Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Yudha Buhana

Bebas menentukan nasib sendiri dan tak henti melawan dunia

Telepati: Berkomunikasi dengan Pikiran Jarak Jauh

REP | 03 July 2013 | 01:26 Dibaca: 1588   Komentar: 1   1

13727894761344561503

Apakah Telepati Bisa Terjadi ?

Telepati, sering disebut sebagai persepsi ekstra-Sensory, dapat digambarkan sebagai pikiran ke pikiran komunikasi.

Ini adalah bahasa diam pikiran, dilakukan dengan komunikasi antara dua orang.

Hal ini  berurusan dengan transmisi pemikiran dari satu orang ke orang lain.

Tidak ada batas jarak agar komunikasi telepati untuk berhasil.

Sebagai fakta, semakin harmonis hubungan antara dua orang, semakin baik kesempatan dari mereka memiliki komunikasi telepati sukses.

Telepati adalah bentuk energi dan perjalanan langsung. Mereka berpikir gelombang, dan berpikir gelombang adalah gelombang kosmik yang menembus semua ruang dan waktu.

Beberapa orang memegang keyakinan bahwa telepati dapat melakukan perjalanan lebih cepat dari kecepatan cahaya.

jika Anda melihat pada hukum berpikir, Anda akan belajar bahwa perjalanan pikiran kita dengan kecepatan 186.000 mil per detik!

Itu berarti bahwa pikiran Anda perjalanan 930,000 kali lebih cepat dari suara Anda! Ini juga berarti, bahwa pikiran Anda berkedip di seluruh dunia dalam satu detik. (sumber :http:// www.brainsync.com )

Pikiran kita adalah kekuatan, dan mereka akan selalu menghasilkan efek. Setiap manusia yang mampu melakukan hal ini.

Agar komunikasi telepati sukses terjadi, suatu keadaan batin relaksasi harus dicapai.

Otak harus pada frekuensi Alpha, dalam rangka pemanfaatan telepati, yang juga dikenal sebagai “indera keenam.” Anda dapat menemukan gelombang hiburan audio otak untuk memasuki frekuensi alpha di http:// www.brainsync.com .

Pastikan Anda menggunakan headphone dan ruang di mana Anda tidak akan terganggu.

ESP dan telepati kesadaran ditentukan oleh jumlah frekuensi pikiran Alpha dicapai oleh orang yang berbeda.

Mereka menemukan bahwa jumlah terendah emisi kortikal menghasilkan potensi terbesar dari ESP. Frekuensi alpha berkisar 12-8 siklus per detik. Berikut termasuk Alpha:

Beta-26-12 siklus per detik. Reflektif kesadaran luar dan aktivitas mental sadar normal.

Alpha-12 untuk 8 siklus per detik. Menunjukkan meningkat kreativitas dan kesadaran batin.

Theta-8-4 siklus per detik-Memungkinkan level yang lebih dalam meditasi dan recall.

Delta-4-0 siklus per detik. Mencerminkan tingkat kesadaran batin dan deep sleep atau seluruh ketidaksadaran luar.

Agar komunikasi telepati berhasil, Anda harus melakukan hal berikut.

  1. Anda harus selaras dengan diri sendiri.
  2. Telepati membutuhkan lingkungan keyakinan dan iman. Ini tidak berfungsi dengan baik di lingkungan keraguan dan tidak percaya.
  3. Pikiran harus dibersihkan sepenuhnya sebelum mencoba telepati.
  4. Untuk menjadi pengirim yang baik, Anda harus mengirimkan pikiran Anda dengan kekuatan intens.
  5. Untuk menjadi penerima yang baik, Anda harus pasif, tenang, dan santai.

Tidak hanya bisa digunakan untuk telepati pikiran untuk komunikasi pikiran, juga dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan alam semesta apa yang Anda inginkan misalnya tujuan Anda untuk 3 bulan ke depan, ditulis dan jelas dengan detail dalam kertas sebagai afirmasi.. Apa yang ingin Anda lakukan dengan daftar ditulis ulang sesuai tujuan Anda seperti semula di pagi hari dan sebelum tidur dikertas lain..kenapa harus demikian ? ini disebabkan oleh fakta bahwa pada saat-saat Anda berada di alpha frekuensi pikiran dan Anda tidak bersaing sebanyak dengan frekuensi pikiran orang lain.Lalu pikiran bawah sadar Anda (tidak pernah berhenti bekerja) mengambil pada tujuan tersebut dan Anda mulai bekerja menuju tujuan tersebut. Karena pikiran bawah sadar Anda mengambil tujuan Anda, ia berkomunikasi telepati tersebut untuk alam semesta dan Anda mulai menarik hal-hal yang merupakan jalur ke tujuan Anda

Ingat, rasa takut dan ragu adalah musuh percaya diri dan keyakinan. Penerimaan dan keyakinan merupakan faktor utama untuk pengalaman telepati sukses..

selamat mencoba..

(sumber :http:// www.brainsync.com )

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

(Foto Essai) Menyambut Presiden Baru …

Agung Han | | 20 October 2014 | 20:54

Inilah Reaksi Mahasiswa Australia untuk …

Tjiptadinata Effend... | | 20 October 2014 | 19:16

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

10 Tips untuk Komedian Pemula …

Odios Arminto | | 21 October 2014 | 01:11

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Najwa Shihab Jadi Menteri? She Is A Visual …

Winny Gunarti | 2 jam lalu

Off to Jogja! …

Kilian Reil | 4 jam lalu

Ini Kata Koran Malaysia Mengenai Jokowi …

Mustafa Kamal | 11 jam lalu

Indonesia Jadi Tuan Rumah Lagi di Piala AFF …

Djarwopapua | 12 jam lalu

BJ Habibie, Bernard, dan Iriana Bicara …

Opa Jappy | 17 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: