Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Purwanto

hidup tidak menuntut kita untuk jadi yang terhormat, hidup hanya menuntut kita untuk menjadi yang selengkapnya

Jabatan dan Cara Menyikapinya

OPINI | 19 May 2013 | 02:45 Dibaca: 188   Komentar: 0   0

Jabatan dan Cara Menyikapinya

Hidup adalah sebuah putaran menunggu giliran. Dan jabatan adalah amanah, menyia-nyiakan amanah berarti khianat.

Jabatan adalah titipan, bagaimana menyikapinya? Sikapilah dengan dengan 2 hal.

1. Dijaga baik-baik
Logilkanya seperti orang lain nitip mobil dirumah kita. Saat mobil diambil kaca spion pecah, bemper penyok, ban nya hilang, marahkan yang punya. Seperti halnya Tuhan menitipkan jabatan kepada kita. ketika diambil berlumur korupsi, kedzaliman, tipu daya, trik rekayasa, tentu marah yang menitip. Dan pasti dimintai pertanggung jawaban. Kan hanya titipan kenapa tidak dijaga dengan baik?.

Mungkin bahasa sekarang kalau malam kita bisa putar film kehidupan dunia kita. Sejak akil balik sampai sekarang. Lihat adegan-adegan yang pernah kita lakukan. Tanggal sekian, bulan sekian saya nyolong, saya korup, saya nempeleng orang tanpa alasan yang jelas.
Apa sih targetnya? kalau ada adegan yang kurang pantas sekarang kita bisa melakukan sensor. Taubat artinya alias pemutihan.

2. Jabatan adalah titipan, tidak boleh membuat orang menjadi arogan dan sombong
Logikanya orang nitip mobil dirumah kita, trus yang punya mobil pergi saya petentang petenteng membangga-banggakan bahwa ini mobil canggih, ini mobil mutakhir padahal mobil orang titip. Begitulah kita. Ini jabatan titipan, kenapa harus jadi sombong? Ini harta juga titipan kenapa harus sombong? Ini ilmu pengetahuan juga titipan kenapa harus sombong.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Cara Cermat Buang Sampah, yang Mungkin Dapat …

Tjiptadinata Effend... | | 21 October 2014 | 21:18

Rupiah Tiada Cacat …

Loved | | 17 October 2014 | 17:37

Ayo, Tunjukkan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24

Ekspektasi Rakyat terhadap Jokowi …

Fitri.y Yeye | | 21 October 2014 | 10:25

Apakah Kamu Pelari? Ceritakan di Sini! …

Kompasiana | | 25 September 2014 | 11:05


TRENDING ARTICLES

Pak Prabowo, Sikap Anda Merusak Isi Kepala …

Eddy Mesakh | 12 jam lalu

Jamberoo itu Beda Total dengan Jambore …

Roselina Tjiptadina... | 13 jam lalu

Anda Tidak Percaya Alien, Maka Anda Sombong …

Zulkifli Taher | 13 jam lalu

Anfield Crowd, Faktor X Liverpool Meredam …

Achmad Suwefi | 14 jam lalu

Ajari Anak Terampil Tangan dengan Bahan Alam …

Gaganawati | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Fadli Zon dan Hak Prerogatif Presiden …

Phadli Hasyim Harah... | 7 jam lalu

Hobi Membaca Mengantarku ke Tanah Suci …

Agung Han | 7 jam lalu

Rumah Transisi, Tim Perumus Atau Tim …

Thamrin Dahlan | 7 jam lalu

Perubahan Adalah Sebuah Keharusan Puskesmas …

Ramluddin Ram | 7 jam lalu

Sebuah Teks Refleksi Atas Sebuah Teks …

Adica Wirawan | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: