Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Wijaya Kusumah

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta selengkapnya

Menjadi Guru yang Melek Digital

REP | 20 June 2013 | 03:35 Dibaca: 459   Komentar: 15   4

Setelah mengikuti kegiatan Digital Labs, 17-18 Juni 2013 yang diselenggarakan oleh Persatuan Orang Tua Murid dan Guru (POMG) SMP Labschool Jakarta, mata dan pikiran saya semakin terbuka. Guru harus melek digital. Guru harus banyak belajar tentang pemanfaatan teknologi ini ke dalam pembelajaran di kelas.

1371672391469807448

Dialog Pak Arief dan Siswa SMP Labschool Jakarta dalam Acara Digital Labs 2013

Mengapa guru harus melek digital? Sebab guru sekarang ini hidup dalam era digital, dan guru berinteraksi dengan murid-murid yang sangat melek digital. Mereka sangat ahli sekali menggunakan teknologi canggih itu sekarang ini. Mulai dari teknologi visual (drawing), sampai suara (sound) yang membuat kita berdecak kagum karenanya. Kitapun menjadi tahu tentang istilah digital music, digital drawing, digital photography, mobile aplication, dan Image editing.

1371673483179461683

Sambutan Ibu Indira (pimpinan Labschool) di acara digital labs 2013

Ketika acara Digital Labs 2013 dibuka oleh ibu Indira (pimpinan Labschool), dan ditambah dialog pengantar Talkshow Pak Arif dengan siswa-siswi SMP Labschool Jakarta, saya semakin yakin bahwa menjadi guru di era digital adalah sebuah keniscayaan. Guru diharapkan mampu menguasainya dan mengembangkan teknologi ini untuk meningkatkan proses, dan hasil pembelajaran di sekolah.

Sayangnya, tak banyak guru yang mau belajar dan melek digital. Terkadang guru merasa asyik sendiri dan merasa lebih bisa daripada peserta didiknya. Padahal, untuk bisa menguasai teknologi ini, guru harus belajar dan mau mencoba halhal baru. Dalam pembuatan film misalnya, guru dapat belajar bagaimana memadukan gambar dan suara menjadi sesuatu yang menarik. Hal itulah yang saya dapatkan selama mengikuti acara digital labs 2013 yang menginspirasi.

Digital Labs 2013 yang Menginspirasi

Digital Labs 2013 memang keren

Digital Labs 2013 memang keren

Senin-Selasa, 17-18 Juni 2013 di Gedung Auditorium lantai 3, POMG SMP Labschool Jakarta mengadakan kegiatan Digital Labs 2013 yang menginspirasi kami para guru dan siswa. Kegiatan ini adalah kegiatan yang ketiga kalinya di sekolah kami, dan sangat ramai diapresiasi oleh orang tua dan siswa Labschool Jakarta. Kami para guru menjadi lebih tahu tentang perkembangan dunia digital saat ini. Saya sangat bersyukur dapat hadir dan mengikuti acara ini dari awal sampai akhir selama dua hari.

Pada hari pertama, saya mengikuti kegiatan Talksow dengan topik Digital Entrepreneur yang disampaikan oleh tim dari Tekom dan IdBlognetwork. Dari telkom memberikan materi tentang UseeTV, sebuah produk terbaru telkom tentang tv digital dimana kita bisa menonton kembali film-film lama, dan mungkin pada saat itu kita belum lahir. Sedangkan Idblognetwork bercerita tentang asyiknya ngeblog dan berkumpul dalam sebuah komunitas blogger. Wow seru sekali materinya. Saya menjadi semakin semangat ngeblog dan membuat film sendiri dari keseharian mengajar.

Usai materi, saya mendapatkan materi dari orang tua tentang digital mobile yang membuat saya menjadi tahu tentang perkembangan dunia mobile.

Spanduk acara di Panggung

Spanduk acara di Panggung

Banyak hal sebenarnya yang ingin saya tuliskan tentang bagaimana menjadi guru yang melek digital. Namun karena mata ini sudah mengantuk, maka akan saya tuliskan saja lain waktu. Semoga bermanfaat!

Foto-foto Kegiatan Digital Labs 2013 ini dapat dilihat di Facebook Omjay di sini.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pemangsa Anak-anak Sasar Sekolah-sekolah …

Jonas Suroso | | 24 April 2014 | 01:14

Di Balik Cerita Jam Tangan Panglima …

Zulfikar Akbar | | 24 April 2014 | 01:13

Bapak-Ibu Guru, Ini Lho Tips Menangkap …

Giri Lumakto | | 24 April 2014 | 11:25

Pedagang Racun Tikus Keiling yang Nyentrik …

Gustaaf Kusno | | 24 April 2014 | 10:04

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Nasib Capres ARB (Ical Bakrie) dan Prabowo …

Mania Telo | 6 jam lalu

Provokasi Murahan Negara Tetangga …

Tirta Ramanda | 7 jam lalu

Aceng Fikri Anggota DPD 2014 - 2019 Utusan …

Hendi Setiawan | 8 jam lalu

Prabowo Beberkan Peristiwa 1998 …

Alex Palit | 12 jam lalu

Hapus Bahasa Indonesia, JIS Benar-benar …

Sahroha Lumbanraja | 13 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: