Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Mizan Amanah

Mizan Amanah adalah lembaga sosial kemanusiaan yang didirikan pada tanggal 19 Juli 1995. Mizan Amanah selengkapnya

Di Antara Arti, Adab, dan Manfaat Sedekah

REP | 04 July 2013 | 17:10 Dibaca: 904   Komentar: 0   1

Di Antara Arti, Adab, dan Manfaat Sedekah

Di Antara Arti, Adab, dan Manfaat Sedekah

MENCARI nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup dan keluarganya merupakan suatu kewajiban bagi seorang muslim. Sebagian saudara muslim memperoleh keluasan dan kemudahan atas ikhtiarnya tersebut sehingga bisa berkecukupan bahkan lebih. Sebagian lagi dan cenderung lebih besar jumlahnya adalah saudara muslim yang hidup sebatas cukup, bahkan di bawah standar kecukupan. Kondisi ini merupakan hal yang biasa dan bakal terus terjadi dalam kehidupan manusia di muka bumi dan Islam sangat memahami kondisi ini. Oleh karenanya, Islam memunculkan sedekah menjadi salah satu cara atau jalan untuk menjaga ‘keseimbangan’ dalam kehidupan umat muslim.

Allah SWT pun senantiasa mengingatkan seperti yang tercantum dalam QS.Saba’: 39 yang berbunyi “Katakanlah, sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan rezeki bagi (siapa yang dikehendaki-Nya). Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi Rezeki yang sebaik-baiknya.”

Tak hanya itu, sedekah pun menjadi hal yang diingatkan Allah SWT dalam QS Ath-Talaq ayat 5. “Dan hendaklah orang yang disempitkan rezekinya bersedekahlah.” Hadis-hadis tentang sedekah pun tak sedikit.Misalnya, hadits Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa sedekah itu dapat menolak bala. “Bersegeralah untuk bersedekah. Sebab, yang namanya bala tidak bisa mendahului sedekah.”


Hadist lainnya berbunyi, “Tidak akan berkurang rezeki orang yang bersedekah, kecuali bertambah, bertambah, bertambah.”

Sejatinya, sedekah itu memang penting karena sedekah merupakan bagian dari upaya tazkiyatun nafs (membersihkan diri, lahir-batin).Posisi sedekah itu sangat istimewa.Sedekah merupakan ibadah yang utama.Bahkan, dalam Al Quran, perintah bersedekah itu menggunakan huruf wawu atof.Artinya sesuatu yang terikat sekali, merupakan perintah yang sangat penting.


Apa sih Sedekah itu?

Kata sedekah atau shadaqah disebutkan dalam Al Quran sebanyak 15 kali dan semuanya turun pasca-hijrah, yakni di Madinah.

Sedekah berasal dari kata shadaqah (berasal dari bahasa Arab yang berarti ‘benar’. Menurut pengertian istilah syari’at, sedekah berarti ‘segala pemberian amal derma di jalan Allah’. Pendeknya, konsep sedekah itu seperti sabda Nabi Muhammad SAW, “Setiap amal yang baik adalah sedekah.”

Bahkan, Rasulullah pun mengungkapkan, “Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah”.Jadi, tidak hanya materi atau harta saja.


Lalu, kepada siapa saja sedekah itu diberikan?  Jika zakat hanya boleh diberikan kepada 8 golongan yang berhak menerimanya (QS At Taubah: 60), sedangkan sedekah penerimanya bisa jauh lebih luas, seperti tergambar dalam QS Al-Baqarah ayat 215 yang berbunyi, “Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah, apa saja harta yang kamu nafkahkan, hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan.í Dan kebaikan apa saja yang kamu buat, maka sesungguh-nya Allah Maha Mengetahuinya.”

Dari ayat ini terpancar jelas, bentuk sedekah memang lebih luas, selain materi bisa termasuk sesuatu yang bersifat immaterial, misalnya menebarkan senyum, memberikan nasihat yang baik, atau menolong orang yang kesusahan. Namun, perlu juga diingat mengenai materi yang disedekahkan hendaknya adalah materi yang terbaik dan diiringi rasa ikhlas.Oleh karena itu, adab bersedekah pun perlu diperhatikan.

Mizan Amanah

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Melukis Malam di Bawah Lansekap Cakrawala …

Dhanang Dhave | | 21 October 2014 | 13:50

Kisah Setahun Jadi Kompasianer of the Year …

Yusran Darmawan | | 21 October 2014 | 11:59

[ONLINE VOTING] Ayo, Dukung Kompasianer …

Kompasiana | | 16 October 2014 | 14:46

Merencanakan Anggaran untuk Pesta Pernikahan …

Cahyadi Takariawan | | 21 October 2014 | 10:02

Ayo, Tunjukkan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Sttt… Bos Kompasiana Beraksi di …

Dodi Mawardi | 5 jam lalu

Film Lucy Sebaiknya Dilarang! …

Ahmad Imam Satriya | 8 jam lalu

20 Oktober yang Lucu, Unik dan Haru …

Alan Budiman | 9 jam lalu

Tangisan Salim Said & Jokowi’s …

Iwan Permadi | 11 jam lalu

Off to Jogja! …

Kilian Reil | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Saat Angin Kencang, Ini Teknik Menyetir …

Sultan As-sidiq | 7 jam lalu

Golkar Jeli Memilih Komisi di DPR …

Hendra Budiman | 8 jam lalu

Rekor MURI Jokowi …

Agus Oloan | 8 jam lalu

Cerpenku: Perempuan Berkerudung Jingga …

Dewi Sumardi | 8 jam lalu

Kecurangan Pihak Bank dan Airline Dalam …

Octavia Eka | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: