Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Taufik Rahman

sejak 2002 aktivitas seputar pendidikan

Nilai UKA Tinggi dalam Sertifikasi

REP | 29 May 2013 | 19:59 Dibaca: 122   Komentar: 0   1

Pada hari Selasa, 21 Mei 2013 lebih dari 3000 guru di Sumenep yang belum bersertifikasi berkumpul di gedung Ki Hadjar Dewantara. Mereka mengikuti acara sosiali UKA yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Sumenep.

Kasi Ketenagaan Dinas Pendidikan Sumenep, H. Kadar menyampaikan bahwa UKA dilaksanakan untuk pemetaan kompetensi tenaga pendidik. Hasil UKA ini sebagai dasar bagi pemerintah dalam menetapkan bentuk bantuan yang akan diberikan untuk meningkatkan mutu pendidik. Kompetensi apa yang perlu diasah oleh pendidik dapat diketahui dari hasil UKA ini.

Hasil UKA juga sebagai entry dalam mengikuti pelatihan sertifikasi. Tidak serta merta pendidik yang memporoleh nilai tinggi dalam UKA langsung mengikuti PLPG dan mendapat tunjangan sertifikasi. Pendidik yang diprioritaskan mendapatkan tunjangan sertifikasi dirangking berdasarkan usia dan masa kerja.

Tenaga pendidik dengan usia tinggi lebih diutamakan dari pada pendidik yang lebih muda. Jika usianya sama, maka pertimbangan kedua adalah masa kerjanya. Masa kerja yang lebih lama lebih diprioritaskan dari pada pendidik yang usianya sama namun memiliki masa kerja yang lebih rendah.

Dengan demikian, walaupun dalam UKA mendapatkan nilai tinggi, namun usianya masih muda dan masa kerjanya juga sedikit, maka kecil kemungkinan untuk mengikuti PLPG sebagai syarat sertifikasi. Kemungkinan masih ada jika tenaga pendidik yang berusia lebih tua dan memiliki masa kerja lebih lama sudah terjaring dalam sertifikasi.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Wukuf di Arafah Puncak Ibadah Haji …

Aljohan | | 02 October 2014 | 15:27

2 Oktober, Mari Populerkan Hari …

Khairunisa Maslichu... | | 02 October 2014 | 15:38

Kopi Tambora Warisan Belanda …

Ahyar Rosyidi Ros | | 02 October 2014 | 14:18

Membuat Photo Story …

Rizqa Lahuddin | | 02 October 2014 | 13:28

[DAFTAR ONLINE] Nangkring bersama Bank …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:52


TRENDING ARTICLES

Ternyata, Anang Tidak Tahu Tugas dan Haknya …

Daniel H.t. | 2 jam lalu

“Saya Iptu Chandra Kurniawan, Anak Ibu …

Mba Adhe Retno Hudo... | 6 jam lalu

KMP: Lahirnya “Diktator …

Jimmy Haryanto | 7 jam lalu

Liverpool Dipecundangi Basel …

Mike Reyssent | 12 jam lalu

Merananya Fasilitas Bersama …

Agung Han | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Kenalkan Ini Batik Khas Bekasi …

Ahmad Syaikhu | 8 jam lalu

Pengembangan Migas Indonesia: Perlukah Peran …

Fahmi Idris | 8 jam lalu

Ka’bah dan Haji Itu Arafah …

Rini Nainggolan | 8 jam lalu

Celana Dalam Anti Grepe-grepe …

Mawalu | 8 jam lalu

Bioskop Buaran Tinggal Kenangan …

Rolas Tri Ganda | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: