Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Mega Sari

niat dan usaha

Inovasi Model Pembelajaran Menghadapi Kurikulum 2013

REP | 01 June 2013 | 22:51 Dibaca: 1831   Komentar: 0   0

Dalam rangka mengikuti kegitan LIGA INOVATOR di kampus 3 UNY, maka dengan hormat kami mengadakan desiminasi produk model pembelajaran yang kami beri nama JELI.
Mengapa harus Model Pembelajaran JELI (Jelajah Ilmu)???

a. Mengahadapi kurikulum 2013(tematik integratif).

b. Mengembangkan pembelajaran PAIKEM.

c. Pembelajaran berbasis outbond, fleksibel (bisa di dalam, di luar kelas, ataupun keduanya)

d. Mengedepankan pembelajaran student center yang mengembangkan multiple intelegence

e. Pembelajaran dalam Bilik Belajar (jumlah bilik menyesuaikan materi, tidak berurutan)
contoh (Bilik Percobaan, Pencarian, Kretivitas dan Permainan)

f. Menampung ide kreatif siswa dalam membuat produk akhir (Papan Produk Belajar)

g. Penilaian tidak berupa tes kognitif seperti biasa, akan tetapi Tes Reflektif yaitu siswa mengungkapkan sebanyak-banyaknya materi yang telah dipelajari, perasaan dalam belajar serta komentar terhadap pelajaran sebagai refleksi bagi guru.

Langkah Pembelajaran:

1. Menyampaikan apersepsi dan tujuan pembelajaran

2. Persiapan awal pembelajaran (ice breaking)

3. Persiapan Bilik Belajar

4. Pembentukan Kelompok

5. Pelaksanaan belajar “Jelajah Ilmu

Setiap bilik terdiri dari 2 kelompok. Setiap kelompok melaksanakan kegiatan sesuai LKS dalam setiap bilik belajar. Setiap kelompok harus bersaing dengan kelompok lawan. Setiap 10 menit berpindah bilik. Bilik tidak harus berurutan.

6. Persiapan produk akhir “Produk Papan Belajar” semenarik mungkin sesuai kreativitas.

7. Presentasi produk

8. Konfirmasi

9. Evaluasi bentuk “Lembar Refleksi” (individu)

10. Penghargaan dan Penempelan Papan Produk Belajar di kelas.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Prof. Suhardi & Kesederhanaan Tanpa …

Hazmi Srondol | | 02 September 2014 | 11:41

Yakitori, Sate ala Jepang yang Menggoyang …

Weedy Koshino | | 02 September 2014 | 10:50

Hati-hati Menggunakan Softlens …

Dita Widodo | | 02 September 2014 | 08:36

Marah, Makian, Latah; Maaf Hanya Ekspresi! …

Sugiyanto Hadi | | 02 September 2014 | 02:00

Masa Depan Timnas U-19 …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 21:29


TRENDING ARTICLES

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 4 jam lalu

Halusinasi dan Penyebabnya, serta Cara …

Tjiptadinata Effend... | 5 jam lalu

Vonis Ratu Atut Pamer Kekuatan Mafia Hukum …

Ninoy N Karundeng | 6 jam lalu

3 Langkah Menjadi Orang Terkenal …

Seneng Utami | 8 jam lalu

Koalisi Merah Putih di Ujung Tanduk …

Galaxi2014 | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 8 jam lalu

Menyaksikan Sinta obong di Yogyakarta …

Bugi Sumirat | 8 jam lalu

Mengapa Plagiarisme Disebut Korupsi? …

Himawan Pradipta | 9 jam lalu

Prof. Suhardi & Kesederhanaan Tanpa …

Hazmi Srondol | 9 jam lalu

Siapa Ketua Partai Gerindra Selanjutnya? …

Riyan F | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: