Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Zady Ahmad

Safe Indonesia

Lailatul Qadr

REP | 26 June 2013 | 16:19 Dibaca: 174   Komentar: 2   0

ARTI LAILATUL QADR

Lailatul qadr mempunyai banyak penafsiran. Diantaranya malam kemuliaan,karena pada malam itu adalah malam turunnya Al-Qur’an dan pada malam itu para malaikat turun ke bumi dengan membawa rahmah, barakah dan maghfirah.

Lailatul qadr juga bisa di artikan malam kepastian, karena pada malam itu segala taqdir untuk setahun kedepan akan di catatkan.

KEUTAMAAN LAILATUL QADR

Lailatul qadr mempunyai banyak keutamaan. Diantaranya firman ALLAHSWT dalam surat Al-Qadr. Dimana disitu di jelaskan bahwa lailatul qadr lebih baik dari seribu malam. Dalam asbabun nuzul ( sebab – musabab turunnya ) ayat tersebut dikatakan bahwa Nabi SAW mendengar suatu cerita dizaman bani israil,dimana ada seorang lekaki yang setiap malamnya beribadah kepada ALLAH SWT dan siangnya digunakan untuk berjihad di jalan ALLAH SWT. Hal itu dilakukan selama 1000 bulan. Nabi SAW berharap agar umatnya bisa seperti itu. Maka sebagai jawaban atas permintaan Nabi SAW, diberikanlah lailatul qadr kepada umat Nabi SAW.

Diantara keutamaanya jugapada malam itu para malaikat yang turun kebumi lebih banyak dari hitungan kerikil yang ada. Pada malam itu juga ALLAH SWT membuka pintu – pintu langit dimulai dari terbenamnya matahari sampai terbitnya matahari.

Terakhir, seperti yang dituturkan dalam hadist ” Barangsiapayang menghidupkan lailatul qadr dalam keadaan beriman kepada ALLAH SWT dan hanya mencari ridla ALLAH SWT maka dosa – dosanya yang terdahulu dan yang akanlewat akan diampuni “.

WAKTU DAN TANDA – TANDA LAILATUL QADR

Mengenai waktu lailatul qadr, para ulama banyak mengeluarkan pendapat. Hal ini di karenakan banyaknya riwayat mengenai kejelasan lailatul qadr. Untuk lebih detail mengenai pendapat yang banyak tersebut bisa di lihat di buku – buku yang memang menerangkan hal tersebut, di antaranya dalam buku fath al-bari syarh sohih bukhori dalam bab puasa. Dalam tulisan ini, saya mengambilpendapat yang paling unggul. Pendapat tersebut mengatakan bahwa lailatul qadr jatuh pada sepuluh hari terahir bulan ramadhan. Diriwayatkan dari sayyidahAisyah RA, bahwa sesungguhnya Nabi SAW bersabda, carilah lailatul qadr dalam hitungan ganjil pada sepuluh hari terahir bulan ramadhan.

Adapun tanda – tanda lailatul qadr diantaranya, keadaan malam padawaktu itu terang dan tenang. Tidak terasa dingin ataupun panas. Pagi harinya sinar matahari tidak menyilaukan. Sinar matahari pada waktu itu seperti sinar bulan purnama. Bagi seseorang yang menemui lailatul qadr bisa melihat segala sesuatu bersujud, segala tempat bercahaya dan bahkan bisa mendengar salam dan percakapan dari para malaikat. Sebagai catatan, disunahkan bagi mereka yang menemui lailatul qadr untuk merahasiakannya, dikarenakan menemui lailatul qadr adalah sebuah karamah. Dan karamah disunahkan untuk menyembunyikannya. Juga,karena manusia tidak terlepas dari sifat riya dan dengki.

Sebelum tulisan ini saya akhiri, berikut saya kutipkan pernyataan imam Al – Ghozali dan ulama lainnya yang saya baca dalam I’anatut talibin,” Lailatul qadr bisa diketahui dengan melihat hari pertama dibulan ramadhan. Apabila hari pertamanya ahad atau rabu maka lailatul qadr jatuh pada malam 29, atau hari pertama senin maka malam 21, atau hari selasa/jumat maka malam 27, atau hari kamis maka malam 25, atau hari sabtu maka malam 23.

Terlepas dari semua itu marilah kita hidupkan hari – hari ramadhanyang akan tiba dengan perbanyak amal ibadah kita.

Semoga kita selalu mendapat taufiq dan hidayah dari ALLAH SWT. Amin…

Salam persahabatan…

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

(Foto Essai) Menyambut Presiden Baru …

Agung Han | | 20 October 2014 | 20:54

Menilai Pidato Kenegaraan Jokowi …

Ashwin Pulungan | | 21 October 2014 | 08:19

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Najwa Shihab Jadi Menteri? She Is A Visual …

Winny Gunarti | | 21 October 2014 | 07:08

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

20 Oktober yang Lucu, Unik dan Haru …

Alan Budiman | 6 jam lalu

Tangisan Salim Said & Jokowi’s …

Iwan Permadi | 8 jam lalu

Off to Jogja! …

Kilian Reil | 9 jam lalu

Antusiasme WNI di Jenewa Atas Pelantikan …

Hedi Priamajar | 12 jam lalu

Ini Kata Koran Malaysia Mengenai Jokowi …

Mustafa Kamal | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Dunia Intuisi …

Fawwaz Ibrahim | 7 jam lalu

Presiden Baru, Harapan Baru …

Eka Putra | 7 jam lalu

Jokowi Membuatku Menangis …

Fidiawati | 8 jam lalu

Jokowi Sebuah Harapan Baru? …

Ardi Winangun | 8 jam lalu

Potret Utang Luar Negeri Indonesia …

Roby Rushandie | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: