam lalu

Revolusi dari Desa: Jangan Ada Lagi Tikus …

Wicahyanti Pratiti | 8 jam lalu

Sayang Tidak Ada Pembicara Olahraga di …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: