Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Muhammad Alrajab

tanggap, cepat berpikir mencapai masa depan yg cerah.

Kualitas Penduduk Indonesia

OPINI | 28 July 2013 | 12:29 Dibaca: 5225   Komentar: 0   0

13749891582013415718

sumber: WWW. gambar penduduk indonesia.com

Berdasarkan BPS pada bulan Agustus 2010, jumlah penduduk Indonesia berdasarkan hasil sensus ini adalah sebanyak 237.556.363 orang, yang terdiri dari 119.507.580 laki-laki dan 118.048.783 perempuan.

wah, ni merupakan jumlah yang besar, dimana kita negara indonesia merupakan negara urutan ke 4 dunia setelah Cina, india, USA.

jumlah penduduk yang besar ketika berkualitas akan menjadi salah satu faktor potensi sumber daya manusia yang bisa membangun negeri ini, bkan sebaliknya dengan jumlah penduduk yang rendah akan berpengaruh terhadap daya tampung dan kan meningkatkan angka kemiskinan, kriminal dan lainnya.

Laporan dari United Nations Development Program (2012) menunjukkan IPM Indonesia Indeks Pembangunan Manusia Indonesia sangat rendah. Pada tahun 2011 IPM Indonesia berada di urutan 124 dari 187 negara yang disurvei, dengan skor 0,617. Hal ini cukup menghawatirkan karena urutan ini turun dari peringkat 108 pada tahun 2010. Posisi ini tidak bergeser di kawasan ASEAN. Peringkat pertama IPM adalah Singapura dengan nilai 0,866 dan disusul Brunei dengan nilai IPM 0,838, disusul Malaysia (0,761), Thailand (0,682,) dan Filipina (0,644). Indonesia hanya unggul dari Vietnam yang memiliki nilai IPM 0,593, Laos dengan nilai IPM 0,524, Kamboja dengan nilai IPM 0,523, dan Myanmar dengan nilai IPM 0,483.

3 faktor yang mempengaruhi kualitas penduduk di negeri ini :

1. pendidikan

Pendidikan merupakan salah satu indikator kualitas penduduk. Semakin tinggi tingkat pendidikan yang dicapai, maka semakin tinggi pula kualitas sumber daya manusia yang dimiliki,sehingga ia memperoleh pekerjaan yang layak dengan gaji/upah yang sesuai.

2. kesehatan

Rendahnya tingkat kesehatan masyarakat akan memunculkan serangkaian dampak yang berhubungan dengan kualitas sumber daya manusia. Generasi yang tidak ketercukupan gizi tentu akan memiliki kondisi fisik dan psikis yang kurang bila dibandingkan dengan generasi yang terpenuhi gizinya. Kondisi ini tentu sangat berpengaruh pada pola pikir, ketahanan belajar, dan kreatifitasnya,teman-teman ahli gizi biasanya menyebutnya dengan sebutan (lost generation) generasi yang hilang, melahirkan generasi yang idiot

3. pendapatan perkapita.

Pendapatan perkapita negara Indonesia masih tergolong rendah, data tahun 2002 menyebutkan pendapatan perkapita Indonesia mencapai 2.800 dollar Amerika Serikat. Di antara negara-negara anggota ASEAN saja, Indonesia menempati urutan keenam setelah Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia, Thailand, dan Filipina.kenyataan ini menggambarkan kehidupan masyarakat Indonesia masih didominasi masyarakat miskin atau masyarakat prasejahtera dengan tingkat penghasilan yang relatif rendah. Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan jumlah penduduk miskin Indonesia per Maret 2013 mencapai 28,07 juta orang

kesimpulannya adalah  keadaan penduduk sangat mempengaruhi dinamika pembangunan dalam suatu negara. Permasalahan penduduk di Indonesia baik dari jumlah penduduk (kuantitas) maupun mutu (kualitas) merupakan suatu masalah yang dilematis dan kontradiktif. Di satu sisi jumlah penduduk yang besar merupakan modal dan potensi yang dapat meningkatkan produksi nasional apabila dapat dibina dan dikerahkan sebagai tenaga kerja yang efektif sehingga sangat menguntungkan bagi usaha pembangunan di segala bidang. Sebaliknya penduduk dengan mutu dan kualitas yang rendah yang tidak mampu bersaing karena minimnya kesempatan kerja yang tersedia, akan menjadi beban dan penghambat pembangunan.

dari 237.556.363 jiwa penduduk indonesia, kita tidak mendapatkan 11 orang tuk mewakili negeri di lapangan hijau, ingin rasanya mendengar lagu kebangsaan indonesia raya dinyayikan di ajang piala dunia,

dari 237.556.363 jiwa penduduk indonesia, kita tidak mendapatkan 1 orang tuk mewakili negeri di MOTO GP, ingin rasanya mengidolakan yang berasal dari negeriku sendiri.

kapan negeri ini berubah status dari negara berkembang menjadai negara maju???

kapan negara ini bisa bersaing dengan negara-negara lain.????

salam…..

Referensi

badan pusat statistik

http://puzzleminds.com/kualitas-kependudukan-di-indonesia/

http://www.antaranews.com/berita/385688/kualitas-penduduk-indonesia-urutan-121-dunia


Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Meriah Nobar Relawan di Episentrum Kalla …

Indra Sastrawat | | 20 October 2014 | 12:56

Ibu Negara Kita Kenyes-Kenyes dan Cantik …

Mafruhin | | 20 October 2014 | 08:58

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Tolong … Emosi Saya Dibajak! …

Hendri Bun | | 20 October 2014 | 13:20

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Standing Applause, Bagi Kehadiran Prabowo …

Abah Pitung | 5 jam lalu

Beda Perayaan Kemenangan SBY dan Jokowi …

Uci Junaedi | 5 jam lalu

Ramalan Musni Umar Pak Jokowi RI 1 Jadi …

Musni Umar | 8 jam lalu

Jokowi Dilantik, Pendukungnya Dapat Apa? …

Ellen Maringka | 8 jam lalu

Ucapan “Makasih SBY “Jadi …

Febrialdi | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Curahan Hati Indra Sjafrie .. …

Achmad Suwefi | 7 jam lalu

Setelah Menjadi Relawan Jokowi, Selanjutnya …

Maulana Zam | 7 jam lalu

Melihat Jokowi dari Papua …

Moh. Habibi | 7 jam lalu

Buku Adalah Dunia, Bukan Jendela …

Nitaninit Kasapink | 7 jam lalu

Pelantikan Presiden yang Mengukir Sejarah …

Mamank Septian | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: