Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Keistimewaan Menjadi Sahabat Nabi

REP | 29 June 2013 | 06:48 Dibaca: 871   Komentar: 9   12

Siapa yang berjuang bersama Nabi صلّى اللَّه عليه وسلم dalam rangka menegakkan Islam dan mendakwahkannya keberbagai pelosok negeri, sehingga kita dapat merasakan nikmatnya iman dan islam?

Apakah orang-orang yang hidup di zaman setelah Nabi صلّى اللَّه عليه وسلم atau orang-orang yang hidup sezaman dengan beliau, yaitu sahabat-sahabat beliau?

Siapa itu sahabat Nabi?

Sahabat Nabi di sini, artinya sebagaimana yang disebutkan oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar:

من لقي النبيّ صلّى اللَّه عليه وسلم في حياته مسلما ومات على إسلامه

“Orang yang bertemu dengan Nabi صلّى اللَّه عليه وسلم di masa hidup beliau dalam keadaan beriman dan wafat dalam islam”. (Al-Ishobah fi Tamyiz Ash-Shohabah juz 1 hal 8)

Artinya:

-Orang yang tidak pernah bertemu dengan Nabi صلّى اللَّه عليه وسلم, bukanlah sahabat Nabi. Walaupun ia hidup di masa Nabi صلّى اللَّه عليه وسلم dan beriman kepada beliau serta wafat dalam islam.

-Orang yang bertemu beliau dalam keadaan kafir, bukanlah shahabat Nabi. Walaupun ia masuk Islam sesudah Nabi صلّى اللَّه عليه وسلم wafat.

-Orang yang murtad dan wafat dalam keadaan murtad, bukanlah sahabat Nabi. walaupun, ia pernah bertemu Nabi صلّى اللَّه عليه وسلم dan beriman kepada beliau.

Keutamaan sahabat-sahabat Nabi.

Setelah kita mengetahui, siapa saja yang termasuk sahabat Nabi dan siapa yang bukan termasuknya, ketahuilah, tatkala seorang menjadi sahabat Nabi, berarti ia memiliki berbagai keutamaan yang tidak bisa ditandingi oleh orang-orang setelah mereka.

Apa saja keutamaan mereka?

1. Mereka adalah orang-orang terbaik

Allah تعالى Berfirman:

{Kalian adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, kalian menyuruh yang ma’ruf dan mencegah yang munkar dan kalian beriman kepada Allah} (QS, Ali-Imran : 110)

Nabi صلّى اللَّه عليه وسلم bersabda:

خير النّاس قرني ثمّ الّذين يلونهم ثمّ الّذين يلونهم

“Sebaik-baik generasi adalah generasiku (para sahabat), lalu setelah mereka (tabi’in), lalu setelah mereka (tabi’it tabi’in). ” (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Mereka adalah orang-orang yang adil dan pilihan

Allah تعالى Berfirman:

{Dan demikian (pula) kami telah menjadikan kalian umat yang adil dan pilihan.} (QS. Al-Baqarah : 143)

3. Mereka mendapatkan keridaaan Allah dan surga dari-Nya

Allah تعالى Berfirman:

{Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu (Muhammad) di bawah pohon} (QS. Al-Fath : 18)

{Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalirkan sungai-sungai didalamnya, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar.} (QS. At-Taubah : 100)

Nabi صلّى اللَّه عليه وسلم bersabda:

لَا يَدْخُلُ النَّارَ، إِنْ شَاءَ اللهُ، مِنْ أَصْحَابِ الشَّجَرَةِ أَحَدٌ، الَّذِينَ بَايَعُوا تَحْتَهَا

“Tidak akan masuk neraka seorang pun dari orang-orang yang berba’iat di bawah pohon (di Hudaibiyyah)”. (HR. Muslim)

4. Sifat-sifat para sahabat Nabi telah dipuji oleh Allah تعالى .

Allah menyebutkan para sahabat Nabi dalam Al-Qur’an:

[1]. Mereka adalah orang-orang yang benar-benar beriman [QS. Al-Anfaal : 74].

[2]. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus [QS. Al-Hujuraat : 7]

[3]. Mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan [QS. At-Taubah : 20]

[4]. Mereka adalah orang-orang yang benar [QS. At-Taubah : 119]

[5]. Mereka adalah orang-orang yang bertaqwa [QS. Al-Fath : 26]

[6]. Dan sifat-sifat lainnya yang termasuk dalam Al-Qur’an.

Sikap seorang muslim terhadap sahabat Nabi.

Setelah mengetahui berbagai keutaman para sahabat Nabi, lantas apa sikap kita terhadap mereka?

Ibnu Abbas berkata:

لَا تَسُبُّوا أَصْحَابَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَلَمَقَامُ أَحَدِهِمْ سَاعَةً يَعْنِي مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، خَيْرٌ مِنْ عَمَلِ أَحَدِكُمْ أَرْبَعِينَ سَنَةً

“Janganlah kalian memaki para shahabat Nabi Muhammad صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. Sungguh, kedudukan salah seorang dari mereka bersama Nabi صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ sesaat (sejam) itu lebih baik daripada amal seorang dari kalian selama 40 tahun”. (Riwayat Ibnu Batthah dengan sanad yang shahih)

Sebagai penutup, marilah kita simak perkataan indah dari Amirulmukminin, Ali bin Abi Thalib رضي الله عنه tentang para sahabat Nabi. Beliau berkata:

لقد رأيت أصحاب محمد صلى الله عليه وسلم، فما أرى أحداً يشبههم منكم لقد كانوا يصبحون شعثاً غبراً، وقد باتوا سجّداً وقياماً يراوحون بين جباهِهِم وخـدودهم ويقفون على مثل الجمر من ذكر معـادهم، كأن بين أعينهم رُكب المعزي من طول سجودهم، إذا ذكر الله هملت أعينهم حتى تبُلَّ جيوبهم، ومـادوا كمـا يميـد الشجـر يوم الريح العاصف، خـوفاً من العقاب ورجـاءً للثواب نهج البلاغة للشريف الرضى شرح محمد عبده ص 225.

“Sungguh, aku telah menyaksikan para sahabat Muhammad  صلى الله عليه وسلم, maka aku tidak melihat seorang pun dari kalian yang dapat menyamai mereka. Mereka siang hari bergelimang pasir dan debu (di medan perang), sedang di malam hari banyak sujud dan berdiri (beribadah kepada Allah) silih berganti, tampak kegesitan dari wajah-wajah mereka. Mereka seakan-akan berpijak di atas bara api bila ingat akan hari pembalasan (Akhirat) dan tampaklah bekas sujud di dahi mereka. Bila mereka berdzikir kepada Allah berlinanglah air mata mereka sampai membasahi baju mereka. Mereka condong laksana condongnya pohon di waktu berhembusnya angin dengan keras, karena takutnya mereka akan siksa Allah, dan mengharapkan ganjaran dari-Nya. ”

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Lewis Hamilton Akhirnya Juara Dunia GP …

Hery | | 24 November 2014 | 21:17

Parade Foto Kompasianival Berbicara …

Pebriano Bagindo | | 24 November 2014 | 18:37

Maksimalkan Potensi Diri dan Gerak Lebih …

Kompasiana | | 21 November 2014 | 12:11

Berbisnis Buku Digital: Keuntungan dan …

Suka Ngeblog | | 24 November 2014 | 18:21

Olahraga-olahraga Udara yang Bikin Ketagihan …

Dhika Rizkia | | 11 November 2014 | 13:41


TRENDING ARTICLES

Tjiptadinata, Menang Karena Senang …

Felix | 10 jam lalu

Butuh Rahma Azhari untuk Bekuk Filipina? …

Arief Firhanusa | 12 jam lalu

Tanggapan Negatif Terhadap Kaesang, Putera …

Opa Jappy | 13 jam lalu

Sikap Rendah Hati Anies Baswedan dan Gerakan …

Pong Sahidy | 14 jam lalu

Putra Presiden Konsumsi Babi …

Muhammad Armand | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

“Sakitnya Tuh di Sini” versus …

Wahyudi Kaha | 7 jam lalu

Foto Foto Ini Bukti Kompasianival Ujud Nyata …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Cerpen : Pak Guru dan Bros Bunga November …

Didik Sedyadi | 8 jam lalu

Kompasianer dan Tantangannya (ke Depan) …

Giri Lumakto | 8 jam lalu

Dimanakah Guru Tanpa Tanda Jasa Itu Kini? …

Trisni Atmawati | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: