Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Kuswardojo Bhiworro

saya anti dengan tindakan kekerasan dan sok berkuasa...

Tes Keperawanan

OPINI | 20 August 2013 | 16:05 Dibaca: 352   Komentar: 0   0

betapa bodoh dan lucunya usulan  tes keperawanan ini, jika memang terbukti nantinya pelajar sma  tidak perawan apakah itu berarti mereka tidak boleh sekolah lagi, ataukah jika terbukti tidak perawan  mereka akan mendapat perlakuan istimewa??

aneh memang jika orang yang mengaku pintar dan pandai di dewan sana  masih membuat dan menyetujui undang undang dan peraturan yang  tidak manusiawi dan mengada ngada hanya demi mengejar  keuntungan pribadi  semata.

kita bisa bayangkan bagaimana  nantinya bukan hanya pelecahan  kepada harkat seorang wanita  melalui  kegiatan yang menjadikan wanita sebagai korban eksploitasi  baik langsung ataupun tidak langsung, bahkan yang akan terjadi  lebih dari itu, dampak  psikologis kepada  siswa dan orang tua  yang ternyata  tidak  perawan  tersebut terhadap cibiran masyarakat atas ketidak tahuan dan ketidakmau tahuan terkait penyebab ketidak perawanan siswi tadi.

lantas dengan begitu berarti bahwa para ibu rumahtangga yang berkeinginan untuk meneruskan sekolah pasca  melahirkan atau berkeluarga  tidak diperbolehkan lagi bersekolah karena dijamin sudah tidak perawan…. lantas kapan masyarakat negeri ini akan tambah pintar???

ingat bahwa  keperawanan tidak pernah terkait dengan kamampuan otak dan berpikir seorang siswi, dan mengapa pula tidak ada tes keperjakaan  bagi siswa pria , apa karena susah dibuktikan dan kurang menarik untuk  diperhatikan dan dijadikan  bahan  pembicaraan ?????

benar benar usul yang gila dan tidak bermutu .. ada baiknya  segera dibuat tim untuk memecat dan mengganti anggota dewan yang berpikiran negatif dan mesum  serta ber-otak proyek semata  tanpa mementingkan kemajuan bangsa ini..

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Usul Mengatasi Kemacetan dengan “Kiss …

Isk_harun | | 21 September 2014 | 17:45

Menuju Era Pembelajaran Digital, Ini Pesan …

Nisa | | 21 September 2014 | 22:44

RUU Pilkada, Polemik Duel Kepentingan (Seri …

Prima Sp Vardhana | | 21 September 2014 | 23:11

Cerita Unik 470 Kata, Seluruh Kata Diawali …

Saut Donatus | | 22 September 2014 | 07:54

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Keluarga Korban MH17 Tolak Kompensasi dari …

Tjiptadinata Effend... | 3 jam lalu

PKS antara Pede dan GR …

Ifani | 4 jam lalu

Sopir Taksi yang Intelek …

Djohan Suryana | 5 jam lalu

2 Tahun di Kompasiana Membukukan Sejumlah …

Thamrin Sonata | 8 jam lalu

Gajah Berperang Melawan Gajah, …

Mike Reyssent | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Saya yang Berjalan Cepat, Atau Mahasiswa …

Giri Lumakto | 7 jam lalu

Membaca Konsep Revolusi Mental Gagasan …

Ahmad Faisal | 7 jam lalu

Konstitusionalitas Pemilukada: Paradoks …

Armansyah Arman | 7 jam lalu

Salah Kaprah Tentang Tes Psikologi …

Muhammad Armand | 7 jam lalu

MTQI ke XV Menyatukan Dunia yang Terbelah …

Syaripudin Zuhri | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: