Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Ayisi Ayisi

Association of Young Innovator and Scientist Indonesia

Prestasi Pelajar Indonesia di Bidang Inovasi

REP | 19 August 2013 | 14:08 Dibaca: 180   Komentar: 1   4

Sepuluh innovator Indonesia berhasil memperoleh prestasi membanggakan di ajang 5th Live Invention Student Contest for Green in Korea, yang diselenggarakan di pusat seni dan pendidikan korea selatan pada tanggal 30
juni 2013. yang diselenggarakan oleh electrical industrial news korea dan asosiasi inovasi korea.

5 mendali emas dipersembahkan kepada 5 innovator Indonesia, yaitu Zahran Fawaz M, Zharizqi Hakiim dan Prasetyo Hutomo (SMA N 38 Jakarta) dengan Innovasi SMART HOUSE, Cafa Lundiberlianegoro (SMA AL-Izhar) dengan innovasi City Water Turbine Mark 1 type 1, Satrio Nur Hutomo (Universitas Negeri Jakarta) dengan Innovasi Software for Learning ASEAN (SELARAS), Dhonny Bramanto (Universitas Pancasila) dengan innovasi Electronic air Cleaner Generation One, M.Rizky Radliya (Universitas Brawijaya) Dengan innovasi Chocotea.

3 Mendali Perak diperoleh oleh M.Rangga Atmaja (SD Pelita) dengan innovasi Flash Bell, Megaria Agutina (Universitas Negeri Jakarta) dengan innovasi baby a hug, M. Aulia Rachman (WNI di Asia Pacific University,Japan) dengan innovasi Natural mosquito Repellent Soap.

2 Medali Perunggu Shofura Afifah, Yongki Umam Sandi dan Wida Adelia Putri (SMAN 38) dengan innovasi Optimization of epidermis soybean dan Juni Indah, Harits Fathuddin, Aulyta Yasinta (SMAN 38 Jakarta) dengan Innovasi Automatic Cleaner Car.

Mereka semua adalah innovator yang dipilih dan direkomendasikan oleh association of young innovator Indonesia (AYISI) dan telah melewati proses seleksi yang cukup panjang. Seluruh innovator juga dibina oleh TIM ETNIC
(Education and Training Nobel Innovation Center) dengan ketua tim pelatih adalah Andi dwi putra (President AYISI dan Peraih Nobel Innoasi).

“ini adalah tahun pertama kami berpatisipasi, Kami berharap tahun depan dapat lebih banyak emas yang kami persembahkan untuk Indonesia” tutup andi.

kompetisi ini diikuti oleh empat Negara, yaitu korea, Indonesia, Malaysia dan philipna.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Transjakarta vs Kopaja AC, Pengguna Jasa …

Firda Puri Agustine | | 31 October 2014 | 12:36

Kenapa Orang Jepang Tak Sadar Akan Kehebatan …

Weedy Koshino | | 30 October 2014 | 22:57

Juru Masak Rimba Papua Ini Pernah Melayani …

Eko Sulistyanto | | 31 October 2014 | 11:39

Green Bay dan Red Island Beach, Dua Pesona …

Endah Lestariati | | 31 October 2014 | 11:47

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

Hasil Evaluasi Timnas U-19: Skill, Salah …

Achmad Suwefi | 5 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 5 jam lalu

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | 5 jam lalu

Pencitraan Teruus??? …

Boyke Pribadi | 6 jam lalu

Kabinet Kerja Jokowi-JK, Menepis Isu …

Tasch Taufan | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

DPR Akhirnya Benar-benar Terbelah, Bagaimana …

Sang Pujangga | 7 jam lalu

Mendaki Gunung Merapi Tanpa Harus Cuti …

Mcnugraha | 7 jam lalu

Tuntutan Kenaikan Upah Buruh yang Tak …

Agus Setyanto | 8 jam lalu

KIS Adaptasi KJS atau Plagiat JKN …

Aden Rendang Sp | 8 jam lalu

Demokrasi Pasar Loak …

Budhi Wiryawan | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: