Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Bentuk-bentuk Organisasi

OPINI | 13 June 2013 | 21:51 Dibaca: 1269   Komentar: 0   0

Karena organisasi adalah hal yang dinamis, yang menyesuaikan kedinamisannya dengan kedinamisan masyarakat makan sekarang ini dikenal empat macam bentuk organisasi. Masing-masing bentuk ini mempunyai kekuatan/kebaikan dan kelemahan/keburukannya sendiri-sendiri. Keempat bentuk organisasi itu ialah:

1. Organisasi lini (line organization).

2. Organisasi lini dan staf (line and staff organization).

3. Organisasi fungsional (functional organization).

4. Organisasi tipe panitia (committee type of organization).

Organisasi lini.

Bentuk-bentuk memiliki sifat-sifat sebagai berikut:

1. Organisasinya kecil,

2. Jumlah karyawan masih sedikit,

3. Pemilik biasanya menjadi pimpinan tertinggi didalam organisasi.

4. Hubungan kerja antara pimpinan dan para bawahan pada umumnya masih bersifat langsung (face to face relationship),

5. Tingkat specialisasi yang dibutuhkan masih sangat rendah,

6. semua anggota organisasi masih kenal satu sama lain,

7. tujuan yang hendak dicapai masih sederhana,

8. alat-alat yang dibutuhkan melaksanakan kegiatan dalam rangka pencapaian tujuan masih sederhana,

9. struktur organisasi masih sederhana,

10. produksi yang dihasilkan belum beranekaragam (diversified)

Karena sifat-sifat organisasi lini yang masih serba kecil dan sederhana itu, maka ada beberapa kebaikan bentuk ini meskipun ada pula keburukan-keburukannya.

Kebaikan-kebaikannya. Bentuk organisasi lini mempunyai kebaikan-kebaikan sebagai berikut:

1. Proses pengambilan keputusan dapat berjalan dengan tepat karena jumlah orang yang perlu diajak berkonsultasi masih sedikit,

2. Rasa solidaritas para anggota organisasi pada umumnya msih besar karena masih saling kenal mengenal,

3. Disiplin biaya masih tinggi.

Keburukan-keburukannya. Beberapa keburukan bentuk organisasi lini ialah:

1. Tujuan organisasi sama, atau paling sedikit didasarkan atas tujuan pribadi pimpinan tertinggi dalam organisasi.

2. Kecendrungan bagi pimpinan organisasi untuk bertindak diktatoris atau otokratis cukup besar karena organisasi dipandang sebagai milik pribadi dan oleh karenanya kemauannya yang secara tepat yang harus dituruti.

3. Seluruh organisasi terlalu bergantung pada seorang sehingga kalau seseorang itu tidak mampu melaksanakan tugasnya, maka seluruh organisasi itu terancam oleh tidak-kelangsungan kehidupannya.

4. Kesempatan bagi para karyawan untuk mengembangankian spesialisasi sangat terbatas.

Kiranya tidak terlalu sukar untuk mengerti bahwa tipe organisasi ini sudah kurang sesuai untuk zaman sekarang ini yang diciri oleh kompleksitas, besar organisasi dan banyaknya spesialisasi.

Organisasi lini dan staf.

Organisasi lini dan staf mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

1. Organisasinya besar dan kompleks.

2. Jumlah karyawannya banyak.

3. Hubungan kerja yang bersifat langsung (face to face) tidak mungkin lagi bagi seluruh anggota organisasi.

4. Terdapat dua kelompok besar manusia didalam organisasi yaitu:

a. Sekelompok orang-orang yang melaksanakan tugas-tugas pkok organisasi dalam rangka pencapaian tujuan. Orang-orang inilah disebut “orang-orang lini” (line personnel).

Orang-orang yang sifat tugasnya menunjang tugas-tugas pokok, baik karena keahliannya, dus bersifat menasehati, maupun yang memberikan jasa-jasa kepada unit-unit operasional dalam bentuk auxiliary service,seperti kegiatan di bidang kepegawaian, keuangan, ketatausahaan umum, arsip dan ekspedisi, kendaraan, peralatan dan perlengkapan kantor, dan lain sebagainya. Orang-orang inilah yang bisa disebut orang-orang staf ( staff personnel) yang melaksanakan fungsi-fungsi staf (staff function

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Cerita di Balik Panggung …

Nanang Diyanto | | 31 October 2014 | 18:18

Perjuangan PPP & PPP Perjuangan …

Ribut Lupiyanto | | 31 October 2014 | 14:24

Giliran Kota Palu Melaksanakan Gelaran …

Agung Ramadhan | | 31 October 2014 | 11:32

Nonggup, Contoh Pergerakan Cerdas Orang …

Evha Uaga | | 31 October 2014 | 17:40

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Inikah Sinyal PKS Bakal Cabut UU Pornografi? …

Gatot Swandito | 7 jam lalu

Hasil Evaluasi Timnas U-19: Skill, Salah …

Achmad Suwefi | 11 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 11 jam lalu

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | 12 jam lalu

Pencitraan Teruus??? …

Boyke Pribadi | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Upaya Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan …

Harry Supandi | 8 jam lalu

Bunga Generasi …

Rahab Ganendra | 8 jam lalu

Kerusakan Demokrasi di DPR, MK Harus Ikut …

Daniel H.t. | 8 jam lalu

Dari Pepih Nugraha Untuk Seneng Utami …

Seneng | 8 jam lalu

Persebaya Gagal Di 8 Besar, Karma Kah ? …

Djarwopapua | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: