Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Ari Setiarsih

Female, 19th, Magelang, Sedang berjuang menjadi seorang pendidik

Menjadi Manusia Berpendidikan dan Berbudaya

OPINI | 31 May 2013 | 19:12 Dibaca: 261   Komentar: 0   0

Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki derajat paling tinggi dibandingkan makhluk yang lain. Untuk mempertahankan hidupnya, manusia dianugerahi dengan akal, pikiran, perasaan dan keyakinan yang membedakannya dengan makhluk lain. Dengan akal dan pikiran tersebut, manusia dapat menciptakan kebudayaan yang berguna untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Peralatan dan tekonologi, ilmu pengetahuan, sistem kesenian dan lain sebagainya merupakan hasil karya manusia dalam rangka meningkatkan kualitas hidupnya.

Pendidikan merupakan suatu hal yang penting untuk menambah kapasitas manusia. Tingkat pendidikan suatu negara menjadi salah satu tolok ukur kemajuan suatu bangsa. Di Indonesia, pendidikan memegang peranan yang penting dalam mewujudkan tujuan nasional yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Sesuai dengan tujuan tersebut maka dalam UU No. 20 Tahun 2003 Pasal 1 angka 2, pendidikan nasional yang diselenggarakan di Indonesia adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman. Pasal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai agama dan kebudayaan nasional yang berakar pada kebudayaan daerah menjadi landasan dalam pelaksanaan pendidikan.

Pendidikan menjadi sarana dalam mencetak generasi intelektual. Pendidikan yang berakar pada kebudayaan tak hanya bertujuan untuk membentuk manusia yang berintelektual tinggi. Namun pendidikan tersebut juga bertujuan untuk mewujudkan manusia Indonesia seutuhnya yaitu manusia Indonesia yang berpendidikan dan berbudaya. Manusia yang berpendidikan berarti manusia yang cerdas, cendekia, berilmu tinggi yang berguna bagi nusa dan bangsa. Sedangkan manusia yang berbudaya adalah manusia yang tahu dan mengerti mana nilai baik dan buruk, mengerti dan memahami norma serta mampu menerapkan kemampuannya dalam porsi yang tepat dan benar. Jika disatukan maka pendidikan tersebut akan menghasilkan manusia yang berintelektual, berilmu tinggi, cerdas, berpengetahuan luas namun semua itu dilandasi dengan nilai etis dan moralitas. Dengan memiliki kesadaran terhadap nilai-nilai etis, maka kemampuan yang dimilikinya tidak akan digunakan untuk membodohi ataupun membohongi orang lain. Ilmu dan kemampuannya akan digunakan untuk kebermanfaatan masyarakat dan memajukan kepentingan bangsa dan negara. Ilmu bukan untuk sesuatu yang buruk dan tak bermanfaat, namun ilmu tersebut dapat diamalkan dan berguna. Sudah banyak orang yang berpendidikan, namun tidak banyak orang yang berpendidikan sekaligus berbudaya. Marilah kita mulai dari diri kita…Sekarang juga.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Airin Menjawab Kritik Kinerja [HUT ke-6 Kota …

Gapey Sandy | | 26 November 2014 | 07:09

Situ Bungur dalam “CMORE” (HUT …

Agung Han | | 26 November 2014 | 07:13

Waduh! Denda 5000€ Untuk Rumah Bercat …

Gaganawati | | 26 November 2014 | 19:06

The Hunger Games-Reality Show? …

Iwan Permadi | | 26 November 2014 | 17:39

Maksimalkan Potensi Diri dan Gerak Lebih …

Kompasiana | | 21 November 2014 | 12:11


TRENDING ARTICLES

Maaf Anang, Aurel Tak Punya Suara dan Aura …

Arief Firhanusa | 6 jam lalu

“Tamatan Malaysia” Rata-rata Sakit Jiwa …

Pietro Netti | 6 jam lalu

“Operasi Intelejen” Berhasil …

Opa Jappy | 6 jam lalu

Golkar Perlu Belajar ke PKS …

Puspita Sari | 6 jam lalu

Ini Kata Menpora Terkait Gagalnya Timnas …

Djarwopapua | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Kenapa Harus Aku? …

Siti Avidatu Chusna... | 8 jam lalu

Riedl: Kekalahan Dari Filipina Buah Dari …

Hery | 8 jam lalu

Hati-hati memilih Baby Sitter …

Wahab Naira Sairun | 8 jam lalu

London yang Ramah dan Hiruk Pikuk …

Pretty Backpacker | 8 jam lalu

Teman Penjara …

Vina Tjandra | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: