Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Taufik Maulana

hanya berusaha untuk sukses

Sejarah Perkembangan Jetpack Dari Tahun 1886 Sampai 2013

REP | 20 August 2013 | 03:27 Dibaca: 251   Komentar: 0   0

Jetpack merupakan sebuah alat transportasi udara yang di gunakan oleh satu orang pengguna, berbagai penelitian dan pengembangan telah di lakukan oleh ilmuan untuk menciptakan kendaraan masa depan tersebut.

Namun hingga sekarang Jetpack belum bisa di nikmati oleh semua orang dikarenakan belum ada pihak yang berani untuk mengkomersilkan walaupun ada beberapa orang dari kalangan tertentu saja yang pernah menggunakan nya.

Untuk itu mari kita mengetahui bagaimana sejarah Jetpack ?

Dimulai pada tahun 1886

Pada tahun 1886 seorang ilmuan bernama Verne Robur si penakluk awan meprediksi bahwa di masa depan akan ada “manusia terbang menggunakan mesin” yang memungkin kan manusia untuk berjalan di udara. Pada saat itu memang beberapa orang menganggap prediksi Verne merupakan bualan orang kurang waras.


1955
Kemudian pada tahun 1955, Stanley Hiller memperkenal kan mesin terbang yang dinamai nya Hiller VZ-1 yang menggunakan mesin Nelson H-59, sebuah kipas dan baling baling besar.

1958


Selanjutnya pada tahun 1958, Thiokol Chemical Corporation memasarkan jumpbelt, namun mesin ini bukan untuk penerbangan melain kan hanya untuk melakukan lompatan jarak jauh.
1960

Pada awal tahun 1960, Seorng Insinyur bernama Wendell Moore mengembangkan Bell Rocket untuk Angkatan Darat AS. kelemahan dari Bell Rocket karya Wendell Moore hanya bisa bertahan 21 detik di udara.
1984

Pada tahun 1984 Bill Suitor untuk pertama sekali dalam sejarah terbang menggunakan jetpack modern dalam acara pembukaan Olimpiade.
1991

Tahun 1991 warga Amerika melihat seperti burung atau pesawat, namun dugaan mereka salah, itu bukan pesawat ataupun burung melain kan Howard Hughers yang menggunakan Jetpack yang di rancang oleh Rocketeer.
1994

Pada tahun 1994 Nasa memperkenalkan SAFEER (Simplified Aid for EVA Rescue) yaitu sebuah ransel pendorong untuk astronod.

2005

Tahun 2005 Adam Savage dan jamie Hyneman mencoba untuk membangun sebuah Jetpack dimana peralatan nya mereka beli secara online, tapi sayang nya mereka gagal.
2006

Tahun 2006 seorang pilot bernama Yves Rossy menciptakan Jetpack, ia mencoba jatpack tersebut di pegunungan Alpen, menyeberani selat Inggris, sayang nya ia menabrak Selat Gibraltar.
2012

Pada tahun 2012 teknologi Jetpack semakin canggih, pada tahun ini Jetpack sedikit di modifikasi dimana tenaga dari jetpack tersebut ayng semula menggunakan Nitrogen beralih menjadi air dan mampu terbang hingga ketinggian 30 kaki.
2013

Dan terakhir Jetpack dengan mesin 4-V memcahkan rekor ketinggian mencapai 5000 kaki.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Lewis Hamilton Akhirnya Juara Dunia GP …

Hery | | 24 November 2014 | 21:17

Parade Foto Kompasianival Berbicara …

Pebriano Bagindo | | 24 November 2014 | 18:37

Tulis Aspirasi dan Inspirasi Aktif Bergerak …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 20:22

Berbisnis Buku Digital: Keuntungan dan …

Suka Ngeblog | | 24 November 2014 | 18:21

Olahraga-olahraga Udara yang Bikin Ketagihan …

Dhika Rizkia | | 11 November 2014 | 13:41


TRENDING ARTICLES

Lisa Rudiani, Cantik, Penipu dan Pencuri …

Djarwopapua | 10 jam lalu

Merayu Bu Susi …

Jonatan Sara | 11 jam lalu

Bila Jokowi Disandera SP dan JK …

Adjat R. Sudradjat | 11 jam lalu

Jokowi Menjawab Interpelasi DPR Lewat …

Sang Pujangga | 12 jam lalu

Tipe Kepemimpinan Jokowi-JK …

Gabriella Isabelle ... | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Kenapa Kompasiana Meninggalkan JK? …

Jimmy Haryanto | 8 jam lalu

Musni Umar: Yakin Indonesia Maju Dipimpin …

Musni Umar | 8 jam lalu

Dirgahayu Guruku …

Susy Haryawan | 8 jam lalu

Indonesia Bukanlah “Sejengkal …

Ajinatha | 8 jam lalu

Pengalaman saat Terkena Syaraf Kejepit …

Enny Soepardjono | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: