Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Amor Balawi

Berpikir, Bertindak & Berprilaku SEDERHANA untuk mengatasi masalah YANG TIDAK SEDERHANA

Cara Sederhana Mengendalikan Hawa Nafsu

OPINI | 09 July 2013 | 15:27 Dibaca: 4922   Komentar: 0   1

Hari ini adalah hari terakhir di bulan Syaban 1434 H. Maghrib nanti kita sudah memasuki Ramadhan yang kita semua nantikan, rindukan dan mulyakan, sebagai bulan yang penuh berkah, rahmat dan ampunan dari Allah SWT. Ibadah yang utama dibulan Ramadhan adalah puasa. Dan inti puasa adalah mengendalikan diri dari hawa nafsu negative (buruk).

Allah telah menciptakan manusia dengan kelengkapan potensi baik buruk maupun baik. Sungguh beruntung orang yang mengendalikan hawa nafsu negatifnya dan mengembangkan hawa nafsu positif (baik) nya.  Hawa nafsu ini bukan untuk dihilangkan tapi cukup diarahkan dan dikendalikan. Karena Dengan hawa nafsulah manusia dapat membuat hidup lebih baik dan dapat menikmati kehidupan ini menjadi lebih indah. Dengan hawa nafsu pula manusia diberi amanah untuk memakmurkan dunia ini. Dengan catatan hawa nafsu tersebut diarahkan kepada kebaikan.

Bulan Ramadhan adalah sarana yang paling tepat untuk melatih pengendalian hawa nafsu negative. Untuk dapat mengendalikan hawa nafsu kita harus lebih dulu tahu karakteristik (ciri2) hawa nafsu. Ciri yang pertama hawa nafsu lebih senang kepada hal-hal yang dilarang. Hawa nafsu negative cenderung kepada yang haram, padahal Allah menyuruh kita untuk melakukan yang halal. Ciri yang kedua, hawa nafsu suka yang tidak baik, padahal Allah memerintahkan kepada kepada yang baik2 (thoyyiban). Dan ciri yang ketiga adalah hawa nafsu suka yang berlebih lebihan, padahal Allah melarang kita untuk melakukan aktivitas yang berlebih2an (wa laa tusrifuu).

Untuk dapat mengendalikan hawa nafsu kita harus tahu jenis-jenis hawa nafsu. Secara sederhana ada 8 jenis hawa nafsu dalam diri manusia, yaitu: mata, telinga, mulut, perut, sex, pikiran, perasaan dan hati. Ke-8 jenis hawa nafsu inilah yang harus kita kendalikan dari hal negative menjadi hal yang positif. Kebiasaan yang terjadi (fenomena dalam diri manusia) ketika hawa nafsu tidak terkendali maka mata cs selalu senang melihat/mendengar/bicara/makan dll kepada hal yang dilarang, hal yang jorok2, dan berlebihan.

Untuk itulah maka kehadiran Ramadhan adalah momentum penting untuk dapat melatih pengendalian diri kita dalam menahan hawa nafsu negative. Karena apabila hawa nafsu sudah diarahkan kepada hal yang baik maka keselamatan, kesuksesan dan kebahagian hidup akan tercapai baik di dunia maupun di akhirat kelak. Pertanyaannya adalah Bagaimana cara kita mengendalikan hawa nafsu ini?

Berikut saya coba sharing tentang cara sederhana mengendalikan hawa nafsu:

  1. Alihkan
  2. Tutup
  3. Menahan

Disingkat dengan ATM

Karena Hawa nafsu cenderung kepada yang buruk maka setiap ada keinginan, pikiran, perasaan, tontonan, perkataan, dll (yang berimbas keburukan pada ke-8 jenis hawa nafsu) maka segera alihkan ke hal yang baik, benar dan bermanfaat.

Kemudian cara yang kedua adalah tutup jalan masuk hawa nafsu tersebut. Artinya hindari segala hal yang dapat memicu “kebangkitan” hawa nafsu negative. Misalkan hawa nafsu mata lebih senang menonton film porno, maka segala hal yang menuju kepada aktivitas nonton film porno dihindari (seperti beli dvd, browsing internet dll). Dan yang ketiga adalah hawa nafsu harus mampu kita tahan dan kita kendalikan dengan usaha yang sungguh2 dan minta pertolongan kepada Allah SWT, dengan catatan langkah 1 dan 2 harus dilakukan lebih dulu.

Dan …… Bulan Ramadhan adalah bulan yang paling mudah untuk mengendalikan hawa nafsu negative, karena semua celah keburukan ditutup termasuk diikatnya “para setan” yang sering mengajak kepada keburukan.

Mudah2 tips yang sederhana ini dapat memberikan pencerahan dan sedikit bermanfaat bagi kita menjelang detik2 menuju Ramadhan 1434 H.

Marhaban yaa Ramadhan 1434 H

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Lolo Sianipar, Sukses Menjalankan Bisnis …

Erri Subakti | | 23 October 2014 | 19:54

Pak Jokowi, Rakyat Cuma Ingin Bahagia… …

Eddy Mesakh | | 23 October 2014 | 19:57

[YOGYAKARTA] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:06

Gesture …

Pm Susbandono | | 23 October 2014 | 19:05

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Kaesang: Anak Presiden Juga Blogger …

Listhia H Rahman | 8 jam lalu

Akankah Pemkot Solo Berani Menyatakan Tidak …

Agus Maryono | 11 jam lalu

Jokowi-JK Tak Kompak, Langkah Buruk bagi …

Erwin Alwazir | 11 jam lalu

Jonru Si Pencinta Jokowi …

Nur Isdah | 13 jam lalu

Pak Presiden, Kok Sederhana Banget, Sih! …

Fitri Restiana | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Selusur Goa, Mengingat Kembali Stalaktit dan …

Mentari_elart | 8 jam lalu

Jokowi Ngetest DPR …

Herry B Sancoko | 8 jam lalu

Penderita Lumpuh Layu Itu Hidupi Dua Kakak …

Asep Rizal | 8 jam lalu

Jalasveva Jayamahe, Mengembalikan Kejayaan …

Topik Irawan | 9 jam lalu

Buah Strawberry untuk Kesehatan Jantung …

Puri Areta | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: