Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Hisyam Hidayatullah

Lulusan Universitas Negeri Surabaya tahun 2004, mengajar di SMP PGRI 1 Surabaya (2004-2005), SD-SMP Almuslim selengkapnya

Konsep Pendekatan Scientific

OPINI | 03 September 2013 | 08:36 Dibaca: 832   Komentar: 4   0

137921189316209711971379211951887477792

Materi pembelajaran berbasis pada fakta atau fenomena yang dapat dijelaskan dengan logika atau penalaran tertentu; bukan sebatas kira-kira, khayalan, legenda, atau dongeng semata. Sedangkan Penjelasan guru, respon siswa, dan interaksi edukatif guru-siswa terbebas dari prasangka yang serta-merta, pemikiran subjektif, atau penalaran yang menyimpang dari alur berpikir logis. Fungsi guru mendorong dan menginspirasi siswa berpikir secara kritis, analistis, dan tepat dalam mengidentifikasi, memahami, memecahkan masalah, dan mengaplikasikan materi pembelajaran.

Di samping itu, guru juga mendorong dan menginspirasi siswa mampu berpikir hipotetik dalam melihat perbedaan, kesamaan, dan tautan satu sama lain dari materi pembelajaran. Selain itu, guru juga mendorong dan menginspirasi siswa mampu memahami, menerapkan, dan mengembangkan pola berpikir yang rasional dan objektif dalam merespon materi pembelajaran.

Secara umum pendekatan scientific, Berbasis pada konsep, teori, dan fakta empiris yang dapat dipertanggungjawabkan dan tujuan pembelajaran dengan pendekatan scientific dirumuskan secara sederhana dan jelas, namun menarik sistem penyajiannya.

Langkah pada Proses pembelajaran menyentuh tiga ranah, yaitu: sikap, pengetahuan, dan keterampilan seperti gambar berikut:

Hasil akhirnya adalah peningkatan dan keseimbangan antara kemampuan untuk menjadi manusia yang baik (soft skills) dan manusia yang memiliki kecakapan dan pengetahuan untuk hidup secara layak (hard skills) dari peserta didik yang meliputi aspek kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Untuk lebih jelasnya silahkan buka:

1. konsep pendekatan scientific filetype:pdf

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ada Apa di Papua? …

Petrus Pit Supardi ... | | 20 August 2014 | 06:12

Heritage Kereta Api, Memadukan Bisnis …

Akhmad Sujadi | | 20 August 2014 | 08:31

Berbagi Tanaman, Bisa Dijadikan Budaya …

Majawati Oen | | 20 August 2014 | 09:14

Jangan Kau Kira Menulis Itu Gampang, Kawan …

Pebriano Bagindo | | 20 August 2014 | 08:34

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Di Balik Beningnya Kolang-kaling …

Hastira | 4 jam lalu

Menebak Putusan Akhir MK di Judgment Day …

Jusman Dalle | 5 jam lalu

Massa ke MK, Dukungan atau Tekanan Politis? …

Herulono Murtopo | 6 jam lalu

Sadarkah Anda Telah Mem-bully Anak Anda …

Seneng Utami | 6 jam lalu

Memprediksi Kepemimpinan Berdasarkan …

Rahman T. Hakim | 7 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: