Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Nugroho Angkasa

Guru Privat Bahasa Inggris di Yogyakarta, Editor, dan Penerjemah Lepas. Gemar Baca dan Rangkai Kata selengkapnya

Mengasah Kreativitas Lewat Musik

OPINI | 03 August 2013 | 08:29 Dibaca: 122   Komentar: 0   0

Dimuat di Suara Merdeka, Sabtu/3 Agustus 2013

http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/08/03/232978/Mengasah-Kreativitas-lewat-Musik

KREATIVITAS siswa dapat diasah lewat permainan perkusi sederhana. Eksperimen semacam itu sempat dilakukan di Kelompok Bermain (KB) dan TK Islam Permata Iman 2, Malang oleh Rinanda Cahyawati. Mahasiswi S1 Program Studi Pendidikan Guru PAUD tersebut merancang penelitian tindakan kelas (PTK) unik.

PTK terdiri atas dua siklus. Masing-masing memiliki 4 tahapan, yakni perencanaan, pelaksanaan (tindakan), observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelompok B yang berjumlah 15 anak. Metode pengumpulan data melalui lembar observasi aktivitas siswa selama proses kegiatan pembelajaran dan dokumentasi foto.

Ternyata, hasil penelitian menunjukkan kegiatan bermain perkusi sederhana dapat meningkatkan kreativitas musikal siswa. Peningkatan kreativitas sebesar 51%. Bahkan keberhasilan yang diinginkan tercapai pada siklus kedua, yakni rata-rata 78%.

Keceriaan

Menurut para ilmuwan di Jepang, musik merupakan sarana ampuh bagi siswa untuk mengekspresikan perasaannya. Bukan berarti mereka harus ahli memainkan satu alat musik tertentu, tapi yang penting musik dapat membawa keceriaan tatkala seorang anak secara positif terlibat dalam mengekspresikan pedalaman jiwanya (Music Wonderland, 2006).

Selain itu, tak ada salahnya para guru dan orang tua meluangkan waktu sejenak dengan anak-anak. Mereka bisa menikmati pengalaman bersama mendengarkan musik tertentu. Karena selama ini kita terjebak dalam rutinitas tuntutan kurikulum, sehingga cenderung terburu-buru dan tak sempat menikmati kebersamaan.

Erwin Gutawa bukan nama asing di belantika musik nasional. Pria kelahiran Jakarta, 16 Mei 1962 tersebut adalah seorang musisi hebat. Selain pemain musik, ia juga composer, arranger, conductor konser-konser megah.

Ternyata sejak kecil, Erwin sudah dikenalkan dengan aneka jenis musik oleh orang tua dan para gurunya. Pengalaman tersebut membuat Erwin kian cinta musik. Ia telah banyak melahirkan karya dalam berbagai genre musik. Dari mulai rok, keroncong, melayu, jaz, klasik, sampai pop.

Permainan musik sederhana memang dapat meningkatkan kreativitas musikal anak. Tentu harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekolah masing-masing. Sedikit sharing, penulis acap kali menggunakan lagu untuk belajar bahasa Inggris. Kami menciptakan liriknya bersama-sama, ”We are smart students, happy and diligent, have high self confidence!” (Kami murid yang cerdas, ceria dan rajin, punya kepercayaan diri tinggi!)

Sebagai instrumen, jangan dibayangkan seperti konser, kami sekadar menggunakan tepuk tangan, akapela dan hentakan kaki. Sungguh mudah menerapkan metode musikal jika ada kemauan dan sedikit kreativitas. (24)

13754933322060009157

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Berburu Oleh-oleh Khas Tanah Dayak di Pasar …

Detha Arya Tifada | | 26 November 2014 | 04:19

Berburu Oleh-oleh Khas Tanah Dayak di Pasar …

Detha Arya Tifada | | 26 November 2014 | 04:19

Menuju Jakarta, Merayakan Pestanya …

Hendra Wardhana | | 26 November 2014 | 07:59

Minum Air Lemon di Pagi Hari dan Manfaatnya …

Gitanyali Ratitia | | 26 November 2014 | 01:38

Ikuti Blog Competition ”Warna Warni Indah …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 10:50


TRENDING ARTICLES

Kisruh Golkar, Perjuangan KMP Menjaga …

Palti Hutabarat | 8 jam lalu

Golkar Lengserkan Aburizal Bakrie, Babak …

Imam Kodri | 8 jam lalu

5 Kenampakan Aneh Saat Jokowi Sudah …

Zai Lendra | 13 jam lalu

Timnas Indonesia Bahkan Tidak Lebih Baik …

Kevinalegion | 14 jam lalu

Suami Bergaji Besar, Masih Perlukah Istri …

Cucum Suminar | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Kepercayaan Penuh Berbuah Revolusi …

Nursalam Sabir | 8 jam lalu

Media Cetak (Belum) Akan Mati …

Irwan Rinaldi | 8 jam lalu

Ini Kata Menpora Terkait Gagalnya Timnas …

Djarwopapua | 8 jam lalu

Datang ke Papua, Al Jazeera Ingin “Tebus …

Hamid Ramli | 8 jam lalu

(Peserta) #KPKGerebek (7) Jakarta Street …

Kpk Kompasiana | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: