Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Ayisi Ayisi

Association of Young Innovator and Scientist Indonesia

Prestasi Pelajar Indonesia di Bidang Inovasi

REP | 19 August 2013 | 14:08 Dibaca: 174   Komentar: 1   4

Sepuluh innovator Indonesia berhasil memperoleh prestasi membanggakan di ajang 5th Live Invention Student Contest for Green in Korea, yang diselenggarakan di pusat seni dan pendidikan korea selatan pada tanggal 30
juni 2013. yang diselenggarakan oleh electrical industrial news korea dan asosiasi inovasi korea.

5 mendali emas dipersembahkan kepada 5 innovator Indonesia, yaitu Zahran Fawaz M, Zharizqi Hakiim dan Prasetyo Hutomo (SMA N 38 Jakarta) dengan Innovasi SMART HOUSE, Cafa Lundiberlianegoro (SMA AL-Izhar) dengan innovasi City Water Turbine Mark 1 type 1, Satrio Nur Hutomo (Universitas Negeri Jakarta) dengan Innovasi Software for Learning ASEAN (SELARAS), Dhonny Bramanto (Universitas Pancasila) dengan innovasi Electronic air Cleaner Generation One, M.Rizky Radliya (Universitas Brawijaya) Dengan innovasi Chocotea.

3 Mendali Perak diperoleh oleh M.Rangga Atmaja (SD Pelita) dengan innovasi Flash Bell, Megaria Agutina (Universitas Negeri Jakarta) dengan innovasi baby a hug, M. Aulia Rachman (WNI di Asia Pacific University,Japan) dengan innovasi Natural mosquito Repellent Soap.

2 Medali Perunggu Shofura Afifah, Yongki Umam Sandi dan Wida Adelia Putri (SMAN 38) dengan innovasi Optimization of epidermis soybean dan Juni Indah, Harits Fathuddin, Aulyta Yasinta (SMAN 38 Jakarta) dengan Innovasi Automatic Cleaner Car.

Mereka semua adalah innovator yang dipilih dan direkomendasikan oleh association of young innovator Indonesia (AYISI) dan telah melewati proses seleksi yang cukup panjang. Seluruh innovator juga dibina oleh TIM ETNIC
(Education and Training Nobel Innovation Center) dengan ketua tim pelatih adalah Andi dwi putra (President AYISI dan Peraih Nobel Innoasi).

“ini adalah tahun pertama kami berpatisipasi, Kami berharap tahun depan dapat lebih banyak emas yang kami persembahkan untuk Indonesia” tutup andi.

kompetisi ini diikuti oleh empat Negara, yaitu korea, Indonesia, Malaysia dan philipna.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pemangsa Anak-anak Sasar Sekolah-sekolah …

Jonas Suroso | | 24 April 2014 | 01:14

“Blocking Time” dalam Kampanye …

Ombrill | | 24 April 2014 | 07:48

Kota: Kelola Gedung Parkir atau Hunian …

Ratih Purnamasari | | 24 April 2014 | 13:59

Mengenal Infrastruktur PU Lewat Perpustakaan …

Kompasiana | | 21 April 2014 | 15:12

Mengenal Infrastruktur PU Lewat Perpustakaan …

Kompasiana | | 21 April 2014 | 15:12


TRENDING ARTICLES

Demam Masha and Bear, Lagi-lagi Film Animasi …

Heru Andika | 7 jam lalu

Senayan, Panggung Baru Para Artis… …

Iswanto Junior | 8 jam lalu

Nasib Capres ARB (Ical Bakrie) dan Prabowo …

Mania Telo | 9 jam lalu

Provokasi Murahan Negara Tetangga …

Tirta Ramanda | 10 jam lalu

Aceng Fikri Anggota DPD 2014 - 2019 Utusan …

Hendi Setiawan | 10 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: