Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Yuli Puspitasari

Seseorang yang ingin jadi writerpreneur

Tips Agar Anak Cepat Bisa Membaca (Bahasa Inggris)

REP | 18 July 2013 | 13:42 Dibaca: 452   Komentar: 2   1

Kali ini saya ingin berbagi tentang tips agar anak cepat bisa membaca Bahasa Inggris.

Siapa yang tidak ingin anaknya jago ngomong Bahasa Inggris? Semua orang tua pasti menginginkannya bukan? Sekaraag ini, Bahasa Inggris sudah menjadi second language bagi anak-anak di kota besar sepertiJjakarta. Mereka terbiasa berbicara dalam bahasa inggris karna disekolah bahasa yang dipakai adalah Bahasa Inggris. Kemampuan berbahasa (verbal) bisa didapat secara natural; yakni melalui mendengar dan praktek langsung. Namun, untuk kemampuan membaca diperlukan latihan dan pengajaran terhadap si anak. Intinya kemampuan membaca itu tidak bisa datang begitu saja.

Membaca lewat metode Phonic.

Phonic artinya bunyi. Setiap huruf (alfabet) memiliki bunyi masing-masing. Ibaratnya seperti ini, huruf alfabet adalah kucing, dan kucing itu punya bunyi “meong”, tidak lantas bunyinya “kucing” kan?. Cara mudah mengajari phonic kepada anak bisa dengan memperkenalkan huruf beserta bunyinya masing-masing. Contohnya huruf a bunyinya ae, huruf o bunyinya o, huruf i bunyinya i. Pada dasarnya mirip seperti belajar membaca dalam Bahasa Indonesia. Yang berbeda hanya pada huruf “c” yang dalam bahasa inggris bunyinya “keh”.

Pengenalan huruf biasanya disertai dengan kata-kata yang berawalan dengan bunyi huruf tersebut, contohnya: a for apple, i for iguana, u for umbrella, b for bag. Dll. setelah proses pengenalan selesai, biasanya anak akan diajarkan blending, yaitu penggabungan dua bunyi atau lebih yang terdiri dari C-V-C (consonant-vowel-consonant).

Contoh blending dua bunyi: up, in, mo, ma; kemudian bisa dilanjutkan dengan 3 bunyi jika anak sudah pandai menggabungkan dua bunyi huruf tersebut; mop,mom,bag,big,pan.

Kapan anak bisa belajar membaca?

Anak sudah bisa diajarkan membaca pada usia 3 tahun lebih, atau tergantung kemandirian si anak juga. Mengajar anak-anak itu tantanganya cukup berat, karena anak usia preschool itu konsentrasinya sangat pendek. Umumnya bisa dipastikan dengan mengalikan umurnya dengan angka 5. jadi kalau usianya 3 tahun kalikan 5 adalah 15, konsentrasi si anak dalam belajar hanya 15 menit. Untuk itu, kegiatan belajar harus dirancang dengan fun dan menarik sehingga anak tidak bosan.

Adapun jika orangtua tidak memiliki cukup banyak waktu, orang tua bisa mempercayakan kepada beberapa kursus membaca seperti:

  1. Easy Reader, dibangun oleh ibu herlina berdasarkan hasil riset study nya ketika mengambil kuliah di malaysia.

  2. I can read (franchise dari luar negeri)

  3. Gafa (membaca bahasa indonesia)

  4. Jolly English

Untuk keterangan lebih lengkapnya bisa di di search di google. Mari kita tingkatkan awareness anak-anak melalui membaca, karna ilmu pengetahuan bisa diperoleh salah satunya dengan membaca.

Salam kompasianer

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Generasi ‘Selfie’: Bisakah Diandalkan? …

Fandi Sido | | 17 April 2014 | 11:02

Final BWF World Junior Championship 2014, …

Sahroha Lumbanraja | | 17 April 2014 | 22:38

Di Saat Tidak Ada Lagi yang Peduli dengan …

Thomson Cyrus | | 17 April 2014 | 17:39

Jalur Linggarjati Gunung Ciremai Nan Aduhai …

Agung Sw | | 18 April 2014 | 01:24

Inilah Pemenang Kompasiana - ISIC 2014 Blog …

Kompasiana | | 17 April 2014 | 15:52


TRENDING ARTICLES

Manuver Amien Rais Menjegal Jokowi? …

Pecel Tempe | 7 jam lalu

Jokowi di Demo di ITB, Wajarkah? …

Gunawan | 16 jam lalu

Pernyataan Pedas Jokowi Selama Nyapres …

Mustafa Kamal | 16 jam lalu

Meski Tak Punya Ijin, JIS Berani Menolak …

Ira Oemar | 17 jam lalu

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 17 April 2014 06:59

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: