Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Benny Rhamdani

Menulislah hal yang bermanfaat sebanyak mungkin, sebelum seseorang menuliskan namamu di nisan kuburmu. http://bennyrhamdani.com/ | follow selengkapnya

Hari Aksara Internasional, Apa Kabar?

HL | 08 September 2013 | 21:36 Dibaca: 578   Komentar: 10   4

13786508701646611140

Hari ini saya hampir lupa bahwa setiap 8 September dunia merayakan Hari Aksara Internasional (HAI). Berdasarkan Konferensi Tingkat Menteri Negara-negara Anggota PBB pada tanggal 17 November 1965 di Teheran, Iran, UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) menetapkan tanggal 8 September sebagai Hari Aksara Internasional (International Literacy Day).

Mengapa UNESCO sampai menganggap perlu ditetapkannya HAI? Menurut situs resmi UNESCO, literasi merupakan hak asasi manusia, alat pemberdayaan pribadi dan sarana bagi pembangunan sosial dan manusia. Jika pada dekade 2003-2013 HAI selalu dikaitkan dengan pemberantasan buta huruf, namun kini lebih menghubungkan keaksaraan dengan pembangunan sosial-ekonomi.

137865075961059654

Poster Hari Aksara Internasional 2013. (sumber: UNESCO)

Tema Hari Aksara Internasional tahun ini “Literacies for the 21st Century” menyoroti kebutuhan untuk mewujudkan keterampilan keaksaraan dasar untuk semua serta melengkapi semua orang dengan keterampilan keaksaraan lebih lanjut sebagai bagian dari pembelajaran seumur hidup. UNESCO menyebut literasi sebagai jantung pendidikan dasar untuk semua, dan penting untuk memberantas kemiskinan, mengurangi angka kematian anak, membatasi pertumbuhan penduduk, pencapaian kesetaraan gender dan memastikan pembangunan berkelanjutan, perdamaian dan demokrasi.

Irina Bokova, Direktur Jenderal UNESCO, mengatakan, “Literasi bukan hanya tentang pendidikan, tapi merupakan investasi utama untuk masa depan dan langkah pertama menuju semua bentuk-bentuk baru literasi yang diperlukan dalam abad kedua puluh satu. Kami ingin melihat satu abad di mana setiap anak dapat membaca dan menggunakan keterampilan ini untuk mendapatkan otonomi.”

Bagaimana Dunia merayakan HAI?

UNESCO seperti biasa akan menyerahkan penghargaan kepada peraih UNESCO International Literacy Prizes yang tahun ini jatuh kepada perwakilan dari India, Bangladesh, Chad, Pantai Gading dan Namibia.

Di India, sejumlah seniman menampilkan persembahan khusus ini dengan tulisan-tulisan di atas payung. Di Montreal Canada, tahun lalu HAI dirayakan di rumah sakit anak-anak. Di Nepal, anak-anak SD melakukan bazaar buku di sekolah mereka, juga pawai mengkampanyekan HAI.

Saya sendiri biasanya melakukan beberapa kegiatan literasi dengan teman-teman dari komunitas yang berhubungan dengan baca-tulis. Entah sekadar gathering atau diskusi perbukuan.  Tapi entah mengapa hari ini lupa. Bagaimana dengan Kompasianer? Saya sengaja tidak bertanya kepada pemerintah kali ini. Soalnya, sejak Juni lalu saya sudah dapat kabar, rencana HAI tingkat nasional di Kalimantan Barat dibatalkan karena Pak menteri sedang sibuk.

13786508701646611140

Kampanya HAI di India.(sumber Unesco)

1378650932645302249

Hari Aksara Internasional 2013 (sumber: UNESCO)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kejanggalan Hasil Laboratorium Klinik …

Wahyu Triasmara | | 19 September 2014 | 12:58

“Kita Nikah Yuk” Ternyata …

Samandayu | | 19 September 2014 | 08:02

Masa sih Pak Jokowi Rapat Kementrian Rp 18 T …

Ilyani Sudardjat | | 19 September 2014 | 12:41

Seram tapi Keren, Makam Belanda di Kebun …

Mawan Sidarta | | 19 September 2014 | 11:04

Nangkring dan Test Ride Bareng Yamaha R25, …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 06:48


TRENDING ARTICLES

Wajar, Walau Menang Atas Malaysia, Peringkat …

Achmad Suwefi | 5 jam lalu

Memilih: “Kursi yang Enak atau Paling …

Tjiptadinata Effend... | 6 jam lalu

Ahok Rugi Tinggalkan Gerindra! …

Mike Reyssent | 8 jam lalu

Ahok Siap Mundur dari DKI …

Axtea 99 | 13 jam lalu

Surat untuk Gita Gutawa …

Sujanarko | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Fatin, Akankah Go Internasional? …

Orang Mars | 7 jam lalu

“Apartemen” untuk Penyandang …

Arman Fauzi | 8 jam lalu

Janji Demokrasi Kita …

Ahmad Fauzi | 8 jam lalu

Kacau Sistem, Warga Ilegal …

Imas Siti Liawati | 8 jam lalu

Perekayasaan Sosial: Bensin Premium Perlu …

Destin Dhito | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: