Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Marcel Manek

Pengembara yang selalu memburu informasi tetang ketimpangan pelayanan kepada masyarakat, khususnya masyarakat di daerah perbatasan selengkapnya

Pelajar SD Terima BSM

REP | 01 June 2013 | 16:25 Dibaca: 263   Komentar: 0   0

Pelajar SD dan SLTP di TTU Terima BSM

Kefamananu,WGN- Ratusan Pelajar Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Timor Tengah Utara bersama orang tua wali mereka memadati halaman dan aula Pantor Pos Cabang Kefamenanu pada Jumat,( 31/5/13). Sekira pukul 09.00 wita, ratusan siswa berseragam lengkap dari berbagai pelosok di TTU berdesakan di aula kantor pos guna menerima Beasiswa Bantuan Siswa Miskin (BSM) dari pemerintah pusat.

Bantuan langsung yang diterima oleh siswa ynang berasala dari keluarga kurang mampu bersumber dari APBN, dimana siswa penerima bantuan ditentukan berdasarkan data yang dikirim dari sekolah melalui Dinas Pendidikan setempat pada dua tahun silam. Sasaran dana bantuan yang diterima langsung oleh siswa ini adalah untuk memenuhi perlengkapana sekolah seperti seragam, alat tulis dan fasilitas lain yang sangat dibutuhkan siswa.

Beberapa orang tua murid ketika ditemui WGN diselala antrian mengaku sang karena anak mereka telah mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Adapun nominal bantuan yang dteria dibagi menjad dua kategor yakni siswa kelas 1 hingga siswa kelas 5 SD mendapat bantuan sebanyak Rp. 360.000. Sedangkan untuk siswa kelas 6 mendapat stengah bagian dari jumlah total yakni sebanyak Rp. 180.000. Sementara hingga berita ini di rlis, nominal bantuan untuk siswa SLTP belum diketahui nilainya, kerna menurut beberapa guru, mereka harus mencocokkan data dengan pihak Pos da Giro setelah itu baru melakuUntuk kan perhitungan.

Kepala Pos dan Giro Kefamenanu Bapak Husni, ketika ditanya soal jumlah siswa penerima serta jumlah uang yang harus diterima setiap siswa penerima bantuan, Husni mengaku tidak tahu persis karena data yang dipegang Pos dan Giro adalah data On Line secara umum dimana data tersebut mencakup seluruh siswa penerima yang ada di Propinsi NTT. “ Kita tidak tahu pasti jumlah siswa di TTU yang terima berapa serta nominal untuk setiap pelajar SLTP berapa, karena data yang kita pegang adalah data genral untuk NTT”. Pungkas Husni di kantornya. Husni mengakui, sebenarnya dana BSM sudah direalisasikan pada bulan April, namun arena ada keterlambatan realisasi, maka pembagian barudilakukan pada bulan Mei.

Untuk kabuaten TTU, penerimaan BSM dipusatkan pada dua tempat yakni pada Kantor Pos dan Giro Kefamenanu dan Kantor Pos dan Giro cabang Insana.

Sementara kepala Sekolah SLTP Boaentuna Kecamatan Insana Utra Yos Legan mengatakan dirinya sangat berterima kasih atas bantuan yang diterima oleh para siswnya, karena menurutnya, BSM yang diperoleh sangat berfaedah bagi siswa miskin yang ada di sekolah. “ Bantuan yang diterima oleh anak-anak ini sangat membantu karena akan mengakomodir berbagai kebutuhan mereka seperti seragam dan perlengkpan sekolah yang lain” Dirinya mengakui bahwa bantuan BSM yang diperoleh siswa langsung diterima oleh siswa sendiri tanpa melalui sekolah. Sekolah menurutnya, hanya membantu menyediakan data yang dibutuhkan oleh Kantro Pos dan Giro.

Orang tua siswa dari SDN Oehoma, Kecamatan Miomafo Tengah, Kabupaten TTU, Yohanes Susu(46) yang mendampingi anaknya Maria Tnesi, ketika ditemui di sela-sela antrian mengaku sangat senang dengan bantuan yang diperoleh. Diakuinya kondisi ekonomi keluarga mereka di daerah perbatasan RI-RDTL sangat sulit lantaran potensi alam yang minim serta curah hujan yang sangat minim di tahun ini. ”terima kasih karena pemerintah sudah mau bantu kami rakyat kecil. Biar bantuan ini (BSM/red) digunakan untuk membeli kebutuhan anak kami ” akui Simon dengan nada yang gembira***(MM)

SMK St. Pius X Insana Kirim Lulusan Terbaik Ke Politani Kupang.

Kefamenanu,WGN- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) St. Pius X Insana Kabupaten Timor Tengah Utara kembali mengirim siswa lulusannya untuk melanjutkan kuliah pada Politeknik Pertanian Negeri Kupang.

Sebanyak 22 siswa tamatan SMK St. Pius X Insana akan melanjutkan kuliah pada Politani Kupang tanpa melalui proses seleksi masuk. Ke-22 siswa yang diberangkatkan berasala dari jurusan yang berbeda yakni dari jurusan Rminansia, Jurusan Unggas,Jurusan Horti dan Pembibitan dan Jurusan Teknologi Hasil Pertanian (THP). Program akses bebas Perguruan tinggi yang diikuti siswa lulusan SMK St. Pius X Insana terselenggaran berkat kerja sama Memorandum of Understanding (nota kesepahaman) antara pihak SMK St. Pius Insana dan Politani Kupang. Jalur kuliah yang akan ditempuh oleh siswa lulusan SMK terdiri atas dua yakni jalur Independen dan jalur beasiswa Bidik Misi, dimana siswa yang terpilih akan mengikuti kuliah gratis.

Salah Satu siswa peserta program akses bebas perguruan tinggi, Yakobus Bobo mengatakan program ini sangat membantu dan menguntungkan siswa peserta dimana siswa yang memiliki minat langsung diseleksi oleh sekolah dengan melihat peringkat nilai pada setiap jurusan. Dengan demikian, lanjut dia, siswa yang ingin melanjutkan studi ke Politani tidak harus mengikuti proses seleksi sebagaimana calon mahasiswa baru yang lain. “Setiap tahun SMK Insana selalu mengirimkan siswa lulusannya untuk kuliah disana(Politani/red)”.

Untuk diketahui, program akses bebs Perguruan Tinggi ini sudah berjalan selama sepuluh tahun dimana pengiriman siswa setiap tahun dilakukan berdasarkan hasil seleksi minat siswa dan mengacup pada nilai siswa. Pada datahun 2013, SMK St. Pius X Insana juga mengirimkan lima orang siswa terbaiknya untuk melanjutkan studi pada Politani Negeri Malang, dengan menempuh jalur seleki serupa.

Kepala Sekolah SMK St. Pius X Insana Rm. Vinsen Manek,Pr melalui salah satu dewan guru Yustinus Monemnasi, S.Pd mengatakan program seperti ini sudah berjalan setiap tahun. Namun kuota pengiriman siswa tergantung nilai siswa dan minat siswa yang ingin melanjutkan studi. “ Pada dasarnya, program ini sangat membantu siswa alumni kami, sehingga mereka tidak kewalahan saat ingin melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Kita sudah jalankan program ini selama kurang lebih sepuluh tahun,dan kita bersyukur karena hingga saat ini Politani masih terus mempercayai SMK St.Pius X Insana sebagai salah satu SMK di NTT yang cukup produktif dalam menciptakan lulusan yang mandiri dan memiliki skill yan memadai” pungkas Justin.***(MM)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kisah Haru Jokowi-JK di Kapal Phinisi …

Yusran Darmawan | | 25 July 2014 | 10:00

Menggigil di Rio, Sauna di Dubai …

Iskandarjet | | 25 July 2014 | 13:20

US Dollar Bukan Sekedar Mata Uang …

Arif Rifano | | 25 July 2014 | 11:21

9 Tips Meninggalkan Rumah Saat Mudik …

Dzulfikar | | 24 July 2014 | 22:48

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Demokrasi ala SBY Jadi Perhatian Pakar Dunia …

Solehuddin Dori | 5 jam lalu

Mengapa Harus Jokowi yang Terpilih? …

Ryan Perdana | 6 jam lalu

Membaca Jurus Rahasia Kubu Prabowo-Hatta …

Zulfikar Akbar | 14 jam lalu

Semakin Ngotot Menang Tim Prabowo Semakin …

Galaxi2014 | 16 jam lalu

Kemenangan Jokowi Bukan Kemenangan Rakyat …

Dean Ridone | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: