Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Asep Mulyana

Science Teacher at Islamic Junior High School

Masa Orientasi Siswa Bernuansa Islami

REP | 16 July 2013 | 16:32    Dibaca: 285   Komentar: 1   0

Menggelar kegiatan awal  tahunan pelajaran di hampir setiap sekolah di Indonesia dengan  Masa Orientasi Siswa merupakan suatu program wajib mesti dijalankan apalagi mendapat dana dari BOS (Bantuan Opresional Sekolah). Madrasah Tsanawiyah Negeri 33 Jakarta mencoba merancang kegiatan Masa Orientasi Siswa dengan berbagai program apalagi berbarengan dengan Ramadhan. MOS bernuansa Islam ?  Panita MOS kali ini mencoba mengemas dengan nuansa islami (Ramadhan) dimulai dari atribut seperti peci (sebuah sarana yang dapat digunakan untuk shalat), pita merah putih bertujuan agar nuansa kepahlawanan dan nasionalisme terasa dalam diri peserta didik.

Atribut lain peserta MOS  membawa tas dari karung plastik beras, agar dalam 3 hari ini siswa bisa merasakan bahwa sangat sulit membawa barang bawaan dan muncul rasa bersyukur ketika orangtuanya mampu membeli tas bagus dibandingkan dengan oranglain yang kurang mampu. Disini konsep belajar dengan merasakan lebih berarti atau bermakna dibandingkan dengan hanya sekedar ceramah atau nasehat.

13739671121495480834

Selain atribut, program  kegiatan seperti materi wajib diantaranya Wawasan Wiyatamandala, Mengenal Kurikulum dan membangun komitmen belajar, Materi Sosialisasi Tata tertib  dan mengenal Budaya Madrasah dan ditambah pengenalan OSIS  kepada siswa baru.

Awal kegiatan Masa Orientasi Peserta didik baru dimulai dengan tadarus alqur’an, hafalan qur’an, shalat dhuha dan diakhiri shalat Dzuhur berjama’ah. Selingannya ,Dinamika Kelompokpun diberikan dalam bentuk permainan islami seperti Menghafal Asmaul Husna 99 Nama dalam waktu 15 Menit, ditambah 25 nama nabi harus dihapal oleh masing-masing kelompok, memang kuncinya ada pada kerjasama tim, jika masing-masing mendapat tugas untuk beberapa nama, maka tujuan menghafal semua nama asmaul husna pun dapat diraih.

Semoga MOS yang digelar di MTs Negeri 33 Jakarta bukan sekedar lucu-lucuan, Eforia semata, hura-hura dan menghamburkan banyak biaya. Terakhir kami gelar acara bakti sosial dengan tema “Berkah Ramadhan” semoga barang-barang sembako yang dikumpulkan oleh siswa baru ikhlas dan akan dibagikan kepada warga sekitar yang berhak menerimanya. Aamiin

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Antara FIFA dan Mimpi Buruk PSSI ? …

Hery | | 30 May 2015 | 09:57

Memaknai Keterbatasan …

Syifa Ann | | 30 May 2015 | 01:59

[Blog Competition] Selfie Moment …

Kompasiana | | 18 May 2015 | 17:04

Dodit Mulyanto dan Kontradiksi Fans …

Andi Kurniawan | | 29 May 2015 | 16:08

Bagikan Cerita Pengalaman Bersepedamu dan …

Kompasiana | | 29 May 2015 | 13:55


TRENDING ARTICLES

Gagasan Khilaf Khilafah …

Iqbal Kholidi | 5 jam lalu

Salah Membaca Gestur, Calon Doktor Itu …

Muhammad Armand | 6 jam lalu

Berkat Jokowi Rakyat Indonesia Semakin Kuat …

Stefanus Toni A.k.a... | 7 jam lalu

Jika Ibu Kota Dipindah ke Palangka Raya! …

Jimmy Haryanto | 9 jam lalu

Buku Kontroversial: Akulah Istri Teroris …

Muthiah Alhasany | 9 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: