Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Kusnandar Putra

Adalah guru SMP Islam dan Madrasah Aliyah Tanwirussunnah, Gowa. Diamanahkan "memegang" mata pelajaran IPA, IPS, selengkapnya

Tips Membuat “Lebih Menarik”

OPINI | 21 June 2013 | 08:23 Dibaca: 129   Komentar: 0   1

سْمِ-اللهِ-الرَّحْمنِ-الرَّحِيم

1371778796169904879

Kusnandar Putra (arsip pribadi)

Ada beberapa teman yang mau belajar desain, maka dari itu, tulisan kali ini insya Alloh ana singkat teori, dan metodenya, entah menggunakan Photoshop atau Corel Draw:

Syarat:

  1. Niatkan dengan ikhlas apa yang kita mau lakukan, jangan pernah bergeser dari niat mengejar akhirat dalam membuat desain.
  2. Jangan mengerjakan desain yang dilarang dalam agama, misalkan membuat desain rokok, miras, dan membuat desain-desain yang ada gambar makhluk hidupnya (seperti orang dan hewan).
  3. Jangan tertipu dengan teori feng sui, karena ini alamat syirik (baca: tathayyur dan ramalan).
  4. Basmalah sebelum memulai.

Teknik:

  1. Pelajari tata warna. Ingat baik-baik, jika Anda pernah sekolah dan diajar tentang teori warna, maka hal itu kembali dipelajari ulang. Karena ada beberapa warna yang apabila digabung dengan latar akan pas, ada pula yang tidak elegan. Maka dari itu, pelajari baik-baik teorinya.
  2. Ingat, warna netral adalah putih dan hitam. Ini bisa masuk pada latar apapun.
  3. Perhatikan perbandingan latar dengan huruf. Jangan sampai memberikan ketidaknyamanan pada pembaca. Usahakan selalu ada ruang kosong dalam mendesain. Agar enak dibaca.
  4. Berikan pembatas-pembatas berupa garis atau sejenisnya apabila berada pada kondisi berbeda substansi.
  5. Jangan memberikan jumlah jenis font lebih dari 3. Sebagimana jangan pula terlalu banyak warna dalam mendesain, cukup 3 saja.
  6. Mengambil warna font sesuai warna latar. Jangan jauh dari warna latar. Misalkan latar daun, maka bisa saja fontnya warna hijau.
  7. Kekontrasan adalah hal yang amat penting diterapkan. Misalkan perubahan hijau tua ke hijau muda. Ini bisa dipakai saat mendesain. Jangan jauh-jauh dari perubahan tersebut.

Tips:

  1. Kenyamanan membaca adalah hal yang paling utama. Jangan terlalu sibuk dengan desain, tapi malah menyusuhkan pembaca menikmati esensi sebuah desain.
  2. Jangan mau dipuji. Ini makar dari syaiton.
  3. Gratiskan jika desainnya untuk dakwah.

–Tanwirussunnah, 12 Sya’ban 1434 H

Tags: freez freez

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Menghadiri Japan Halal Expo 2014 di Makuhari …

Weedy Koshino | | 27 November 2014 | 16:39

Bu Susi, Bagaimana dengan Kualitas Ikan di …

Ilyani Sudardjat | | 27 November 2014 | 16:38

Saya Ibu Bekerja, Kurang Setuju Rencana …

Popy Indriana | | 27 November 2014 | 16:16

Peningkatan Ketahanan Air Minum di DKI …

Humas Pam Jaya | | 27 November 2014 | 10:30

Tulis Ceritamu Membangun Percaya Diri Lewat …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 14:07


TRENDING ARTICLES

Pernahkah Ini Terjadi di Jaman SBY …

Gunawan | 4 jam lalu

Petisi Pembubaran DPR Ditandatangani 6646 …

Daniel Ferdinand | 8 jam lalu

Senyum dan Air Mata Airin Wajah Masa Depan …

Sang Pujangga | 9 jam lalu

Timnas Lagi-lagi Terkapar, Siapa yang Jadi …

Adjat R. Sudradjat | 11 jam lalu

Presiden Kita Bonek dan Backpacker …

Alan Budiman | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

“Sekolahnya Seperti Kandang …

Ufqil Mubin | 8 jam lalu

Tukang Becak dan Bensin Kejujuran …

Idris Apandi | 8 jam lalu

Apakah Kebijakan Larangan Motor Melintasi …

Casio Freas | 8 jam lalu

Mission Impossible Indonesia Versus Laos …

Abd. Ghofar Al Amin | 8 jam lalu

Polisi Serbu Mushollah Kapolri Diminta Minta …

Wisnu Aj | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: