Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Ittihadul M

Manusia yang selalu haus akan kebaikan diri dan mencari jalan lurus untuk menuju syurga abadi selengkapnya

Fenomena Masjid

OPINI | 24 May 2013 | 19:20 Dibaca: 167   Komentar: 1   1

Sesuatu yang jauh kadang terasa dekat, namun sering kali sesuatu yang sangat dekat itu terasa sangat sangat jauh.

gambaran diatas adalah sedikit fenomena dilingkungan sekitar kita, dimana banyak orang yang berada didekat masjid namun ia enggan untuk sholat didalamnya, atau bisa jadi ada orang yang rumahnya sangat jauh dari masjid namun karena memiliki keinginan kuat dan semangat tinggi sehingga ia selalu rutin untuk datang dimasjid .

tahukah anda bahwa tidak akan sempurna sholat seorang mukmin yang berada disekitar masjid jika ia sholatnya dirumah? dan ukuran orang yang berada disekitar masjid adalah jarak 40 rumah dari masjid.

nah dari sini kira kira kita yang mengaku katanya mayoritas sebagai ummat islam apakah masih ada yang ke masjid hanya satu minggu sekali hanya untuk jumaatan saja atau bahkan ada yang satu tahun sekali? SUBHANALLOH

harapannya sih semoga tidak ada dan semuanya akan senantiasa rutin masuk keluar masjid kapan pun siang ataupun malam. amien

dan sebenarnya semuanya tau dan faham bahwa sholat dimasjid itu setiap langkahnya akan menghapus dosa dan meninggikan derajat kita serta setelah kita masuk masjid yang kita rasakan tentunya adalah ketenangan jiwa dan akan terasa sangat dekat diri kita dengan alloh taala.

selain itu sholat jamaah itu pahalanya lebih melimpah ketimbang sholat sendirian, dan yang paling sering dilakukan sholat jamaah tidak lain dan tidak bukan adalah di masjid.

jadi sekarang bagimana dengan kita? apa sudah siap untuk meramaikan masjid dengan beragam kegiatan yang positif terlebih sebentar lagi kita akan memasuki bulan ramadan, jangan sekedar menghias masjid dan memasang umbul umbul aja.

mari bersama rencanakan dan pasang planing mulai dari sekarang.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Karnaval Kota yang Paling Ditunggu …

Ikrom Zain | | 30 August 2014 | 14:46

Dua Puncak Lawu yang Terlupakan …

Munib Muhamad | | 30 August 2014 | 16:19

Madrid yang Tak Belajar dari Pengalaman …

Garin Prilaksmana | | 30 August 2014 | 16:19

Makna Perjalanan Adalah Menambah Sahabat …

Ita Dk | | 30 August 2014 | 13:06

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Florence Penghina Jogja Akhirnya Ditahan …

Ifani | 1 jam lalu

Ternyata Inilah Sebabnya Pendeta Paling …

Tjiptadinata Effend... | 10 jam lalu

Kesaksian Relawan Kerusuhan Mei …

Edo Panjaitan | 11 jam lalu

Masalah Sepele Tidak Sampai 2 Menit, Jogja …

Rudy Rdian | 12 jam lalu

Jogja Miskin, Bodoh, Tolol dan Tak …

Erda Rindrasih | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Seorang Aktivis Papua Hilang, Presiden SBY …

Samson Noken | 8 jam lalu

Kurikulum Baru, Belum Matang Sudah Panen …

Alifah Saleha | 8 jam lalu

Peranku bagi Indonesia …

Wiranota Hesti | 8 jam lalu

Penghematan Subsidi dengan Penyesuaian …

Eldo M. | 8 jam lalu

Penampilan Wadyabala Kanjuruhan dan …

Mas Ukik | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: