Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Asep Mulyana

Science Teacher at Islamic Junior High School

Masa Orientasi Siswa Bernuansa Islami

REP | 16 July 2013 | 16:32 Dibaca: 261   Komentar: 1   0

Menggelar kegiatan awal  tahunan pelajaran di hampir setiap sekolah di Indonesia dengan  Masa Orientasi Siswa merupakan suatu program wajib mesti dijalankan apalagi mendapat dana dari BOS (Bantuan Opresional Sekolah). Madrasah Tsanawiyah Negeri 33 Jakarta mencoba merancang kegiatan Masa Orientasi Siswa dengan berbagai program apalagi berbarengan dengan Ramadhan. MOS bernuansa Islam ?  Panita MOS kali ini mencoba mengemas dengan nuansa islami (Ramadhan) dimulai dari atribut seperti peci (sebuah sarana yang dapat digunakan untuk shalat), pita merah putih bertujuan agar nuansa kepahlawanan dan nasionalisme terasa dalam diri peserta didik.

Atribut lain peserta MOS  membawa tas dari karung plastik beras, agar dalam 3 hari ini siswa bisa merasakan bahwa sangat sulit membawa barang bawaan dan muncul rasa bersyukur ketika orangtuanya mampu membeli tas bagus dibandingkan dengan oranglain yang kurang mampu. Disini konsep belajar dengan merasakan lebih berarti atau bermakna dibandingkan dengan hanya sekedar ceramah atau nasehat.

13739671121495480834

Selain atribut, program  kegiatan seperti materi wajib diantaranya Wawasan Wiyatamandala, Mengenal Kurikulum dan membangun komitmen belajar, Materi Sosialisasi Tata tertib  dan mengenal Budaya Madrasah dan ditambah pengenalan OSIS  kepada siswa baru.

Awal kegiatan Masa Orientasi Peserta didik baru dimulai dengan tadarus alqur’an, hafalan qur’an, shalat dhuha dan diakhiri shalat Dzuhur berjama’ah. Selingannya ,Dinamika Kelompokpun diberikan dalam bentuk permainan islami seperti Menghafal Asmaul Husna 99 Nama dalam waktu 15 Menit, ditambah 25 nama nabi harus dihapal oleh masing-masing kelompok, memang kuncinya ada pada kerjasama tim, jika masing-masing mendapat tugas untuk beberapa nama, maka tujuan menghafal semua nama asmaul husna pun dapat diraih.

Semoga MOS yang digelar di MTs Negeri 33 Jakarta bukan sekedar lucu-lucuan, Eforia semata, hura-hura dan menghamburkan banyak biaya. Terakhir kami gelar acara bakti sosial dengan tema “Berkah Ramadhan” semoga barang-barang sembako yang dikumpulkan oleh siswa baru ikhlas dan akan dibagikan kepada warga sekitar yang berhak menerimanya. Aamiin

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Menghadiri Japan Halal Expo 2014 di Makuhari …

Weedy Koshino | | 27 November 2014 | 16:39

Bu Susi, Bagaimana dengan Kualitas Ikan di …

Ilyani Sudardjat | | 27 November 2014 | 16:38

Saya Ibu Bekerja, Kurang Setuju Rencana …

Popy Indriana | | 27 November 2014 | 16:16

Peningkatan Ketahanan Air Minum di DKI …

Humas Pam Jaya | | 27 November 2014 | 10:30

“Share Your Dreams” dengan Paket …

Kompasiana | | 26 November 2014 | 11:24



HIGHLIGHT

Keuntungan Minum Air Mineral di Pagi Hari …

Vitalis Vito Pradip... | 8 jam lalu

Perbandingan Cerita Rakyat Ande-ande Lumut …

Kinanthi Nur Lifie | 8 jam lalu

Kalau Nggak Macet, Bukan Jakarta Namanya …

Seneng Utami | 8 jam lalu

Merdeka Tapi Mati! …

Engly Ndaomanu | 8 jam lalu

‘Jujur dan Benar dalam Pola …

Asep Rizal | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: