Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Khairul Aripin

Mahasiswa aktif Teknologi Pengolahan Kelapa Sawit dan Turunannya di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Jogja. Menulis selengkapnya

Pengalaman Mengikuti Seminar Shortcut to English Mastery (STEM) System

ENG | 18 May 2013 | 10:56 Dibaca: 471   Komentar: 1   1

13688492921284409724Sabtu tepatnya pada 11 mei 2013, menjadi pengalaman luar biasa yang saya dapatkan setelah mengikuti seminar STEM-belajar bahasa inggris menggunakan otak kanan. Bermodalkan dengan tike dibayari oleh dosen, akhirnya saya dan hamka bisa menghadiri seminar belajar bahasa inggris dengan otak kanan gratis alias free.

Sebenarnya ini bukan kali pertama saya belajar bahasa inggris, namun ini pengalaman pertama bagaimana mendapatkan shortcut (cara cepat) untuk bisa berbahasa inggris. Bahkan sebenarnya masih ada pertemuan lanjutan lagi untuk mengetahui ­trik cepat mempelajari dan mudah berbahasa inggris. Tentu, saya tidak merekomendasikan anda untuk mengikuti seminar ini. informasi ang saya dapat untuk bisa mengikuti seminar pertama harus merogoh koncek sebesar Rp 500.000,-/orang. Kalau mau mengikuti pertemuan lanjutannya anda harus merogoh koncek lebih dalam lagi, sebensar Rp 2.500.000,-/orang. Namun akan mendapat kortingan jika membeli tiket pada hari itu setelah mengikuti seminar pertama, apalagi jika membeli tiket untuk berpasangan. Uang yang harus dirogoh sedikit murah Rp 1.500.000,-/orang. Karena pihak STEM memberikan informasi bahwa pertemuan selanjutnya akan berlangsung intensif berpasangan selama 2 hari.

Sekali lagi saya tidak merekomendasikan anda untuk mengikutinya. Lho?? Kok bisa? Sedangkan saya dan teman saya mengikutinya? Hehee itu karena gratis kawan.. tapi tidak ada salahnya jika anda berminat untuk menguatkan kemampuan berbasaha inggris untuk anak-anak anda atau bahkan anda sendiri untuk kepentingan pekerjaan atau untuk kepentingan yang lainnya. Karena saya fikir untuk merogoh uang segitu banyaknya, namun jika tidak didapatkan hasilnya bagaimana. Ya, itu si resiko. Karena sejatinya kemampuan kita berbahasa inggris disebabkan oleh kita sendiri. Kita mau atau tidak. Diseminar itu hanya diberitahukan bagaimana atau cara cepat untuk berbahasa inggris. Sedikit nanti saya share kepada anda semua.

Shortcut bisa berbahasa inggris

Pemateri atau trainernya bernama Mr. Suryanto HR. Beliau lulusan STEI TAZKIA Bogor jurusan bisnis. Saya kurang mendapat informasi tentang beliau. namun yang jelas beliau mengambil jurusan bisnis sewaktu kuliah.

Ngga nyambung bukan? Seorang bisnisman berubah haluan menjadi seorang trainer cara cepat berbahasa inggris. Namun yang pasti ngga aneh bukan, itu hal biasa. Bahkan ada seorang pengusahan yang berlatar belakang dokter. Adalagi seorang pengusaha, politikus sekaligus seorang ulama besar yang berlatar belakang pengolahan pangan. Sengaja saya tidak menyebut namanya karena bukan itu substasinya. Namun, pekerjaan itu belum tentu sesuai dengan latar belakang kita. Karena kita tidak tahu kedepan saya akan jadi apa, ya kita hanya bisa merencakannya. Allah tetap yang punya Kuasa atas makhluk-Nya. Tapi, apakah anda sadar bahwa Mr. Suryanto bisa berbahasa inggris dengan lancar walau beliau mengambil jurusan bisnis saat duduk dibangku kuliah. Ini artinya belajar bahasa inggris dan berbahasa inggris itu bisa dipelajari, everyone. Tidak sulit, namun juga tidak mudah. Mari kita bahas lebih dalam lagi.

Diawal slidenya beliau memberikan quotes, “To learn fast and effective you have to see it, hear it adn feel it”. Indah bukan. Baca, resapi dan bayangkan kebenarannya. Hehee terkadang memang sulit mengungkapkan dengan kata-kata apa yang salah denngan otak kita. Apa memang bebal atau memang seperti apa. Untuk belajar bahasa inggris saja bertahun-tahun. Coba bayangin kalau anda mau menghitung berapa tahun anda belajar bahasa inggris. Mungkin dari SD hingga menjadi mahasiswa atau sejak PAUD atau TK. Sudah berpa tahunkah anda belajar bahas inggris? 10 tahun, 12 tahun, 14 tahun atau bahkan lebih. Mana hasilnya? Sudah bisa berbahasa inggris belum?

Hehee beliau menanyakan hal ini saat pertama kali. Memang lucu kawan, bertahun-tahun kita belajar bahasa inggris. Bahkan sudah begitu banyak uang yang kita keularkan untuk hal yang sia-sia. Tidak berbekas sama sekali, paling hanya yes dan no yang teringat. Apa yang salah kawan? Tentu tidak ada yang salah. Mari kita lanjutkan dulu…

Beliau masih berbicara tentang quotes, berbunyi “learning is more effective when it’s fun”. Di quotes yang kedua ini beliau berusaha mengajak kita untuk emnyenangi apa yang kita kerjakan, termasuk itu belajar bahasa inggris. Anda sadar tidak dengan gembok otak anda yang kuncinya telah hilang entah kemana. Maksud saya adalah sering sekali kita mengunci otak kita untuk bahasa inggris. Seola-olah bahasa inggris adalah 2 kata yang tidka kompatimble dengan otak kita. Bahkan dapat membuat kita stress. Hal ini terjadi karena sugesty yang kita masukkan kedalam otak kita salah. Sering kali kita menganggab bahwa bahasa inggris adalah momok yang menakutkan. Bahasa inggris itu sulit untuk dipelajari, dan berbagai macam justifikasi butuk tentang bahasa inggris. Inilah yang kita masukkan kedalam otak kita, sehingga baru mengenal saja dengan bahasa inggris kita sudah merasa mual-mual bahkan ada yang langsung muntah. Kita juga sering mengatakan bahwa bahasa inggris itu sulit, ribet, bahkan mengganggu. Sadarkah anda dengan pikiran ini? bagaimana mungkin anda akan mengenal seseorang kalau mengenalnya saja tidak mau, begitu juga dengan belajar bahasa inggris. Sadarkan motivasi, putihkan dulu kertas kita tentang bahasa inggris. Lalu mari kita mengenal bahasa inggris yang fun. Sukai itu.

Kita lanjutkan trikya ya. Memang pertama yang harus kita perbaiki adalah niat, motivasi atau azzam (tekad) yang kuat. Niscaya akan ada secercah cahaya yang akan membuka hati untuk lebih mengenal bahasa inggris.

Kemudian beliau menyampaikan tentang kesalahan kita dalam mempelajari bahasa inggris. Kenapa beliau sampaikan ini. karena beliau ingin mengajak kita untuk menghilangkan sejenak memori kita tentang bahasa inggris. Brainstorming tentang bahasa inggris. Yang katanya sulitlah, yang  katanya remponglah, yang ini yang itu dan sebagainya. Beliau berusaha mengajak kita untuk kembali menyukai bahasa inggris. Anggap saja saat anda melamar gadis pujaan anda. Pertama kenal mungkin anda akan mengenal bagian sisi depan saja, itu akan membuat anda senang dan bahagia. Namun setelah anda menikahinya anda akan mengenal semua sisi dan itu membuat anda semakin bahagia mempersunting dia. Begitu juga bahasa inggris, semakin kita menyelam akan membuat kita semakin menyukai bahasa inggris. Begitulah seharunya.

Anggap saja kita sedang berkunjung ke jogja, kota yag terkanla dengan pendidikan yang bagus, pariwisata yang indah dan kebudayaan yang masih terlestarikan. Setelah turun dari pesawat, kemudian kita mencari taksi untuk perjalanan selanjutnya. Biasanya kita punya tujuan yang akan tuju. Apakah itu rumah saudara atau teman kita, atau berencana menginap dihotel. Inilah tujuan jelas kita saat bertamasya ke jogja. Namun, bayangkan jika tidak memiliki tujuan sama sekali. Datang kejogja kemudian terserah akan kemana, yang penting kejogja. Pada saat memesan taksi, tentu taksi akan bingung dengan tidak ada tujuan kita. Atau kalau supit taksi yang nakal, beliau akan menanyakan berapa uang yang kita miliki. Kemudian kita disuruh masuk masuk kedalam taksi, dan muter-muter sampai argo menunjukkan sejumlah uang yang kita punya. Siapa yang rugi? Tentu kita bukan.

Begitu pula denga kita saat belajar bahasa inggris. Mr. Suyanto menyampaikan bahwa pertama yang harus dimiliki bagi seorang pembelajar adalah menentukan target. Ya tentu target belajar behasa inggris. Apa saja targetnya? Beliau melanjutkan materinya tentang penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat tentang seseorang bisa berbahasa inggris. Sebuah penelitian mengatakan bahwa seseorang bisa berbahasa inggris saat dia telah menguasai 3000 vocabulary atau kosakata bahasa inggris. Yah, hanya 3000 kosakata. Hehehe jangan mumet dulu ya. 3000 kosakata itu sedikit kawan. Mungkin hanya butuh beberpa hari saja untuk menghafalkannya. Dan Jreeeeeeeeeeeeeeeeeeennggggg ada bisa berbahas inggris. Mudah bukan. Hehee

Yah, beliau menyampaikan ide dan penemuannya tentang cara mudah/cepat belajar bahasa inggris. Bahkan beliau menyampaikan, guru bahasa inggrisnya di USA juga mengatakan hal demikian tentang belajar bahasa inggris. Perkaya vocab anda. Perbanyak kosakata anda. Dan 3000 kosakata tadi adalah hasil penelitian yang dilakukan di USA tentang kata-kata yang frekuensi penggunaan tinggi, sering dipakai dalam bercakap-cakap sehari-hari. Atau kosakata yang dekat dengan kita. Jadi, 3000 kosakata tersebut bukan sembarang kosakata. Namun seperti  you, she, no itu masuk dalam 300 kata. Jadi, tidak sulit bukan. Bahkan sebenarnya kita sudah banyak hafal kosakata bahasa inggris, namun????? Ya, namun. Beliau akan memberi lagi tentang kesalahan belajar bahasa inggris. Inget ya, target adalah memperbanyak vocabulary. Karena tidak punya hafalan kosakata kita tidak bisa berbahasa inggris. Bagaimana dengan Grammar? Nanti ada pembahasannya….

Saya lampirkan 3000 kosakata penting. Silahkan didonwload (tidak sampai 3000 kosakata deng…maaf)

2 kesalahan pada umumnya dialami manusia dalam belajar bahasa inggris :

1. Sofware

Berupa rasa shy, fear, lazy,grogi, lingkungan tidak sesuai etc. Sebenarnya manusiawi, sunnatullah sebagai manisa. Perasaan malu, takut dan yang lainnya. Namun apakah itu akan menghalangi kita untuk bisa. Seolah-olah perasaan itu lebih kuat dibandingkan kita. Ini adalah halangan. Seperti di games orang Jepang. Benteng Takeshi. Banyak halangan dan rintangan. Bukan satu atau dua, namun banyak. Itu juga seperti kita belajar bahasa inggris, banyak juga rintangannya atau tantangannya. Untuk bisa melawan raja Benteng Takeshi kita harus bisa melewati rintangannya. Hilangkan perasaan manusiamu sedikit, dan belajarlah berbahasa inggris. Kemudian terkait lingkungan bagaimana. Mr. Suryanto mengatakan, lingkungan bisa diciptkan. Yang terpenting ada kemauan.

2. Hardware

Berupa vocabulary, grammar, prononciation etc. Inilah disampaikan oleh pemateri tentang mana yang paling penting untuk bisa berbahasa inggris, antara vocab, grammar atau prononciation. Semua memang penting dalam bahasa inggris. Namun untuk bisa berbahasa inggris yang pertama sangat diperlukan adalah vocabulary. Hal ini berdasarkan pernyataan gurusnya Mr. Suryanto yang USA. “jangan pelajari grammar”. Sangat jelas bukan. Grammar dan pronounciation bagaimana? Penting tidak. Pastinya snagat penting. Grammar itu kan memperlajari tentang struktur kalimat dan pronounciation mengenai kebenaran dalam pengucapan/kefasihan. Namun keduanya atau yang lainnya menjadi prioritas kedua setelah memperbanyak hafalan vocabulary.

Sejatinya ada 4 skills dalam bahasa inggris yang perlu dikuasai. Mari kita urutkan dan kita urutkan pula prioritas kebutuhan untuk bisa menguasai 4 skills tersebut:

1. Speaking

Urutan kebutuhan untuk bisa speaking (berbicara) adalah vocabulary, gammar, pronounciation.

2. Listening

Urutan kebutuhan untuk bisa listening (mendengar) adalah vocabulary, pronounciation dan speed

3. Reading

Urutannya adalah vocabulary dan grammar

4. Writing

Urutannya adalah vocabulary dan grammar

Sudah terlihat bukan, vocabulary menjadi komponan yang sangat penting dalam berbahasa inggris. Apakah itu speaking, listening, reading dan writing kalau tidak punyak banyak kosakata maka akan sulit. Tidak banyak tau tentang kosakata, sulit berbicara apalagi mendengar apalagi membaca bahkan menulis. Semua keterampilan itu harus mulai dengan memperbanyak hafalan kosakata bahasa inggris. Minimal adalah 3000 kosakata diatas. Kalau anda lebih banyak hafal kosakata bahasa inggris justru itu lebih bagus. Namun bagi anda yang belum hafal 3000 kosakata tersebut, atau yang sulit menghafal karena sudah berumur. Jangan panik. Semuanya bisa dipelajari. Sekarang saja manusia bisa bertamasya ke Planet Mars, masak untuk menghafal kosakata bahasa inggris saja tidak bisa. Man jadda wa jadda!

Tidak ada rotan akarpun jadi. Itu sih pribahasa. Semua orangpun tahu. Hehee itu mah jaman dulu, kalau sekarang tidak ”perlu akar, kita pakai rotan”. Maksudnya kita butuh sesuatu yang beda, sesuatu yang nyeleneh namun cepat. Anggab saja punya manfaat atau tingkat keefektifan yang sama.

Itulah yang dinamakan dengan shortcut to english mastery system. Metode belajar bahasa inggris dengan cepat, dan saya fikir semua orang bisa melakukan ini. termasuk saya yang juga masuk amburadul bahasa inggrisnya. Belajar bahasa inggris dengan menggunakan otak kanan. Sejatinya fungsi otak kanan adalah kreativitas dan picture. Sebenanry masih banyak lagi, namun yang saya sebutkan yang menonjo saja. Daya kreativitas otak akan memudahkan kita faham lebih cepat, lebih ingat. Bukan berarti mengesampingkan peranan otak kiri. Karena keterampilan otak kiri pada manusia adalah menulis, logika dan analisa. Memang kontras, namun inilah kebesaran Allah SWT, yang telah menciptkana makhluk dengan kesempurnaan penciptaan. Tidak ada yang luput, bahkan yang jelekpun punya maksud/tujuan.

Dengan kemampuan otak kanan, kita akan lebih mudah untuk faham tentang suatu hal dan lebih ingat dalam jangka waktu yang relatif lama. Hal ini dikarenakan daya kreatifitas yang diciptkan oleh kemampuan otak kanan sifatnya sangat sederhana atau bisa dikatakan sebagai daya imajinatif kita tetang sesuatu. Misalnya saja dalam hal menghafal. Tidak semua orang bisa atau mau untuk menghafal dengan cepat. Tergantung pada willnya. Namun dengan aktivasi (menggunakan) otak kanan, kita akan dengan mudah untuk menghafal. Bagaimana bisa terjadi? Karena cara kita menghafal dilakukan dengan pendekatan kemampuan otak kanan. Misalnya dengan kemampuan gambar, melukis, suara, kondisi suasana kejadi dan lain sebagainya. Ekspresi atau kemampuan ini merupakan ejawantah dari kemampuan otak kanan manusia. Sehingga lebih mudah dan lebih ingat untuk menghafal. Saya kasih contoh. Kita akan menghafal bahasa inggris abandon yang artinya meninggalkan. Pasti mudah bukan? Yah itu kalau cuma satu kata, bayangin kalau ada 3000 kata yang harus kita hafalkan. Tapi tetap saja mudah ko kawan. Tetap gunakan kreatifitasmu, kemampuan otak kananmu untuk memudahkan itu. Catanya, bayangkan kata abandon mirip dengan apa. Apakah itu bentuk tulisannya hampir mirip, atau dengan gambar sesuatu ataupun dengan yang lainnya. Kita sebut saja abandon kita dekatkan dengan penari cilik Brandon IMB (Indonesia mencari bakat). Kata abandon mirip dengan brandon, bukan. Hehee maksa. Tapi memang bener-bener mirip bukan. Kemudian cara selanjutnya buat sedikti anchor yang memudahkan untuk mengingat artinya. Misalnya Brandon meninggalkan panggung IMB dengan menangis. Hehehe sudah dapat alurnya bukan. Jadi, kita ditanya atau sedang dihadapkan pada kata abandon, otak kita akan diarahkan ke penari cilik asal Jombang Brandon, kemudian otak kita diarahkan kembali pada Brandon Meninggalkan panggung IMB dengan menangis. Ingat, meninggalkannya yang diingat, bukan menangisnya. Hehehee bagaimana, mudah bukan. Tentu mudah kalau mulai dibiasakan. Begitu juga dengan kata-kata yang lain.

Abandon = meninggalkan (brandon Meninggalkan panggung IMB dengan menangis)

Diverse = bermacam-macam (diverse didekatkan dengan dibus, dibus kemudian artinya karena dibus bermacam-macam penumpang)

Combustion = pembakaran (combustion didekatkan dengan pesulap dedy Corbuzier, kemudian diartikan corbuzier sedang memperagakan sulap pembakaran.

Hehee kalau dipaksakan dimaafkan ya, tapi inilah yang disampaikan Mr. Suryanto, semakin nyleneh akan semakin baik, akan semakin ingat. Soalnya aneh.  Tapi yakinlah semakin aneh akan membuat kita ingat dalam kurun waktu yang lama. Ngga percaya?? Coba ingat, tentang anchor raja minyak dari medan. Masih ingat??????

Yupp benar, si poltak (Ruhut Sitompul). Atau tak sobek-sobek. Tau dong, hehee si tukul. Atau prikitiew. Tau dong, siapa lagi kalau bukan si sule. Pelawak dari jawa barat, yang main di OVJ. Sederhana  bukan. So, buatlah anchor/cerita yang agak aneh, agar mudah untuk diingat. Mungkin kalau bahasanya orang politik adalah taglines.

Bagaimana sudah siap untuk berbahasa inggris?????

Mohon maaf jika tulisannya terlalu panjang, tapi minim substansi. Tapi yakinlah, saya menulis dengan harapan mudah dimengerti dan mudah untuk diaplikasikan. Tidak terlalu ilmiah banget, karena saya konsisten dengan kenylenehan saya menggunakan otak kanan. Kalau ilmiah kan otak kiri. Semakin nyeleh akan semakin baik.

Kesimpulannya, perbanyak vocabulary (hafalan kosakata). Keep fight!!!

Man Jadda Wa Jadda, “siapa yang bersungguh-sungguh, maka ia akan berhasil”.

Rekomendasi : membaca lebih lanjut tentang metode menghafal.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bukti Nyata Power Sosial Media; Jonan, Ahok, …

Prayitno Ramelan | | 23 November 2014 | 10:59

Curhat Kang Emil pada Ko Ahok di …

Posma Siahaan | | 23 November 2014 | 16:12

Menikmati Kompasianival 2014 Lewat Live …

Gaganawati | | 23 November 2014 | 06:26

Saliman, Buruh Biasa yang Cepat Tangkap …

Topik Irawan | | 23 November 2014 | 16:44

Maksimalkan Potensi Diri dan Gerak Lebih …

Kompasiana | | 21 November 2014 | 12:11


TRENDING ARTICLES

Menampar SBY dengan Kebijakan Jokowi …

Sowi Muhammad | 10 jam lalu

Dengan Interpelasi, Jokowi Tidak Bisa …

Ibnu Purna | 11 jam lalu

Rangkuman Liputan Acara Kompasianival Akbar …

Tjiptadinata Effend... | 11 jam lalu

Kenaikan Harga BBM, Pandangan di Kalangan …

Indartomatnur | 12 jam lalu

Pak Jokowi Rasa Surya Paloh …

Bedjo Slamet | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Donor Darah di Perancis …

Bayu Teguh | 8 jam lalu

Magnus Carlsen Tetap Juara Dunia 2014! …

Jimmy Haryanto | 8 jam lalu

Momentum Pencabutan Subsidi BBM, Memicu Dua …

Dwi Hartanto | 9 jam lalu

Mitos-mitos Seputar Kenaikan Harga BBM …

Axtea 99 | 9 jam lalu

Menggali Potensi Diri dengan Travelling …

Detha Arya Tifada | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: